JOURNEY 2 : THE MYSTERIOUS ISLAND : THEME PARK-FUN & ADVENTUROUS CGI-3D RIDE!

JOURNEY 2 :  THE MYSTERIOUS ISLAND

Sutradara : Brad Peyton

Produksi : New Line Cinema, Walden Media, Warner Bros, 2012

Ah yes. You’ll know when movie like this one’s coming out, siapa pangsa pasarnya, siapa penggemarnya, and siapa yang siap melibasnya dengan kritikan. Tapi jaminan box office, itu pasti juga sesuatu. And so, ini digagas sebagai sekuel dari ‘Journey To The Centre Of The Earth’ versi baru yang juga mendulang hasil sukses dari pernak-pernik 3D di kala trend ini baru-baru marak ketika itu. Begitupun, ada satu pandangan lain untuk pemirsanya di Indonesia. Tak seperti di luar termasuk negara tetangga yang dekat-dekat, dimana pemirsa segala umurnya sudah begitu akrab dengan karya-karya Jules Verne ; ‘Journey To Centre Of The Earth‘, ‘20000 Leagues Under The Sea‘, ‘Mysterious Island‘ dan ‘From The Earth To The Moon‘  bersama sebaris literatur klasik bergenre adventure, dari ‘Gulliver’s Travels‘-nya Jonathan Swift ke ‘Treasure Island‘-nya Robert Louis Stevenson, anak-anak sekarang mungkin tak lagi tahu literatur itu, bahkan juga versi adaptasi filmnya yang sudah berkembang dari zaman ke zaman. Di saat mereka sudah biasa mendengar nama Captain Nemo berikut kapal selam legendarisnya, Nautilus, tak begitu halnya dengan kita, kecuali pemirsa yang tumbuh besar dengan literatur yang masih jadi bacaan wajib anak-anak hingga era ‘80an. Jadi kira-kira sama seperti ‘The Three Musketeers’ tempo hari, persepsi pada excitement-nya, pasti akan beda. Pemirsa kita kebanyakan akan lebih melihat nama ‘The Rock’ bersama treatment penuh CGI dan 3D-nya, ketimbang kadar klasik literaturnya sendiri. Yup, persepsinya akan jauh berbeda.

Berdasar draft awal skenario Richard Outten, penulis senior yang memang akrab sekali dengan genre fantasi dari animasi ‘Little Nemo : Adventures In Slumberland’, epik ‘Lionheart’ ke ‘Gremlins 2’, New Line dan Walden mengontrak duo Brian dan Mark Gunn dari serial MTV ‘2ge+her‘ untuk menyempurnakannya. Hasilnya adalah sebuah skrip baru yang me-mashed up karya Jules Verne, ‘Mysterious Island’ dengan background kisah petualangan klasik ‘Gulliver’s Travels’ dan ‘Treasure Island’. Dan treatment CGI serta 3D nya, kini dibesut jauh lebih gede lagi dari film pertamanya.

Setelah petualangannya ke pusat bumi dengan sang paman (Brendan Fraser di film pertama), Sean Anderson (Josh Hutcherson) tinggal bersama ibu (sekarang diperankan Kristin Davis) dan ayah tirinya, Hank Parsons (Dwayne Johnson). Hubungan yang baru dibina Hank dengan Sean memang belum berjalan terlalu baik, hingga Sean menyadari bahwa Hank yang mantan perwira AL ini ternyata bisa membantunya memecahkan kode yang diterimanya dari sang kakek (Michael Caine) di sebuah pulau misterius di kepulauan Palau, Samudera Pasifik. Sean yang mewarisi bakat ‘Vernians’ (penggemar fanatik Verne yang kerap melakukan petualangan untuk membuktikan kebenaran tulisan-tulisan Verne dalam literaturnya) dari kakek dan ayahnya segera bergegas berangkat untuk menemukan pulau itu. Hank yang awalnya melarang kemudian malah meyakinkan ibu Sean demi mengakrabkan hubungan mereka. Setibanya di Palau, hanya ada Gabato (Luiz Guzman), pilot heli bersama putrinya yang langsung menarik perhatian Sean, Kailani (Vanessa Hudgens), yang bersedia mengantarkan mereka ke kordinat misterius yang ternyata ditakuti penduduk setempat dengan iming-iming bayaran mahal. Mengikuti petunjuk dari novel Verne, menembus pusaran raksasa mereka akhirnya sampai di pulau misterius itu. Disana, kakek Sean sudah menunggu namun perkiraannya salah. Rencana awal untuk menunggu siklus dimana sinyal radio bisa mencapai daratan terpaksa dibatalkan begitu mereka tahu pulau itu akan tenggelam kembali selama 140 tahun ke depan dalam hitungan jam. Mereka pun harus segera menggunakan insting petualangnya menemukan petunjuk demi petunjuk untuk bisa keluar hidup-hidup dari sana, dari memburu jurnal Captain Nemo bersama kapal Nautilus yang terpendam di bawah lautannya, hingga menghadapi serbuan hewan-hewan ajaib dalam situasi gravitasi terbalik dimana hewan besar menjadi kecil dan sebaliknya dalam karya-karya Jules Verne.

Yup, ini memang adalah tipikal fantasi petualangan untuk konsumsi segala umur. Tontonan keluarga yang tak memerlukan kerinyitan dahi. Seperti memasuki sebuah theme park raksasa dengan segala wild ride-nya, just for a pure fun. Dialog-dialog yang dangkal? Jelas memenuhi sepanjang film. Bangunan komedi disempali dramatisasi kecil untuk tujuan family movie yang heartwarming, yang kadang sebagiannya terjebak jadi garing dengan dialog-dialog seadanya itu? Oh ya, pastinya. Mindless adventure? Itu juga salah satu syarat terpentingnya, bersama besutan CGI dan gimmick 3D yang serba hi-tech. But if you’re familiar with those Verne’s and classic adventures, you must know too, bahwa ada satu sisi lebih yang memperlihatkan penulisnya benar-benar memahami sumber-sumbernya secara mendalam, bukan sekedar google sana dan google sini dengan khayalan tak jelas. Mengkombinasikan tiga literatur klasik itu menjadi sebuah kisah baru dengan inovasi, itu jelas bukan sesuatu yang dangkal. Tampilan Dwayne  Johnson aka The Rock, Vanessa Hudgens dan sempalan konyol dari  karakter Luiz Guzman juga memberikan thrill yang berbeda dari film pertamanya. Dan inilah yang membangun fun factor sekuel ini dalam wujudnya sebagai blockbuster berbujet gede. CGI effects-nya keren, dan 3D-nya dibesut dengan tendensi excitement 3D klasik melemparkan kesana-sini unsur-unsur dalam filmnya tepat ke depan mata Anda. Dari set panoramiknya, serbuan kadal raksasa ke adegan terbang diatas lebah menghindari serangan burung-burung langka, they’re totally beautiful. Seolah membawa Anda benar-benar merasakan petualangannya. So yes, it’s like riding into theme park rides yang bakal jadi sangat fun bila Anda datang dengan tujuan bersenang-senang. Absolutely a better sequel to its first installment! Ride on! (dan)

~ by danieldokter on February 1, 2012.

4 Responses to “JOURNEY 2 : THE MYSTERIOUS ISLAND : THEME PARK-FUN & ADVENTUROUS CGI-3D RIDE!”

  1. Betul bener, bang.. Film yang menghibur, walaupun emang agak dangkal..

  2. yup! kan itu tujuannya emang🙂. dangkal emang di dialog2nya, but however, latar karya2 klasik sci-fi dalam plotnya sama sekali ga dangkal buat digabungin jadi satu sbg petualangan baru🙂

  3. Ini baru film yg pas buat semua umur – aman dari extreme violence and sexual expositions🙂 Memang sih enteng dan kita yg mengharapkan petualangan lebih kompleks pasti akan geleng2 kepala menyoroti misalnya “lho kok langsung bisa ngerti nyetir kapal selam yg desainnya belum tentu sama dg yg modern” – lho kok ga nyasar – lho kok menjelajah segitu luasnya bawa perbekalan seadanya – dsb hehehe.. tapi kalau kita switch our view – bahwa ini kan buat anak2 juga.. jadi maklum🙂

    Film adventure yg saya suka yg “aman” lainnya adalah National Treasure series. Itu juga, relatif bersih dr umbar2an sex & violence – memang kurang dalam – tapi… film2 seperti ini yg sering diperlukan juga – spy para ortu ga waswas ngajak anaknya nonton bioskop.Coba misalnya, berapa banyak ortu yg terjebak saat ngajak anaknya yg masih kecil utk nonton.. Kickass?

  4. […] Journey 2: The Mysterious Island […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: