SEVEN PSYCHOPATHS : A BLOODY BRILLIANT SATIRICAL MOCKING TO CRIME GENRE

SEVEN PSYCHOPATHS

Sutradara : Martin McDonagh

Produksi : Film4, CBS Films, Momentum Pictures, 2012

Meski punya nama besar di negaranya, kita mungkin tak pernah tahu sederetan drama panggung yang ditulis oleh Martin McDonagh. Tak juga ‘Six Shooter’, film pendek sineas Irish yang memenangkan Oscar untuk Best Short Live Action di tahun 2005. But for real moviegoers, jangan bilang Anda tak pernah menonton ‘In Bruges’, dark crime comedy Colin Farrell, Brendan Gleeson dan Ralph Fiennes, yang juga mengantarkan McDonagh ke nominee Oscar 2008 untuk Best Original Screenplay. Hanya bermodalkan satu film panjangnya, Martin McDonagh sudah melejit ke berbagai hot-seat, disebut-sebut sebagai Tarantino-nya Inggris, bahkan memenangkan BAFTA untuk skrip itu. So yes, selagi bagi para fans ‘In Bruges’, film terbarunya, ‘Seven Psychopaths’ jadi salah satu film tahun ini yang ditunggu, untuk sebagian yang lain, ensemble cast-nya, mostly if you’re into English movies, juga jadi daya tarik besar untuk datang ke bioskop.

But beware. Tak seperti ‘In Bruges’ yang bisa lebih akrab buat semua orang, ‘Seven Psychopaths’ adalah langkah besar bagi kegilaan McDonagh di layar lebar. Silahkan lupakan kemungkinan besar pemandangan penonton walkout ketika menyaksikannya. Sebagian besar karakternya masih tersusun dari kriminal-kriminal cool. Atmosfernya pun masih serba nyeleneh. Tapi ‘Seven Psychopaths’ jauh lebih berdarah-darah, jorok dan diatas semua itu, eksplorasi plot-nya benar-benar jagoan. If you ever saw Spike Jonze’sAdaptation’ yang dibintangi Nicolas Cage – Meryl Streep, juga nominee Oscar tahun 2002, yang skenario uniknya ditulis Charlie Kaufman (not to mention saudara kembar imajiner-nya, Donald, dalam part yang sama-sama dimainkan oleh Cage), ‘Seven Psychopats’ kira-kira seperti itu. Ini adalah film dalam film, paling tidak, sebuah proses, yang dipenuhi khayalan gila untuk mewujudkan satirismenya dalam mocking ke macam-macam aspek sinematis yang ada sekarang. Crime-genre yang dibesut dengan referensi ( oh ya, lagi-lagi meta dalam gambaran sebagian besar karakter dan aspek-aspeknya), nowadays movies, serta industrinya sendiri. Dan pemeran utamanya, masih tetap Colin Farrell, diserahi tugas penuh buat memproyeksikan kegilaan McDonagh dalam eksplorasi tadi.

Di tengah writer’s block-nya menyelesaikan skrip ‘Seven Psychopaths’, penulis Marty Faranan (Colin Farrell) dibantu oleh sahabatnya, aktor gagal Billy Bickle (Sam Rockwell) dan partner Billy dalam profesinya sebagai pencuri anjing, Hans Kieslowski (Christopher Walken) yang misterius. Namun ulah Billy dan Hans menculik anjing Shih-Tzu milik Charlie Costello (Woody Harrelson) yang ternyata adalah gangster sadis yang suka main bunuh seenaknya, everything goes berserk. Ah ya, masih ada karakter-karakter lain yang diperankan oleh rocker senior Tom Waits, Harry Dean Stanton, Abbie Cornish hingga Olga Kurylenko, but trust me. Plot singkat itu hanyalah jadi stand-base buat menyampaikan kegilaan McDonagh me-mocking sasarannya kesana kemari.

I should say, tak seperti proyeksi McDonagh ke karakter Marty yang stuck di tengah writer’s block-nya, ‘Seven Psychopaths’, is the absolute beauty of movie writings. Malah, sepertinya McDonagh seperti sedang berada di puncak kecerewetannya menuangkan ide-ide gila hingga memerlukan sebuah peluru untuk menghentikannya. At one of its best, dimana semua dialog, akting dan pengadeganannya menjadi begitu menyengat untuk masuk ke tendensi penyampaian McDonagh. Sama seperti tawa keras penonton yang bisa masuk ke kegilaan McDonagh, scenes-scenes gory dan nudity-nya, yang sayangnya habis dibabat sensor disini, plus skor Carter Burwell dan lagu-lagu soundtrack-nya, tak satupun yang muncul percuma. Sekilas, ia tampak seperti orang sinting yang sedang bermain-main seenaknya di banyak racikan genre, but deep down, semua elemen dalam ‘Seven Psychopaths’ bersinergi satu sama lain untuk menekankan mocking McDonagh terhadap tetek-bengek sinema sekarang, khususnya ke crime-genre, dimana tak hanya pembuatnya yang harus setengah mati berinovasi, penonton-penonton pun semuanya ingin terlihat lebih pintar dari pemahaman mereka.

In its casts, semua pendukungnya tampil dengan cemerlang. Colin Farrell tampaknya seperti tak bisa lebih baik bila ditangani sutradara lain, trust me on this, dan Sam Rockwell bersama Christopher Walken, dengan eerie-ness act-nya yang begitu tertangkap disini, bersinar penuh dalam chemistry mereka sebagai crazy criminals. Woody Harrelson yang masuk menggantikan rencana awal McDonagh memasang Mickey Rourke juga tak kalah gila. Atmosfer ‘In Bruges’ masih sedikit terasa dalam banyak sisinya, tapi distraksi gila-gila ala Tarantino dan gambaran eksplorasi plot yang mirip dengan ‘Adaptation’ sudah menjadikan ‘Seven Psychopaths’ sebagai salah satu pemenang di tahun ini. So yes, this is bloody brilliant, and I’ll assure you one thing. ‘Seven Psychopathsis movie writings in one of its best. One of its best. (dan)

~ by danieldokter on November 23, 2012.

2 Responses to “SEVEN PSYCHOPATHS : A BLOODY BRILLIANT SATIRICAL MOCKING TO CRIME GENRE”

  1. Reblogged this on Cinema Thought.

  2. […] Seven Psychopaths […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: