JACK REACHER : GRISHAM-ESQUE MEETS THE EXTERMINATOR

JACK REACHER

Sutradara : Christopher McQuarrie

Produksi : TC Productions, Skydance Productions, Paramount Pictures, 2012

JR7

          Oke. Sebagai karakter novel karya Lee Child, yang meski sudah  mencapai 17 buku, nama ‘Jack Reacher’ mungkin belum se-populer karakter jagoan novel lainnya. Tapi fictional biography-nya juga bukan main-main. Sebagai mantan US Military Police Major bahkan lahir di sebuah base militer, he’s born to be a soldier. Reacher juga mantan anggota Army Special Forces dan Special Investigation Unit, left for good, a lone-runner yang punya skill segudang dari body combat, various martial arts, deadly fist, human metronome, internal clock, weapon expert hingga marksman, penuh perhitungan, otak bak detektif, dan juga, seorang pembangkang yang hanya percaya dengan kebenaran, bukan kenyataan. Berdasarkan sosok dalam novelnya, ia memang bertubuh tinggi besar hampir 2m dengan postur luarbiasa tegap.

JR9

          So then, why Tom Cruise? Hanya ada satu alasan dari Lee Child, yang juga ikut tampil sebagai cameo disini, atas pilihan Christopher McQuarrie, penulis skenario pemenang Oscar dari ‘The Usual Suspect’ yang juga sudah bekerjasama dengan Cruise dalam ‘Valkyrie’ dan kini menulis sekaligus menyutradarai sendiri film adaptasi ini. Bahwa Tom Cruise bisa menerjemahkan metafora ‘unstoppable force’ dalam nyawa karakter novelnya, di luar perbedaan fisik itu. And yes, since this came from a novel, mungkin ada sedikit kesalahan persepsi dari promosinya yang seakan menekankan ‘Jack Reacher’ adalah sebuah pameran bad-ass secret agent action ala franchise ‘Mission: Impossible’-nya Cruise. Kenyataannya, dari sekian banyak novelnya, termasuk ‘One Shot’, novel ke-9 yang sekaligus jadi source film ini dan juga titel awalnya, ‘Jack Reacher’ memang hampir selalu berhadapan dengan masalah-masalah hukum serta kejahatan. Menggunakan insting dan skill-nya ketimbang sebuah penugasan resmi. Biar punya karakter yang secara fisik adalah seorang jagoan, novel-novelnya lebih bernada crime novel. Bukan action secara keseluruhan. So prepare yourself, karena ‘Jack Reacher’ memang lebih berupa kombinasi dari court thriller ala John Grisham, dengan nafas film-film ex-soldier action yang digagas sangat mentah ala film-film aksi 70-80an. Tanpa efek, tanpa CGI, and oh yes. A car chasing scene yang seru.

JR10

      Dalam sebuah penembakan misterius di Pittsburgh, Pennsylvania, yang menewaskan lima korban random, mantan sniper militer James Barr (Joseph Sikora) diringkus sebagai pelaku yang didapat dari bukti-bukti temuan detektif Emerson (David Oleyowo). Namun saat di interogasi, Barr hanya meminta satu nama. Jack Reacher (Tom Cruise), yang kemudian datang tanpa diduga. Mengetahui Jack memiliki hubungan dengan Barr saat bertugas di militer, jaksa Helen Rodin (Rosamund Pike), putri Jaksa Wilayah Alex Rodin (Richard Jenkins) yang tengah berada dalam kebimbangannya membela Barr, meminta Jack membantu investigasinya. With nothing is what it seems, kasus itu pelan-pelan mulai terkuak, namun nyawa orang-orang yang terlibat di dalamnya, juga semakin berada dalam bahaya,. Dan hanya Jack Reacher yang bisa menuntaskan semuanya.

JR2

            Di luar yang pernah membaca salah satu novel atau sedikit banyak tahu style dan karakterisasinya, ‘Jack Reacher’ mungkin tak bisa memuaskan ekspektasi banyak orang, mostly yang menyaksikan trailer-nya berkali-kali dan mengharapkan ini lebih ke sebuah boom-bang action ala ‘Mission: Impossible’. Tak sepenuhnya salah memang karena ‘Jack Reacher’ tetap menawarkan adegan-adegan aksi. Tapi di bagian-bagian awal yang menawarkan crime thriller ala adaptasi novel-novel John Grisham, ia memang bergerak lambat dengan unhurried pace untuk menjelaskan satu demi satu karakter dan konfliknya. Dan McQuarrie, bersama sinematografi kelas award Caleb Deschanel, menyuguhkan puzzling ini dengan pengadeganan yang sangat menarik tanpa sekalipun kehilangan intensitas thriller-nya. Meski tetap sesekali menampilkan adegan aksi dibalik akting suave Tom Cruise, baru di paruh akhir pace itu berbalik menjadi cepat menuju endingnya. Tapi jangan juga mengharap kelewat lebih seperti action mutakhir rata-rata zaman sekarang, karena action packJack Reacher’ juga dibuat lebih pada feel adaptasi novel yang jarang bisa kelewat bombastis.

JR8

      Cruise bersama McQuarrie lebih memilih style klasik dalam pacuan adrenalinnya. Raw action, tanpa terlalu banyak efek atau CGI. Tak juga dengan koreografi yang menunjukkan karakternya lebih seperti seorang petarung martial arts, tapi bukan lantas berarti tak seru. Malah, sesekali sambil disempali komedi dari dialog dan chemistry akting Cruise dengan Pike, sampai slapstick-slapstick kecil yang asyik bersama adegan aksinya. Gambaran Jack persis seperti novelnya, seorang biasa dengan keahlian militer yang bisa makin memuncak di tengah tekanan, which you’ll be easily rooting for. Dengan sedikit tribute ke film-film ex-soldier action seperti ‘The Exterminator’ dan sejenisnya, yang jadi trend di era 70-80an, plus car chase scenes cukup intens yang sangat mengingatkan ke ‘The Driver’ (1978)-nya Walter Hill dibalik atmosfernya.

JR

             Di luar itu, ‘Jack Reacher’ masih punya pameran akting yang cukup fresh dari para pendukungnya. Ada Jai Courtney yang cukup meyakinkan sebagai lawan tangguh Jack Reacher, David Oleyowo dan Alexia Fast, pemeran Sandy yang cukup mencuri perhatian, dan sutradara kawakan Werner Herzog yang memang punya tampang menyeramkan. Tapi tak ada yang lebih baik dari reuni Cruise bersama Robert Duvall, aktor senior yang sangat dihargai Cruise sebagai real life mentor-nya di ‘Days Of Thunder’. Meski tampil singkat di perempat akhir, duet Cruise dan Duvall menampilkan kualitas on-screen duo yang benar-benar menarik dan membangun klimaksnya jadi semakin seru.

JR5

          So, like it or not, inilah ‘Jack Reacher’, satu lagi karakter jagoan novel yang sudah dimulai dengan cukup baik. Kita mungkin masih harus menunggu hasil box office-nya untuk memastikan apakah ia akan berkembang menjadi franchise atau bisa cepat begitu saja dilupakan orang. But if you loved 90s Grisham’s court/crime thriller’s unhurried pace, 70s or 80s raw action, atau memang Anda fans berat Tom Cruise dengan gaya suave-nya yang tetap terlihat remarkable dibalik kerutan-kerutan wajah yang semakin jelas, then this one,  is absolutely for you. (dan)

JR11

~ by danieldokter on December 29, 2012.

One Response to “JACK REACHER : GRISHAM-ESQUE MEETS THE EXTERMINATOR”

  1. […] Jack Reacher […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: