MAN ON A LEDGE : AN UNEXPECTEDLY ENGAGING THRILLER

MAN ON A LEDGE

Sutradara : Asger Leth

Produksi : Di Bonaventura Pictures, Summit Entertainment, 2012

Lagi setelah ‘Contraband’ dan ‘Safe House’ sejak awal tahun barusan, Hollywood lagi-lagi menunjukkan trend mereka menggali bakat-bakat directing baru dari luar singgasananya. Asger Leth, sutradara asal Denmark yang baru menghasilkan beberapa dokumenter seperti ‘Ghosts of Cité Soleil’ (2006) dan satu film layar lebar, ‘Cartel’ (2010) kini didapuk oleh produser Lorenzo di Bonaventura untuk menyutradarai thriller dengan barisan bintang tapi terasa kurang promosi ini. Oh ya, di Bonaventura sendiri bukan orang sembarangan. Ia adalah CEO Warner Bros yang belakangan mendirikan bendera ‘Di Bonaventura Pictures’ bersama Paramount Pictures dengan deretan blockbuster mulai dari ‘Four Brothers’, ‘Stardust’ hingga ‘Transformers’. Ia juga yang berjasa dibalik kesuksesan ‘The Matrix’ sekaligus pembelian copyright ‘Harry Potter’ dari J.K. Rowling untuk diadaptasi ke layar lebar. Sementara penulisnya, Pablo Fenjvez, yang baru menulis beberapa serial teve adalah seorang ghostwriter dari memoir O.J. Simpson (‘I Did It’) dan David Foster (‘Hitman’), if you ever read them. Menarik. Namun entah mengapa promo film ini terkesan sembarangan. Dari pemilihan judul yang sudah kelewat obvious menggambarkan inti plotnya, tanpa trailer maupun poster yang menarik,  ‘Man On A Ledge’ boleh saja dibantai dengan cacian kritikus di negaranya, termasuk box office bomb yang dianggap tak balik modal, namun in terms of entertainment, ini adalah sebuah thriller yang sangat lumayan, apalagi dari barisan cast-nya. So I guess ‘don’t judge a book by it’s cover’, masih tetap berlaku, terlebih dalam kasus-kasus seperti ini.

Di sebuah hotel di New York, Nick Cassidy (Sam Worthington) memilih suite di puncak gedung hanya untuk melakukan bunuh diri, lompat dari ketinggian. Dalam sekejap, jalanan di bawah hotel itu pun dipenuhi massa. Polisi pun tak ketinggalan. Dante Marcus (Titus Welliver) yang memegang komando mengirim Jack Dougherty (Edward Burns) untuk berbicara dengan Nick, namun Nick menolak. Ia menuntut kehadiran negosiator handal Lydia Mercer (Elizabeth Banks) yang masih trauma dengan kegagalannya menyelamatkan polisi yang bunuh diri dari atas Brooklyn Bridge sebelumnya. Lydia yang bergerak cepat setelah pihak polisi tak menemukan satu pun sidik jari untuk mengetahui identitas Nick mulai mengetahui kalau Nick ternyata adalah mantan polisi yang tengah difitnah menggelapkan permata seharga 40 juta US dari taipan David Englander (Ed Harris) sekaligus partner/sahabat dari officer Mike Ackerman (Anthony Mackie). Lydia perlahan mulai mempercayai pengakuan Nick, namun tak menyadari kalau Nick sudah menyusun skenario yang melibatkan Lydia untuk menyelamatkan namanya sekaligus membongkar persekongkolan kotor dalam korpsnya sendiri, selagi adik Nick, Joey (Jamie Bell) dan kekasihnya Angie (Genesis Rodriguez) menjalankan bagian lebih besar dari skenario itu di istana Englander.

Walau tanpa sinematografi dan hal-hal teknis lain yang menonjol, Asger Leth terlihat sangat menjaga pace dari ‘Man On A Ledge’ untuk terus berjalan intens menuju twist yang digelar satu demi satu hingga ke scene penutup yang terasa bagai film-film aksi ‘80an yang rata-rata menawarkan kesenangan murni. Sam Worthington yang mulai kedodoran karirnya sejak muncul sebagai komoditi Hollywood paling bersinar dua tahun lalu pun tak terlalu banyak menolong dibalik pilihan potongan rambut ikal kacau-balau dan tubuh yang kian membengkak di beberapa film terakhirnya termasuk ‘Wrath Of The Titans’ nanti. Adalah Elizabeth Banks bersama powerful cast lainnya mulai dari Jamie Bell, Edward Burns, Titus Welliver, Anthony Mackie, William Sadler hingga Ed Harris yang bekerja paling baik untuk mendukung usaha Leth tadi. Mereka bergantian mencuri layar dengan karakter-karakter klise yang bisa jadi sangat menarik dengan akting serba komikal. Pop corn-ish, tapi tetap membawa pacenya berjalan cepat dan menutupi kekurangan Worthington yang keteteran sebagai jagoan utama. Jangan lupakan juga penampilan Genesis Rodriguez sebagai highlight spesial dibalik ‘latin sex appeal’-nya. Aktris yang memulai karir lewat serangkaian telenovela di Telemundo (network TV Amerika dengan konten spanish) namun kemudian meloncat ke serial nasional terkenalnya seperti ‘Days Of Our Lives’ dan ‘Entourage’ serta percayalah, akan makin besar setelah ini dengan deretan upcoming project-nya (incl. ‘Last Stand’-nya Arnold Schwarzenegger, ‘Casa De Mi PadreWill Ferrell dan ‘What To Expect When You’re Expecting’-nya J-Lo) nanti. Terserah kalau mau menganggapnya sebuah guilty pleasure, namun agaknya tak juga terlalu tepat seperti itu. Menggabungkan tema heist-movie ke koridor cop thriller-nya dengan alur maju mundur penuh intrik, ‘Man On A Ledge’ adalah sebuah thriller yang sangat, sangat, lumayan serta berbanding terbalik dibandingkan promonya. Unexpectedly engaging! (dan)

~ by danieldokter on March 14, 2012.

One Response to “MAN ON A LEDGE : AN UNEXPECTEDLY ENGAGING THRILLER”

  1. […] Man On A Ledge […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: