RISE OF THE GUARDIANS : AN ODE TO CHILDHOOD MYTHOLOGY

RISE OF THE GUARDIANS

Sutradara : Peter Ramsey

Produksi : DreamWorks Animations, Paramount Pictures, 2012

ROTG1

Bagi anak-anak kita, ‘Rise Of The Guardians’, mungkin hanyalah sebuah fantasi. Namun buat budaya barat, this might be more than just that. Ah, lagi-lagi sebuah ‘meta’, biarpun mungkin tak punya terlalu banyak karakter. Sebagai bagian dari trend dalam eksplorasi plot film-film yang ada sekarang, animasi DreamWorks terbaru ini memang datang paling akhir dengan sebuah kekuatan visual luarbiasa. Tak hanya satu yang terbaik dalam wilayah animasi DreamWorks bahkan CGI lainnya, visual 3D-nya juga muncul dengan treatment luarbiasa. Dengan nafas ‘christmas’ yang kental meskipun latar timeline-nya bergulir lebih panjang dari itu, ‘Rise Of The Guardians’ menggabungkan tokoh-tokoh mitologi anak-anak sebagai adaptasi dari buku anak ‘The Guardians Of Childhood’ karya William Joyce, penulis dan ilustrator buku anak Amerika sekaligus juga seorang sineas yang sudah banyak terlibat  di tim kreatif film-film animasi terkenal dari ‘Toy Story’, ‘A Bug’s Life’, ‘Robots’ dan ‘Meet The Robinsons’. Short film yang digarapnya bersama Reel FX, ‘Man In The Moon’ juga turut menjadi source buat film ini. Dan DreamWorks, memang tak main-main dengan proyek yang menjadi kerjasama awal untuk tiga adaptasi karya Joyce ke depannya.

ROTG6

Then enter Peter Ramsey, the director. Sama seperti Joyce, Ramsey juga sudah lama malang-melintang sebagai storyboard artist dan ilustrator di film-film Hollywood, baik animasi maupun live action. Dan filmografinya bukan hanya sekedar proyek biasa. ‘Batman Forever’, ‘Backdraft’, ‘Independence Day’, ‘Godzilla’, ‘Men In Black‘, ‘Cast Away’, ‘The Grinch‘,  ‘Fight Club’, ‘A Shark Tale‘,  ‘A.I.’, hingga ‘Minority Report’ adalah diantaranya. So, lompatannya menjadi sutradara di ‘Rise Of The Guardians’, jelas punya latar belakang yang sangat meyakinkan. Membawa karakter-karakter mitologi anak-anak dari Santa Clause, Jack Frost, The Sandman, Easter Bunny, Elves, Tooth Fairy hingga The Boogeyman, Ramsey bersama penulis skrip David Lindsay-Abaire, pemenang Pulitzer Prize 2007 dari play ‘Rabbit Hole’, membesut ‘Rise Of The Guardians’ dengan pendekatan yang sangat pas sebagai film hiburan. Myths, fantasy, and a bit of superhero genre. Racikan pas sebagai blockbuster akhir tahun.

ROTG9

Jack Frost (Chris Pine), malaikat musim dingin pembuat salju yang tak pernah mengetahui masa lalunya, mendapati dirinya direkrut North The Santa Clause (Alec Baldwin), pimpinan Childhood Guardians, menjadi kandidat termuda lewat petunjuk dari ‘The Man In The Moon’ . Bersama para Elves, E. Aster Bunnymund The Easter Bunny (Hugh Jackman), Tooth The Tooth Fairy (Isla Fisher) serta Sandy The Sandman, mereka harus menghadapi Pitch Black aka The Boogeyman (Jude Law) yang menebar teror ketakutan pada anak-anak seluruh dunia. Walau awalnya menolak, Jack Frost yang sering kecewa karena merasa kesepian atas ketidakpercayaan anak-anak terhadapnya, lama-lama mulai memahami dampak serangan Pitch Black terhadap eksistensi dan kekuatan mereka. Namun Pitch Black juga punya senjata ampuh untuk menghentikan Jack Frost bersama tongkat ajaibnya. Saat semua anak-anak berpaling akibat teror Pitch Black, hanya ada Jamie (Dakota Goyo), bocah kecil yang tetap mencoba bertahan dalam keyakinannya. Believe.

ROTG3

Ide yang sudah dimulai lewat adaptasi ‘The Guardians Of Childhood’, berupa short film Joyce berjudul ‘Man In The Moon’ (belakangan juga beredar buku anak-anaknya) di tahun 2005 itu ternyata menarik hati eksekutif DreamWorks untuk adaptasi layar lebarnya. Dan tak tanggung-tanggung, Joyce yang sempat mundur dari kursi co-director karena kematian putrinya, Mary Katherine, who’s the movie dedicated to, juga mendapat full support dari Guillermo Del Toro yang belakangan masuk sebagai produser eksekutif termasuk memberi sentuhan baru dalam penggarapannya, dari darker tone ala dia sampai ke desain para karakternya. Begitupun, gelap-gelap-nya Del Toro, justru seperti biasa, semakin menekankan sisi fantastisnya. Karakter-karakter legendaris dalam ‘Rise Of The Guardians’ pun hadir bak sebuah adaptasi komik superhero lengkap dengan konsep pencarian jatidiri, some twists dan supervillain yang bisa memporak-porandakan liga para guardians ini.

ROTG4

Selain Del Toro, ada pula Roger Deakins, sinematografer handal pemenang Oscar yang barusan kita nikmati karyanya lewat ‘Skyfall’, sebagai visual consultant. Deakins yang sudah pernah menggarap bidang yang sama lewat salah satu animasi DreamWorks terbaik, ‘How To Train Your Dragon’ kembali menunjukkan kehebatannya memberikan kedalaman nuansa terhadap tone animasinya yang tak biasa. Ditambah banyak efek spesial dan teknologi 3D ala DreamWorks, yang tak pernah main-main, hasilnya adalah sebuah dunia penuh fantasi yang bergulir cantik bagaikan sebuah puisi. Bisa seru luarbiasa di tiap adegan aksinya, namun juga begitu menyentuh hati di tiap dramatisasi dan childhood message-nya. Skor dengan orkestrasi simfonik megah dari Alexandre Desplat bersama the legendary London Symphonic Orchestra pun turut menjadi amunisi ampuh bersama theme songStill Dream’ yang dibawakan penyanyi sopran Renée Fleming di end credits-nya.

ROTG7

And the voicetalents, dalam tradisi DreamWorks yang selalu mengusung aktor-aktor terkenal dalam barisan cast-nya, tak perlu dipertanyakan lagi. Chris Pine, Alec Baldwin, Hugh Jackman, Jude Law hingga Isla Fisher dan Dakota Goyo, aktor cilik dari ‘Real Steel‘ dengan solid memberikan thrill penuh dalam pendalaman ke tiap karakternya. So yes, if you asked me, ‘Rise Of The Guardianseasily beats this year’s other animations. Satu persembahan terbaik dari DreamWorks baik dari sisi manapun, dengan visual luarbiasa cantik yang mengantarkan storytelling-nya bak sebuah ode, penuh penghargaan ke tokoh-tokoh mitologi masa kanak-kanak yang diusungnya. One that brought us back to our childhood. Bahwa siapapun tokoh yang Anda pilih, pada akhirnya sebuah fantasi masa kecil yang membuat harapan-harapan kita bisa tetap hidup sampai sekarang, adalah sesuatu yang sangat berharga dan tak boleh hilang sampai kapanpun. This one is the solid ode to it. Believe. (dan)

ROTG2

~ by danieldokter on December 2, 2012.

One Response to “RISE OF THE GUARDIANS : AN ODE TO CHILDHOOD MYTHOLOGY”

  1. […] Rise of the Guardians […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: