I KNOW WHAT YOU DID ON FACEBOOK

I KNOW WHAT YOU DID ON FACEBOOK

Sutradara : Awi Suryadi

Produksi : Digital Film Maker & SisterBros Nationtainment, 2010

Bukan Indonesia namanya bila tak mengambil kesempatan dari fenomena yang sedang berkembang luas di masyarakatnya. Sebelum Facebook The Movie aka The Social Network karya David Fincher yang banyak dihebohkan itu, Indonesia sudah lebih dulu membesut sebuah film yang plotnya bertolak dari sana, meski jelas bukan membahas sejarahnya dan rasanya kita tak akan pernah tahu apa film ini harus meminta izin resmi dari situs pertemanan sosial itu atau tidak. Yang jelas, penempatan judul Facebook di titelnya memang pas buat menggambarkan plot, bahkan jadi sentral buat pengembangan tiap konflik yang ada di dalamnya. Alberthiene Endah, penulis yang terkenal dari beberapa biografi artis terkenal itu menuangkan idenya dalam sebuah skenario dark comedy kacau balau yang meski masih khas ala Indonesia, selingkuh sana selingkuh sini, harus diakui cukup fresh.

Di tengah kegalauan Luna (Fanny Fabriana) atas sikap Reno (Edo Borne), sang kekasih yang dianggapnya tak pernah dewasa dan kekanak-kanakan, muncul ide gila dari teman lamanya Via (Kimmy Jayanti) yang juga tengah merasa tak jelas dengan Hedy (Fikri Ramdhan) yang bertolakbelakang dengan Reno yang serba spontan. Mereka pun merancang sebuah plot untuk menggoda kekasih masing-masing via facebook, untuk sebuah pencerahan. Namun keinginan yang lantas menyatukan kecocokan antar interaksi karakter-karakter berbeda itu melenceng jauh dari yang diharapkan. Masih ada subplot tentang Doni (Agastya Kandou), kakak Reno yang gay dan naksir teman sekantornya (Yama Carlos) serta kakak Luna (Imelda Therinne) yang kecewa dengan sikap dingin sang suami (Restu Sinaga). Semuanya bercampur baur dalam interaksi jejaring sosial pertemanan bernama facebook itu.

Sutradara Awi Suryadi sebenarnya pada awal karirnya muncul sebagai seorang storyteller yang sangat enak menyampaikan benang merah ceritanya, namun mungkin karya-karya selanjutnya setelah Gue Kapok Jatuh Cinta dan Claudia/Jasmine itu sedikit terjebak ke trend film Indonesia pada umumnya yang hanya mementingkan komersialisasi pasar, termasuk karya satunya yang hadir bersamaan dengan film ini, Pengantin Topeng. Skenario besutan Alberthiene Endah yang juga melibatkannya tadi ternyata bisa mengembalikan cara bertutur lancar Awi dengan sedikit sentuhan sinematografi lebih ekstrim disana-sini, apalagi dengan dukungan pemilihan cast yang cukup jitu. Ketiga pendukung utamanya, Fanny Fabriana yang belakangan ini sudah hadir sebagai salah satu aset perfilman kita dengan aktingnya yang selalu mengalir dengan natural –Edo Borne yang terlihat pas sekali masuk ke karakter-karakter nyeleneh dan pendatang baru Kimmy Jayanti yang berhasil muncul sebagai scenestealer seabsurd karakter Via, bermain dengan chemistry yang cukup asyik serta lepas. Pemeran pendukungnya juga bisa menghidupkan subplot tadi hingga terasa relevan dengan premis utama dan genre dark comedynya. I Know What You Did On Facebook mungkin terkesan melulu menyorot sisi negatif fenomena jejaring sosial ini terhadap hubungan-hubungan disfungsional antar karakternya, namun rasanya sah-sah saja, karena sisi itu mungkin selalu jadi lebih menarik untuk dibahas lebih jauh untuk membuat pengembangan plotnya bisa berjalan lebih leluasa. Apalagi ada penyelesaian yang wajar tanpa harus terburu-buru menampilkan suatu kompromisme reaksi asal jadi ala film kita biasanya. Jadi siapa bilang susah untuk menghasilkan film nasional dengan kualitas yang paling tidak berada di garis standar seharusnya? Asal mau sedikit keluar dari trend yang itu-itu saja, cukup dengan pemilihan sutradara, cast dan skenario yang pas seperti yang dilakukan I Know What You Did On Facebook ini, tujuan itu pasti bisa dicapai. Sayangnya kembali ke yang namanya Indonesia, lagi-lagi ada masalah menjelang penayangan perdananya yang terancam batal, atas naiknya tuntutan pengisi OST film ini, Elva Sahvita dan manajemennya terhadap produser Shankar RS yang merasa disepelekan, karena dua lagu Elva yang menjadi soundtracknya tak ditampilkan sesuai perjanjian. Luckily, akhirnya menjelang siang kemarin situs jaringan sinepleks 21 jadi juga meng-update jadwal tayangnya seperti semula. (dan)

~ by danieldokter on July 16, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: