NEW YEAR’S EVE : HAVE A HAPPY NEW YEAR!!

NEW YEAR’S EVE

Sutradara : Garry Marshall

Produksi : New Line Cinema & Warner Bros, 2011

Seorang teman bertanya, apa sih namanya genre film dengan ensembel cast dalam multiplot seperti ini? Interlinked? Interspersed? Intertwined? Interwoven plot? Ensemble movie? Vignettes? Jawabannya, terserah saja. Mau menyamakannya dengan film-film seperti ‘Crash’ atau ‘Babel’? Terserah juga. Tapi yang jelas, dengan ‘Valentine’s Day’ dan satu pendahulu yang memulai trend baru ini, ‘He’s Just Not That Into You’, meskipun ‘Playing By Heart’ sudah ada jauh sebelumnya, or whatever, let’s call it an ensemble rom-com karena fokusnya memang kesana, dimana momen holiday festivenya digunakan sebagai unsur jualan yang sama kuat. To celebrate the season. Dan seorang Garry Marshall (oh, well, you must linked his name to the phenomenal ‘Pretty Woman’) agaknya belum puas bermain-main dengan ini. Tak perduli ‘Valentine’s Day’ sudah mendapat cercaan atas usaha mengkombinasikan ensembel cast raksasa itu tanpa kedalaman apapun, here comes ‘New Year’s Eve’ dengan star-studded cast yang sama melimpahnya. Oh, c’mon. Anda tak diminta melihat nama-nama besar itu dari sudut pandang awards kok, makanya ia sedikit beda dengan ‘Crash’ atau ‘Babel’. Bukan juga omnibus yang punya unsur interlinked seperti ‘New York, I Love You’ atau ‘Paris, I Love You’. Ini hanya untuk merayakan momennya. Just like any holiday movies. Senang-senang saja. Kalau momennya tertangkap dengan waktu menikmati yang tepat, feelnya ya pasti beda. Di Indonesia sini, feel itu ya mirip-mirip film Warkop atau Rhoma Irama menjelang momen lebaran. Dalam pengejawantahan mendasar film sebagai hiburan, melihat tampang-tampang pemerannya terpajang satu-satu saja sudah cukup menghibur, apalagi buat fansnya. Bukan begitu? Mau tak berdalam-dalam pun lumayan asyik juga menebak-nebak karakter mana yang diletakkan ke twist akhir yang sebagian saling berhubungan. Itu tak pernah jadi kesalahan sinematis yang kelewat besar. Mau menempatkan beberapa nama multitalent di genre lain hiburannya seperti musik? Mau mereka berakting kaku sekali pun, tapi pastinya wrapping akhirnya bakal makin berwarna.

Dan Marshall kali ini membawa kita ke sketsa-sketsa karakternya menjelang momen tahun baru. Di tengah persiapan perayaan akbar tahun baru itu di Times Square, New York, ada Claire Morgan (Hillary Swank), vice president Times Square bersama sahabatnya Brandon (Chris ‘Ludacris’ Bridges) dan Kominsky (Hector Elizondo), karyawan senior yang dipensiun awal-kan, rockstar Daniel Jensen (Jon Bon Jovi) yang memanfaatkan momen itu untuk berbaikan dengan mantan kekasihnya, sang kepala catering, Laura (Katherine Heigl), serta penyanyi latar Jensen, Elise (Lea Michelle) yang terperangkap di lift bersama ilustrator komik Randy (Ashton Kutcher) yang jomblo dan benci pesta. Sementara di sebuah perusahaan rekaman Ahern yang tengah melangsungkan anniversary party-nya juga dengan penampilan Jensen, ada sekretaris  perusahaan, Ingrid (Michelle Pfeiffer) yang galau dengan middle-aged lifenya bersama delivery man Paul (Zac Efron), serta pewaris perusahaan Sam (Josh Duhamel) yang berusaha tiba tepat waktu untuk menyampaikan pidatonya. Dan tak jauh dari hiruk-pikuk party-party itu, di sebuah rumahsakit, Stan Harris (Robert DeNiro) sedang berada dalam keadaan sekarat bersama perawat Aimee (Halle Berry) yang setia menunggunya, bersama dua pasangan yang bakal melahirkan, Griffin (Seth Meyers) – Tess (Jessica Biel) dan James (Til Schweiger) – Grace (Sarah Paulson). Selain mereka, masih ada Kim (Sarah Jessica Parker), kakak Paul yang sedang bermasalah dengan pubertas putrinya Hailey (Abigail Breslin) yang memimpikan ciuman pertamanya dari highschool boyfriend-nya, Seth (Jake T. Austin), dan sejumlah karakter lain yang saling berhubungan. Dengan berbagai masalah pribadinya, mereka menunggu momen terbaik untuk melewatkan malam tahun baru masing-masing, kalau perlu, dengan sedikit keajaiban. And love is all around.

Digagas dengan formula dan penulis sama dengan ‘Valentine’s Day’, Katherine Fugate, with its stellar casts yang mengikutsertakan penyanyi di dalamnya, porsi Taylor Swift kini ditempati Lea Michelle dari ‘Glee’. Dan ada pula Jon Bon Jovi sebagai highlight-nya yang lain. Sebagian pemerannya pun kembali tampil seperti Ashton Kutcher, Jessica Biel, dan pastinya, satu yang tak pernah ketinggalan di film-film Garry Marshall mostly pasca ‘Pretty Woman’, muse-nya, Hector Elizondo. However, ini bukanlah sebuah sekuel namun lebih ke pola celebrating seasons yang sama, yang sampai kapan pun bakal jadi resep yang sangat menjamin kesuksesannya sebagai sebuah produk bernama film, lebih dari harapan akan sebuah kualitas. Singkatnya, apapun jadi untuk menginteraksikan ensembel cast melimpah ruah tadi ke dalam sebuah gabungan sketsa penuh romansa dengan feel yang kental ke momen perayaannya. You can be sick of Kutcher’s lazy performance, Lea Michelle yang mungkin belum se-luwes bintang-bintang senior, atau malah menganggap potensi akting DeNiro, Swank, Berry atau Pfeiffer yang notabene langganan festival merupakan penampilan serba sia-sia. Atau seperti komen-komen para kritikus yang menganggapnya serba dangkal dan maksa di sana-sini. But I guess don’t bother. Unless Anda memang tak memperhitungkan cast power dan lebih suka menyelami kedalaman plot tanpa memikirkan faktor hiburan dari sebuah holiday movie, ini memang bukan film yang diperuntukkan untuk itu. Tujuannya sudah jelas sejak awal, bahkan jauh sebelum trailernya diluncurkan. Bahwa in ‘Valentine’s Day’ tradition, ‘New Year’s Eve’ memang hanya tontonan hiburan untuk menangkap momennya. A pure treat for the holidays, bukan ambisi Marshall untuk bertengger di nominasi piala-piala kecuali teen choice atau sejenisnya. So watch it on the season and feel the love, sebelum kalender bulan berganti, yang sayangnya terlewat dari jadwal tayang di Indonesia kecuali premier awalnya di malam tahun baru. Trust me, menyaksikannya di tengah keramaian penuh sesak perayaan malam tahun baru, even you’re not in New York’s Times Square, dan keluar saat detik-detik kembang api akan meledak ke langit malam tahun baru, akan terasa jauh lebih spesial untuk tak menganggapnya sekedar ‘Auld Lang Suck’ yang keluar dari mulut sebagian kritikus (kelewat) serius. (dan)

~ by danieldokter on January 6, 2012.

One Response to “NEW YEAR’S EVE : HAVE A HAPPY NEW YEAR!!”

  1. […] New Year’s Eve […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: