KITES : LOVE IS A LANGUAGE WITHOUT WORDS

KITES

Sutradara : Anurag Basu

Produksi : Filmkraft & Reliance BIG Pictures, 2010

Call it overrated. Tapi coba lihat dulu, ketika perusahaan Hollywood hanya mau membeli hak distribusi film Bollywood bila dibintangi aktor tertentu, jelas itu bukan keputusan main-main. Selain Shahrukh Khan, Hrithik Roshan adalah satu nama lagi yang diperhitungkan. Aktor yang masih tergolong junior dibandingkan sekumpulan aktor Bollywood lain dan termasuk pemilih ini, memang kabarnya sudah dipersiapkan sang ayah, aktor-produser-sutradara Rakesh Roshan sejak kecil untuk menjadi Bollywood heartthrob. Kemampuannya menari dengan badan meliuk-liuk seperti ular, Stallone’s bodybuilder-like serta akting bagus, sudah cukup menjadi modal untuk itu. Kites, film terbarunya yang masih diproduseri Rakesh, mencatat rekor sebagai film Bollywood pertama yang berhasil menembus weekend top 10 box office AS serta jumlah 208 teater yang memutarnya, dalam versi edited dengan eliminasi 50 menit versi asli 130 menjadi 90 menit, Kites-The Remix oleh sutradara Brett Ratner, plus tambahan soundtrack oleh komposer Hollywood, Graeme Revell, dan juga dihujani review bagus oleh kritikus disana. Namun berbanding terbalik, rekor launching yang cukup tinggi di India berakhir flop besar, mungkin karena gaya tutur yang sangat tidak Bollywood itu, ketidaksiapan audiens India terhadap karakter-karakter negatif serta juga tanpa tampilan lagu ala film India biasanya.

Hidup sebagai imigran di Las Vegas, J (Hrithik Roshan) bekerja sebagai guru tari dan pelaku kawin kontrak dengan wanita-wanita yang ingin memperoleh green card. Ketika Gina (Kangana Ranaut), putri seorang casino tycoon (Kabir Bedi) jatuh cinta padanya, J pun tak menampik kesempatan itu meski ia tak mencintai Gina. Barulah kemudian J menyadari kalau dirinya terjebak ke dalam kekejaman intrik dinasti keluarga Gina. Apalagi calon abang iparnya, Tony (Nicholas Brown) akan menikahi seorang gadis Meksiko, Natasha (Barbara Mori), yang ternyata merupakan salahsatu wanita imigran bernama asli Linda yang pernah dinikahi J dan dikaguminya diam-diam. Pertemuan itu lantas membakar perasaan mereka kembali, dan membawa kenekatan J dan Linda dalam sebuah pelarian menempuh gurun Meksiko yang kejam dan tak pernah mereka rencanakan, seperti sebuah layangan yang terbang dibawa angin.

Entah karena tuntutan Rakesh atau tujuan peredaran internasionalnya, potensi seorang Anurag Basu, sutradara yang belum lagi genap menjalani satu dekade karirnya dan terkenal sebagai pembesut film-film thriller kacangan Bollywood, menjadi terangkat sebesar ini. Tema thriller dengan dark passion, adultery dan karakterisasi negatif Kites memang tak jauh berbeda dengan film-film Anurag sebelumnya, namun tampilan gaya tutur berbeda, flashback berlapis serta sinematografinya justru sangat mengingatkan kita pada film-film besutan seorang sutradara Meksiko yang belakangan sangat diperhitungkan di Hollywood, Alejandro Gonzales Inarritu (Amores Perros, 21 Grams dan Babel). Gambar-gambar artistik, warna muram dan close-ups yang menonjolkan sekali kerasnya gurun perbatasan Meksiko itu tampil sangat solid mengantarkan Kites, lengkap pula dengan sempalan adegan-adegan carchase yang seru dan eksplosif. Selain kekuatan sinematografi dan eksplorasi karakter-karakter manusiawi tanpa batas hitam putih tadi, chemistry Hrithik dan Mori, aktris telenovela Meksiko yang sekilas terlihat bagai perpaduan Camila Belle dan Maria Ozawa itu, juga tampil dengan sangat kuat. Skenario yang menempatkan hubungan lustful love pasangan yang tak mengerti komunikasi bahasa satu sama lain itu disampaikan dengan tatapan mata, gerakan tangan, ekspresi dan gestur yang sangat meyakinkan. Meski di beberapa bagian unsur bombastisme ala Bollywoodnya masih tetap muncul, namun kolaborasi Rakesh, Anurag dan Hrithik ini paling tidak sudah berhasil menciptakan violent lovestory ala True Romance gaya baru. All’s fair in love and war, and trust me, this is one of the best violent romance ever made. (dan)

~ by danieldokter on May 30, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: