SUPER 8 : CLOSE ENCOUNTERS OF THE EXTRA TERRESTRIAL KIND

SUPER 8

Sutradara : J.J. Abrams

Produksi : Bad Robot Productions & Amblin Entertainment, 2011

Disamping updated remake, tentunya, Hollywood tak pernah berhenti membuat racikan baru. Inovasi di sana-sini. Tapi kadang kita lupa, betapa sebuah nostalgia bisa berarti lebih. Dan Abrams yang kali ini berkolaborasi dengan Spielberg, tahu sekali itu. Mereka cukup menggali resep-resep lama yang menggabungkan keduanya dalam sebuah racikan baru. Resep yang dulu mengantarkan Spielberg ke singgasana ke-dewa-annya, dan inovasi lain dari yang lain ala Abrams. Ini seperti me-remix Close Encounters dan E.T., lantas tambahkan dengan family classics ala The Goonies dan film-film produksi Spielberg/Amblin Ent, plus benang merah dari kesuksesan Abrams, meski yang terakhir ini masih dibiarkan jadi interpretasi penonton, lewat Cloverfield. Feel kehidupan suburban Amerika, persahabatan anak-anak, masalah mereka dengan single parents, plus rasa sci-fi dari creatures dan taburan efek spesial lain, lengkap dengan misi rahasia pemerintah sebagai antagonisnya. Racikan terakhir, tak lagi perlu tampilan bintang terlalu terkenal. Seperti Richard Dreyfuss yang belum banyak dikenal penonton luar AS di Close Encounters, atau Henry Thomas-Drew Barrymore yang masih bukan siapa-siapa di E.T.. Then welcome to Super 8, salah satu sajian terbaik summer blockbuster tahun ini, yang sudah membuktikan kesuksesannya baik di mata kritikus dan perolehan box office.

Di sebuah kota fiksi di tengah-tengah Ohio, Joe Lamb (Joel Courtney), bocah penggemar film yang bersama teman-temannya (Riley Griffiths, Zach Mills, Gabriel Basso dan Ryan Lee) kerap memproduksi film-film zombie indie dengan kamera super 8 baru saja kehilangan sang ibu dalam sebuah kecelakaan kerja. Hubungan dengan ayahnya yang deputi,  Jackson Lamb (Kyle Chandler) yang kurang menyetujui hobi Joe juga tak terlalu dekat. Apalagi, gadis impian Joel, Alice (Elle Fanning) yang berhasil mereka ajak ikut di film mereka adalah putri Louis Dainard (Ron Eldard), duda kacau yang dipersalahkan Jackson atas kematian istrinya. Sebuah syuting kemudian membawa mereka terlibat ke tengah-tengah kecelakaan kereta api yang menyimpan suatu rahasia besar atas invasi makhluk luar bumi bertahun-tahun silam. Bersama penduduk yang mulai berhilangan satu persatu secara misterius, seketika kota itu menjadi sasaran misi rahasia US Air Force bernama Operation Walking Distance yang dipimpin oleh Colonel Nelec (Noah Emmerich). Saat Alice juga menjadi korban, Joe dan teman-temannya merancang rencana pembebasan dengan resiko apapun, sementara Jackson juga harus mempertahankan kotanya dari kekacauan ini.

Sebagai amunisi untuk memasukkan unsur Abrams (termasuk mungkin eksperimen barunya di zombi-zombian yang lucu itu), tak ada yang lebih besar dari feel  racikan nostalgia gado-gado yang berhasil dipertahankan Abrams nyaris seperti masing-masing film Spielberg aslinya bak sebuah tribute sekaligus ke gambaran klasik kehebatan summer blockbuster di awal-awal sejarahnya. Jauh sebelum gempuran CGI melibas habis semuanya, summer was meant for family movies with a little hearts kept beyond. Ini bisa jadi terasa cheesy bagi sebagian orang, namun di satu sisi juga merupakan akar dari semua kedigdayaan Spielberg dalam gelaran panjang karir film-film sci-finya yang digabungkan jadi satu. Efek spesial yang sudah menggedor penontonnya sebelum 20 menit film berjalan dan semakin intens dengan masa putarnya juga membuat Super 8 yang sudah dimulai dengan viral promo penuh rahasia terjaga rapi sejak lama itu jadi semakin meyakinkan. Sisi dramatisnya yang dibangun dari hubungan antar karakter juga bisa menyentuh. Sisanya adalah ketepatan pemilihan cast yang sama sekali bukan nama-nama besar kecuali Elle Fanning yang sedang bergerak ke pendewasaannya dan benar-benar menyita perhatian kita, berikut score Michael Giacchino dengan beberapa lagu rock klasik Amerika 70an. Oke, fondasi berupa bagian-bagian kecil dari goresan sejarah sinematis Hollywood itu mungkin belum membuat Super 8 bisa menyaingi satu-persatu, bahkan mungkin masih setingkat di bawahnya. At least ini tak sampai membuat kita kepingin memeluk si creature erat-erat seperti halnya Elliott dan E.T.. Tampilan poster terbaiknya juga bukan the official ones, tapi justru datang dari fans yang mengadaptasi mentah-mentah gaya Drew Struzan. But I’ll assure you, bila masa kanak-kanak Anda pernah jadi bagian dari salah satu saja film-film tadi, bukan sekedar menyaksikannya di homevideo setelah dewasa, this will be another one you hold dear as well. (dan)

~ by danieldokter on August 21, 2011.

One Response to “SUPER 8 : CLOSE ENCOUNTERS OF THE EXTRA TERRESTRIAL KIND”

  1. […] Super 8 […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: