HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2 : BATTLE:HOGWARTS

HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2

Sutradara : David Yates

Produksi : Warner Bros, 2011

Good news. At last, kita bisa menyaksikan blockbuster musim panas paling ditunggu-tunggu sebagai pertanda berakhirnya krisis film di Indonesia. Bad news, welcome to the finale dari sebuah franchise paling melegenda abad ini. Yup, seperti tagline-nya, It All Ends. Selesai sudah penantian dari sekuel ke sekuel dengan mantra demi mantra yang akhirnya mengantarkan kita ke penghujung petualangan Harry Potter-nya J.K. Rowling. Entah nanti ada racikan lain yang membawanya kembali, seperti bisa-bisanya Hollywood biasanya, yang jelas untuk franchise seukurannya, it’s hard to let go. Just like the hype di banyak media, ini adalah finale yang dirancang dengan strategi jitu. Jauh sudah melewati tipikal holiday fantasy movie di dua film pertamanya dan meninggalkan paparan adaptasi selanjutnya yang makin mengeksplorasi kegelapan plot serta karakternya, The Deathly Hallows Part 2 beranjak ke wilayah baru dengan kemegahan efek dan set yang membalut adegan-adegan aksi secara intens dari awal sampai akhir. How about the 3D? Ini juga produk konversi, itu benar, tapi heavy CGI yang porsinya melambung, paling tidak membuatnya cukup layak untuk disaksikan dalam format 3D. Reruntuhan Hogwarts yang diluluhlantakkan final showdown para penyihir baik dan jahat ini, benar-benar hadir dengan visual yang terlalu cantik untuk dinikmati dengan cara biasa. Apapun kekurangannya, go with the 3D. It is, indeed, Battle : Hogwarts.

Bagian kedua dari instalmen terakhir ini masih melanjutkan petualangan Harry Potter, Ron Weasley dan Hermione Granger (Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Emma Watson) menemukan sisa horcrux yang membawa mereka kembali ke Hogwarts. Usaha untuk menemukan horcrux terakhir setelah Lord Voldemort (Ralph Fiennes) terus melancarkan serangan setelah mendapatkan elder wand, juga membuka rahasia masa lalu keluarga Harry yang belum pernah diketahuinya dari seorang Severus Snape (Alan Rickman) yang misterius. Namun ini sekaligus menjadi jalan ampuh untuk menghadapi Voldemort dalam sebuah penentuan akhir di tengah-tengah medan perang reruntuhan Hogwarts.

Pilihan Yates, yang sudah terbukti menjadi penerjemah petualangan Harry Potter dengan kedalaman visi paling sempurna diantara semua sutradara yang pernah membesut franchise filmnya, untuk membagi instalmen terakhirnya ke dalam dua film, benar-benar menciptakan sebuah kekuatan finale yang begitu terasa. Dengan tone yang tetap sama, detil-detil yang dipilih Yates untuk merangkai kesimpulan akhir kisah Harry hadir secara efektif tanpa harus mengorbankan intensitas aksi penuh efek CGI yang dihadirkan secara beruntun sejak awal hingga akhir nyaris tanpa jeda. Dominasi antar karakter-karakternya pun semakin berwarna tanpa percuma, dari peran kunci Alan Rickman sebagai Severus Snape ditambah Matthew Lewis sebagai Neville Longbottom dan aktris senior Inggris Maggie Smith dalam sisi heroik Profesor McGonagall bak ksatria Jedi dengan keanggunan aristokrat ala Inggris, yang bergantian mencuri layar bersama karakter-karakter utamanya.

But above all, instalmen terakhir ini merupakan sebuah pencapaian visual yang sempurna dari tim teknikalnya, Stuart Craig di production design, Tim Burke dan timnya di departemen efek, sinematografi cantik dari Eduardo Serra dan editing Mark Day yang membuat gelaran adegan demi adegan jadi terasa semakin intens. Oh yeah, this ain’t no Michael Bay, namun dalam kehebatan gempuran yang berbeda dengan pesaing utamanya dalam hingar-bingar summer movies tahun ini, Transformers : Dark Of The Moon, ini tak kalah seperti menyaksikan perang antar creatures dibalik latar kuno Hogwarts yang porak-poranda, with more dignity. What a glorious finale, and we should be glad to end that 10 years adventure in this visual greatness. (dan)

~ by danieldokter on July 27, 2011.

3 Responses to “HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2 : BATTLE:HOGWARTS”

  1. […] Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 […]

  2. […] ARTIST – Laurence Bennett and Robert Gould HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2 – Stuart Craig and Stephenie McMillan HUGO – Dante Ferretti and Francesca Lo Schiavo MIDNIGHT […]

  3. bagus ini,aku udah nonton waktu itu dan sampe sekarang juga masih suka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: