HANSEL AND GRETEL : WITCH HUNTERS ; A REAL FAIRYTALE ADULTIZATION

HANSEL AND GRETEL : WITCH HUNTERS

Sutradara : Tommy Wirkola

Produksi : MGM, Gary Sanchez, MTV Films, Paramount Pictures, 2012

HGW10

            A trend of fairytale adultization. ‘Snow White And The Huntsman’ kemarin sebenarnya juga bukan yang pertama. Bukan juga penggagas, mungkin. Bahkan sinema Korea sudah lebih dulu membesut ‘Hansel & Gretel’ versi horor modern. Tapi sebagai yang memulai rangkaian trend dalam masterplan Hollywood mengembangkan genre baru ke depan nanti, bisa jadi. Hasilnya memang beragam. Namun persentase lebih besar juga merasa aneh dengan racikannya, termasuk kesalahan cast yang akhirnya membuat chemistry yang diharapkan jadi berantakan. But do note this. Sebelum karya-karya itu mendunia dibalik genre fairytale yang diperuntukkan buat seluruh keluarga, sebagian source-nya, misalnya dari Brothers Grimm, memang juga punya mythical side yang tak sepenuhnnya sangat anak-anak.

HGW1

        This time, giliran ‘Hansel And Gretel’, another classic fairytale dari Brothers Grimm. For those of you who grew up with these fairytales, tentu sudah tahu ceritanya, tentang dua kakak beradik yang terjebak di rumah penuh permen, cake dan gula-gula, often called ‘gingerbread house’ milik seorang penyihir jahat yang punya rencana jelek pada mereka. Background asli bencana kelaparan di era dongengnya di-published, plot mereka dibuang oleh ibu tirinya, termasuk penyihir kanibal yang memasak anak-anak untuk dimakan, jelas punya sejuta celah untuk diracik dengan genre-genre dewasa. So there goes the new loosely based adaptation. Lewat Will Ferrell yang duduk di kursi produser dan sutradara Tommy Wirkola, sineas Norwegia yang sudah menghasilkan film negaranya, ‘Kill Buljo’ dan ‘Dead Snow’ yang lebih mendunia bersama skrip yang ditulisnya sendiri bersama D.W. Harper, ‘Hansel & Gretel : Witch Hunters’ ini diraciknya tanpa kompromi-kompromi ke sebuah tontonan keluarga. More like a rated R gorefest, penuh darah, dark jokes bahkan sex scene with nudity. Tapi tentu, wujudnya tetap blockbusters, karena ini adalah produk yang jelas-jelas sangat bernuansa Hollywood.

HGW8

           Ditinggalkan di hutan, Hansel dan Gretel (dewasanya diperankan Jeremy Renner & Gemma Arterton) terjebak di sebuah gingerbread milik seorang penyihir jahat yang suka memangsa anak-anak untuk jadi makanannya. Namun mereka berhasil mengalahkan si penyihir, dan tumbuh dengan kemampuan lebih sebagai pemburu bayaran untuk memberantas penyihir. Saat sebuah kota kecil di Jerman muncul insiden hilangnya sejumlah anak-anak yang menempatkan gadis muda, Mina (Pihla Vitaala) dalam tuduhan ilmu sihir dan akan dihukum mati oleh Sheriff Berringer (Peter Stormare), Hansel & Gretel muncul menyelamatkannya. Walikota Englemann (Rainer Block) menyewa mereka untuk melacak insiden ini, sementara Berringer yang tak puas pun mengirim orang-orangnya untuk misi yang sama. Kini bersama Mina dan penggemar fanatiknya, Ben (Thomas Mann), Hansel & Gretel harus menelusuri hutan yang dihuni para penyihir, dan  berhadapan dengan Muriel (Famke Jannsen), pemimpin para penyihir yang membawa mereka kembali ke trauma masa kecilnya.

HGW2

             Let’s just say, gorefest yang agak-agak nyeleneh seperti ini memang pas dengan Tommy Wirkola. So, ia bisa sangat leluasa menghadirkan adaptasi berbeda ini ke layar lebar. Menggabungkan modernisasi dengan latar kuno, di luar sentuhan horror action-nya dalam membalut adultization fairytale ini, ‘Hansel & Gretel : Witch Hunters’ jadi terasa bagai sebuah steampunk dengan elemen-elemen berbeda. It has shotguns, crossbows, modern weapons and visual effects, tapi tetap cermat dalam tata artistik, kostum dan production values lain dibalik atmosfer old fashioned sesuai timeline set-nya. Gimmick 3D-nya meski tak kelewat spesial juga bekerja dengan baik memberikan highlight di sejumlah popped-up action scenes. But overall, visualisasi paling asyik dalam ‘Hansel & Gretel : Witch Hunters’ adalah adultization-nya menjadi sebuah gorefest tanpa kompromi. Sadis, penuh darah, intens tapi dengan faktor fun yang juga sangat gede. Epilogue ending scene itu juga cukup menghentak membuka kesempatan bagi sekuelnya.

HGW6

           Jeremy Renner dan Gemma Arterton membangun chemistry dan karakter komikal mereka sebagaimana yang dibutuhkan film-film seperti ini sambil sesekali melontarkan dark jokes yang fresh. Pendukung lainnya juga sama. Pihla Vitaala, aktris Finlandia yang berhasil mencuri atensi dari penampilan Gemma Arterton, even harus sedikit menonjolkan nude scenes-nya, Thomas Mann sebagai rookie sidekick yang ambisius, Derek Mears dibalik mockup dan efeknya sebagai Edward, ‘Hulk’ versi fairytale dengan sentuhan Beauty and The Beast terhadap karakter Gretel, plus dua antagonisnya, Peter Stormare dan Famke Jannsen yang memang pas mendapat porsi violent villain dibalik sosoknya.

HGW7

         So that’s it. Fairytale adultization should be absolutely like this. Bukan ‘Snow White And The Huntsman’ yang bingung men-twisting elemen-elemennya dibalik cast tak tepat dan chemistry gagal total. Disini, Wirkola berhasil membangun kombinasinya tanpa menghilangkan sama sekali unsur-unsur penting dalam dongeng aslinya. A pure brainless fantastic-fun. Sesekali, penonton dewasa juga boleh disenangkan dengan fairytale seperti ini, apalagi yang di masa kecilnya tak sempat merasakan dongeng-dongengnya. At least, they know now, what ‘Hansel & Gretel’ was all about. (dan)

HGW3

About these ads

~ by danieldokter on January 26, 2013.

One Response to “HANSEL AND GRETEL : WITCH HUNTERS ; A REAL FAIRYTALE ADULTIZATION”

  1. gan downloadx gimna..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 7,287 other followers

%d bloggers like this: