21 JUMP STREET : OVER THE HILL AND LAUGH AWAY

21 JUMP STREET

Sutradara : Phil Lord & Chris Miller

Produksi : MGM, Lord Miller Pictures, Original Film, Relativity Media & Columbia Pictures, 2012

Di tengah sejumlah kegagalan baik dari sisi kualitas maupun box office yang tak sebesar yang diharapkan, Hollywood agaknya masih terus menelusuri formula untuk mengadaptasi serial TV jadul ke layar lebar. Satu yang paling buruk, ‘Starsky & Hutch’ sebenarnya punya sisi kesalahan yang sama dari konsep yang dipilih ’21 Jump Street’ ini. Mengemas nuansa komedi yang di serial aslinya hanya sekedar latar jadi mencuat ke depan. Tapi tunggu. ’21 Jump Street’ yang mengangkat karir Johnny Depp dulu itu mungkin juga punya celah untuk menampilkan karakter-karakter beda ke tengah aspek serial aslinya tanpa keterkungkungan nama karakter yang dijadikan titel seperti ‘Starsky & Hutch’. Jadi mau diubah jadi bernuansa komedi pun, mengingat skenario adaptasi ini memang digagas oleh Jonah Hill bersama Michael Bacall, generasi X Hollywood yang juga agak-agak gila (karyanya sebelumnya adalah ‘Scott Pilgrim Vs The World’ dan ‘Project X’, ‘Hangover’ dalam atmosfer remaja), ’21 Jump Street’ versi layar lebar ini tak bisa dianggap se-bersalah itu. At least, kita tahu, Hill bersama Channing Tatum yang di-cast menjadi pasangannya, bukan mengulang karakter Depp dan rekan-rekannya dulu. Apalagi perubahan ini juga direstui oleh salah satu kreatornya, Stephen J. Cannell yang disini turut menjadi produser. Tapi tak satupun yang menyangka bahwa Hill dan Bacall melangkah jauh dari sekedar komedi hingga waktu rilisnya tiba. Oh yeah. Hampir semua rangkaian elemen yang membangun adaptasi ini lewat skenario itu bisa dianggap sebagai WTF moments. (baca = GILA). Dan satu lagi, jauh melebihi pasangan-pasangan Hill di film-filmnya sebelumnya, duetnya bersama Tatum berhasil menciptakan sebuah chemistry paling kompak yang pernah kita saksikan di genre ‘buddy movie’ ala Hollywood.

Sejak SMU, Morton Schmidt (Jonah Hill) dan Greg Jenko (Channing Tatum) ditakdirkan berdiri di kelompok yang berbeda. Jenko yang punya postur dan tampang bagus, walaupun tolol, mencuat jadi bintang sekolah sekaligus idola para gadis-gadis disana, sementara Schmidt, meski pintar, adalah kebalikannya. Ia malah sempat dipermalukan oleh Jenko di depan gadis idamannya. Setelah lulus, mereka bertemu lagi di akademi polisi, dan kali ini, Jenko yang mencium kesempatan dari kepintaran Schmidt membawa mereka menjadi sahabat karib yang saling mengisi. Sayangnya mereka kerap gagal dalam menjalankan tugas hingga berakhir ke divisi undercover yang dikepalai Kapten Dickson (Ice Cube) yang sangar, di sebuah chapel samaran bernama 21 Jump Street. Tugasnya adalah kembali ke sekolah untuk menyelidiki peredaran obat bius baru bernama HFS (Holy F#$%in S%^t) disana. Ternyata zaman sudah berubah. Generasi sekarang ternyata lebih memilih kesensitifan Schmidt untuk jadi populer ketimbang Jenko yang hanya dianggap tak lebih dari kapstok tolol, apalagi Jenko bersikeras untuk tetap kelihatan pintar dengan pertukaran posisi penyamaran. Schmidt dengan cepat mengakrabkan diri dengan  siswa paling populer, Eric (Dave Franco), yang ternyata adalah pengedar, bahkan jatuh cinta dengan Molly (Brie Larson) yang juga berada dalam kelompok itu. Ia masuk terlalu dalam hingga mengakibatkan kecemburuan Jenko. Sekarang, di tengah kekacauan yang diakibatkan blunder masing-masing, Schmidt dan Jenko harus menemukan supplier HFS sekaligus membuktikan kemampuan mereka pada Dickson dan divisinya.

Adalah suatu kenyataan bahwa usaha Hill untuk merubah atmosfer serial aslinya menjadi gabungan antara kegilaan ‘Bad Boys’ dengan film-film komedi remaja John Hughes seperti yang dikatakannya sejak awal, sudah berhasil menciptakan konsep luarbiasa untuk adaptasi serial TV yang benar-benar fresh. Kita mungkin tak pernah tahu apa jadinya kalau rencana awalnya dengan sutradara Rob Zombie jadi direalisasikan, tapi untungnya, duo penggagas Lord Miller Pictures, sutradara Phil Lord dan Chris Miller dari ‘Cloudy With A Chance Of Meatballs’, film animasi yang juga nuansanya agak gila, masuk menggantikan posisi Zombie secara lebih aman. Dan perubahan atmosfer adaptasi ini menjadi komedi nyeleneh, that includes ‘bromance’ yang hampir selalu ada di film-film Hill, sama sekali tak jadi melenceng tanpa jejak ke serial TV aslinya. Dengan cerdik, Hill dan Bacall tetap memasukkan unsur-unsur serialnya, dari tampilan markas divisinya, beberapa atmosfer SMU yang sedikit banyak memberi kesan nostalgik walaupun di era berbeda, bahkan penggalan intro theme song yang dihadirkan di awal dan akhir, serta silahkan tunggu cameo yang benar-benar jadi ultimate surprise menyambung benang merah ke serialnya dalam balutan ‘WTF comedy’ yang sama gilanya.

About Jonah Hill, kita semua mungkin sudah tahu style lawakannya yang dari luar kelihatan innocent tapi dibaliknya luarbiasa liar. Namun yang benar-benar mengejutkan adalah Channing Tatum yang semakin menunjukkan kemampuannya sebagai ‘all-rounder’ dalam sinema Hollywood meskipun kerap dicemooh di sisi akting. Paling tidak, dari peran dancer di ‘Step Up’ yang jadi golden ticket dalam debutnya, jagoan tangguh di ‘G.I. Joe’, bergalau-galau di ‘The Vow’, sekarang Tatum menunjukkan kekonyolan total yang benar-benar muncul sangat lepas disini. Chemistry-nya bersama Hill tampil saling mengisi persis seperti Schmidt dan Jenko bersama inovasi-inovasi sickjokes dan komedi gila dalam kadar nonstop di sepanjang adegannya. Ice Cube yang tampil singkat juga makin menambah kadar kegilaan itu dengan komedi-komedi kasarnya. So, memang benar, kita tak pernah bisa menebak seperti apa formula yang bisa berhasil menerjemahkan suatu kesuksesan masa lalu dengan perubahan gagasan-gagasan zaman sekarang. Tapi ini memang luarbiasa. Bersama Lord, Miller, Bacall, Tatum berikut semua unsur pendukungnya, Hill sudah sukses membuat kita terpingkal-pingkal secara nonstop sampai sakit perut bahkan mungkin melompat dari kursi bioskop. Now all we need is another sequel! (dan)

~ by danieldokter on April 15, 2012.

One Response to “21 JUMP STREET : OVER THE HILL AND LAUGH AWAY”

  1. […] 21 Jump Street […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: