NEVER LET ME GO : A LOVE SONG AFTER DARK

NEVER LET ME GO

Sutradara : Mark Romanek

Produksi : DNA Films, Film4 & Fox Searchlight, 2010

Sounds like romantic comedy, eh? Apalagi castnya yang terdiri dari bintang-bintang muda yang tak sekedar jual tampang saja ; Andrew Garfield, our next Spider-Man, Carey Mulligan dari Wall Street 2 dan An Education, not to mention her Oscar nominee quality, dan Keira Knightley yang juga berkualitas sama. Aha, don’t get distracted. Judul yang bisa terasa cheesy sekaligus puitis ini adalah sebuah dystopian, in a literature terms, movie. Sebuah set yang bukan terletak nyata di dunia sekitar kita. Seperti dunia mimpi, surreal, penuh dengan gambaran keterpurukan. Dark. Tapi jangan khawatir juga. Tak ada gambaran film-film absurd seperti David Lynch’s disana. Dengan set yang dibangun dari fantasi seorang Kazuo Ishiguro, novelis Jepang berkewarganegaraan Inggris yang kredibilitasnya cukup remarkable dengan karya-karya seperti ‘The Remains Of The Day’ dan ‘Never Let Me Go’ yang masuk dalam deretan 100 novel terbaik dalam rentang 1923-2005 versi majalah Time, film ini pada dasarnya adalah sebuah sci-fi yang mendasari plot humanis-nya yang jauh lebih mencuat seperti ratapan panjang yang muram-kelam dari karakter-karakternya. Again, it’s dark, tapi seperti novel aslinya sendiri, told beautifully.

Sekolah terisolasi di pedalaman Inggris yang mirip boarding school dan penuh aturan itu bernama Hailsham, dimana Kathy (Mulligan), Tommy (Garfield) dan Ruth (Knightley) melewatkan seluruh masa kecil mereka disana. Mereka tak pernah tahu tujuan hidup lain selain yang ditanamkan pada dunia yang jauh terisolasi dari dunia nyata itu. Jauh dibalik tujuan mulia menyelamatkan kehidupan manusia, orang-orang ini harus bergulat dengan kemanusiawi-an mereka sendiri, tanpa satupun jalan keluar sebagai pilihan bernama kehidupan. I really suggest you stop reading every synopsis that revealed the whole story because that’s one biggest point, untuk bisa menyelami Never Let Me Go sedalam terjun ke novelnya, menelusuri babak demi babak yang menyajikan esensinya secara perlahan. Not a real twist, tapi seperti membuka lembar buku tanpa tahu kita mau dibawa kemana.

Bagi hampir semua sineas yang terlibat di dalamnya, Never Let Me Go adalah sebuah proyek idealis yang jauh dari gemerlap komersialisme sebuah tontonan. Mulai dari Alex Garland, penulis skenario 28 Days Later dan novel asli The Beach yang sejak awal terobsesi menulis draft yang langsung disetujui Ishiguro bahkan sebelum novelnya diterbitkan, Mark Romanek yang melepas sebuah blockbuster bernama Wolfman demi film ini sekaligus menempati kursi executive producer, hingga Carey Mulligan yang memiliki keterkaitan pribadi dengan bacaan favoritnya. Dan mereka agaknya memang menyadari bahwa Never Let Me Go, seperti juga novelnya, akan lebih jadi sebuah pameran arthouse ketimbang blockbuster yang gampang dijual kemana-mana. Menelusuri langkahnya dari berbagai festival, produksi Inggris ini akhirnya diedarkan secara terbatas di AS. Di Inggris sendiri, dari banyak publikasi dan review-review positifnya, Never Let Me Go baru dijadwal rilis untuk awal tahun ini secara lebih meluas. Di luar set distopia yang sangat memikat tanpa garis batas realita yang jelas, Never Let Me Go memang menjadi demikian besar atas akting penuh sinergi ketiga pendukung utamanya. Selagi Mulligan dan Knightley lagi-lagi menunjukkan kualitas mereka, Garfield juga mengulang scenestealing actsnya dalam The Social Network. Score besutan Rachel Portman juga terasa semakin menjiwai esensi Never Let Me Go dengan tone-tone nya yang menyayat. Namun overall, adalah bangunan sebuah plot luarbiasa unik dengan sebuah pesan untuk menghargai kehidupan yang sejak awal membuatnya jadi sebuah sajian yang remarkable, dan ini bisa diterjemahkan dengan baik oleh semua unsurnya. Serba gelap, menyayat, tapi sekaligus menyiratkan sebuah perenungan akan sebuah optimisme yang mendalam. Flows like a lovesong from the dead, this is something Unexplainably Beautiful! (dan)

~ by danieldokter on January 5, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: