RE-VIEW-SITED : PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN : SEE IT WITH YOUR HEART OPENS

PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN

Sutradara : Hanung Bramantyo

Produksi : Starvision Plus, 2008

Selepas Ayat-Ayat Cinta, Hanung Bramantyo agaknya masih setia di tema reliji. Tapi nanti dulu, apakah latar belakang reliji itu lantas tampil utuh sebagai film  relijius? Bahkan Ayat-Ayat Cinta pun masih menyelipkan sindiran dan protes-protes kecil ala Hanung terhadap aspek reliji itu sendiri. Tak banyak mungkin yang menyadari bahwa apa yang disampaikan lewat karya-karyanya justru  berpotensi mengundang kontroversi, walau balutan romansa dalam AAC bisa  menyapu bersih semua protes-protes kecil itu. Begitupun film terbaru Hanung yang diangkat dari novel karya Abidah El Khalifqi yang bernuansa Islami namun  berisi protes pada persepsi sebagian pemeluknya yang menempatkan perempuan di posisi kelas dua dalam kehidupan itu. Potensi kontroversial lain bagi sebagian  pihak lagi, adalah media yang dipilih tokoh utamanya sebagai senjata bagi  perjuangan kesetaraan gender itu, buku-buku Pramoedya Ananta Toer yang memang  kontroversial karena dituding beraliran kiri. Latar belakang Pramoedya yang  aktif di Lekra yang dimotori PKI itu membuatnya sedikit banyak menampilkan  banyak aspek sosialis dan keinginan bebas dari keterkungkungan sehingga terus  menerus diganjar pembredelan dan kehidupan bui. Banyak karya Pramoedya memang  bernafas seperti tulisan-tulisan R.A. Kartini yang menyuarakan kesetaraan  gender, dan seperti diakuinya sendiri, kedekatannya dengan sosok sang Ibu-lah  yang melatarbelakangi tema-tema ini.

Sejak kecil, Annisa (Revalina S.Temat) sudah terlihat tak setuju dengan paham konservatif agamanya yang tak memberi kesempatan lebih buat kaumnya, meski ia hidup di lingkungan pesantren putri milik ayahnya yang seorang kyai (Joshua Pandelaky). Anissa menyaksikan lekat-lekat, bagaimana ibunya (Widyawati) kerap diam saja atas penindasan itu, dan ia pun tak bisa menolak saat dinikahkan dengan Samsudin (Reza Rahadian) yang tak juga memperlakukannya dengan layak. Impian Anissa untuk bersanding dengan Khudori (Oka Antara), sahabat kecil yang masih punya hubungan darah dengannya serta kuliah ke Jogja akhirnya kembali menyeruak saat Samsudin mempoligaminya diikuti kepulangan Khudori dari kuliahnya di Kairo. Bersama Khudori, Annisa akhirnya menyadari takdirnya untuk berjuang dengan caranya sendiri demi mendobrak kesetaraan itu.

Mungkin memang tak mudah menerjemahkan novel dengan rentang waktu panjang ke sebuah film ber-masaputar standar. Meski dibalut nuansa reliji, bagian-bagian awal tak terlihat jauh berbeda dengan pakem standar film Indonesia sejak dulu  tentang istri tersia-sia yang mencoba bangkit melawan nasibnya, namun akhirnya  Hanung sampai juga pada bagian yang berbicara lantang tentang nafas utama plot  karya ini yang sangat mengusung semangat feminisme. Seperti karya-karya  Pramoedya yang tak terlalu jauh berbicara tentang kalah menang perjuangan itu,  Perempuan Berkalung Sorban sudah lebih dari cukup membahas makna mendalamnya yang memang tak bisa ditelan serenyah AAC. Semua pendukungnya berakting dengan baik, termasuk Revalina, aktris senior Widyawati, Reza Rahadian yang mencuri perhatian dan saya yakin akan menanjak ke depannya nanti, kecuali Oka yang kadang terlihat sulit menghandle beban karakternya hingga tak tampil sesantai biasanya. Toh akhirnya kembali lagi ke  sikap masing-masing untuk bisa menerima tontonan seperti ini dengan sedikit  terbuka, meski resikonya tak jauh dari pandangan kontroversial buat sebagian  orang. (dan)

from my old blog @ http://www.danieldokter.multiply.com

~ by danieldokter on September 1, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: