MY 2012’S LIST OF 15 BEST MOVIES

MY 2012’S LIST OF 15 BEST MOVIES

            So we’ve already come to the end of 2012. Like any critics, moviebloggers or medias, here’s the list of 15 movies from all around the world which I considered the best, plus the rest of last year’s movies which not, haven’t shown, or having the homevideo released by the end of 2011 in Indonesia. As ever, my list is more to the universal audience. There’s an arthouse, too, but mostly, I always give more room for pop cultures. Bahwa, ada yang tak bisa dilupakan disana, mau tujuan menonton film sudah berkembang sebagai pembelajaran, perenungan, atau yang lain, ada satu yang tak pernah boleh kita lupakan. A love letter, which brought us back to the essence, ‘Why Movies Were Made?’. Jawabannya simpel. Di luar film sebagai sebuah karya seni, ada unsur hiburan yang sangat penting disana. So while some will be a critically acclaimed works, some others might be very subjective. Tujuannya juga simpel, hanya sekedar buat referensi tontonan, kalau sebagian, ada yang Anda lewatkan. Dan sedikit catatan kecil, bahwa 2012 punya semakin banyak film yang variatif serta bagus, and as its trend, this is the year of ‘Meta’. Momen dimana semua sineas seakan berlomba-lomba menonjolkan referensi dari sebuah genre atau kultur ke dalam filmnya. Mari tak menganggapnya sebagai kemerosotan ide, tapi justru usaha, untuk membuat film semakin berwarna. So we won’t ever forget some remarkable previous works that has captured our hearts years ago. You can click on any available links at the titles to read the full reviews. Enjoy!

  1. THE DARK KNIGHT RISES

BM 1

Inilah jawaban akhir dari perdebatan panjang yang sudah dimulai sejak 2008, saat fans Batman terpecah diantara real fans and Christopher Nolan’s Batman fans, tanpa juga melupakan Nolan’s real fans. Dibalik sebuah interview Wally Pfister sebelum bagian akhir trilogi Batman-nya Nolan ini dirilis, tak peduli betapa hebatnya rekor box office yang diciptakan ‘The Dark Knight’, Nolan dan kru-nya memilih cara sangat ksatria untuk membangun konklusi sekaligus menjawab kritikan real fans Batman. Back to the very basic. Bahwa Batman yang sudah menjadi pahlawan bagi banyak orang dalam sejarah panjangnya, memang tak layak buat diobrak-abrik hanya buat menciptakan sosok baru untuk  kalangan pemirsa berbeda. Truth be told, and even ‘The Dark Knight’ fans, ones who never want Robin and unrealistic storytelling, plus Bruce Wayne’s death, menyambutnya dengan aplaus meriah di setiap pemutarannya. Just glorious.

  1. ARGO

BM 3

Dalam karir penyutradaraannya yang semakin menanjak, Ben Affleck boleh saja punya saingan terberat Steven Spielberg dengan ‘Lincoln’-nya, Kathryn Bigelow dengan ‘Zero Dark Thirty’-nya, bahkan membuat ‘Argo’ terlambat setahun setelah Oscar merayakan momen ‘Love Letter To Cinema’. Tapi kisah pembebasan sandera yang dibalut dengan meta sci-fi secara halus namun tak sekalipun kehilangan intensitasnya, itu luarbiasa.

  1. THE AVENGERS

BM2

Sebuah celebration yang sejak lama ditunggu para penggemar Marvel Comics dengan tahapan satu demi satu pengenalan anggotanya dengan kecermatan tinggi. Penantian panjang setelah kita semua menikmati kedigdayaan adaptasi komik mereka yang satu-persatu ditarik kembali ke tangan Marvel Studios, kini terbayar sudah, dan masih akan berlanjut menuju sekuelnya. Salah satu adaptasi superhero terbaik yang mampu membagi karakternya sesuai porsi mereka tanpa sekalipun mengkhianati esensi komiknya.

  1. THE RAID : REDEMPTION

BM 4

From Indonesia, directed by Gareth Evans, comes the world’s widely acclaimed big-bang action. Sebuah pameran aksi dengan pace luarbiasa kencang dan tanpa kompromi, yang lantas menarik minat Sony Pictures untuk tak saja merilisnya dalam versi internasional dengan score dan theme song berbeda dari Mike Shinoda & Linkin’ Park-nya, tapi juga menyiapkan Hollywood remake-nya tahun depan. We have to owe Evans a big thanks buat memperkenalkan beladiri silat ke dunia internasional, sekaligus membawa aktor-aktor laga kita seperti  ke kancah perfilman internasional. Siap-siap buat sekuelnya, ‘Berandal’ yang kabarnya bukan saja jadi pameran ensemble cast aktor-aktor kuat kita, tapi juga adegan aksi yang bakal makin menggila.

  1. THE CABIN IN THE WOODS

BM 5

Note that, bukan berarti ‘meta’-horror belum ada sebelum ini. Namun ‘Cabin In The Woods’ yang lahir dari ide Joss Whedon dan sempat tertunda cukup lama rilisnya ini, dalam penggunaan referensi-referensinya, adalah meta-horror paling komplit yang pernah ada. Read the companion books, watch the movie, and you’ll see why.

  1. TED

BM 6

Dibalik komedi sinting tentang boneka beruang berbicara dan bermulut kotor, again, gebrakan layar lebar Seth McFarlane ini lagi-lagi adalah sebuah meta bagi kultur ’80-an. Sedikit punya kesamaan elemen dan referensi ke ‘Argo’ meski dalam tema sangat bertolak belakang, you would never felt that much fun in your cinematic experience this year. Semua sisi yang ada dalam ‘Ted’, hanya punya satu terjemahan. The true meaning of hilarious!

  1. AMOUR

BM 7

Mungkin ada banyak sekali extreme lovestories, tapi apa yang ditampilkan Michael Haneke bersama dua aktornya dalam ‘Amour’, especially aktris Perancis senior Emanuelle Riva, adalah sesuatu yang luarbiasa. Ini memang segmental, tapi percayalah. Tanpa perlu sinematografi kelewat cantik, set yang berpindah kemana-mana, atau bantuan unsur lain termasuk skoring untuk penekanan emosinya, tiap detik longshots itu berjalan mengikuti dua wajah renta yang ada di layar, penerjemahan romantisasi tak biasa-nya hanya ada satu. Sesuai judulnya. Cinta. You won’t cry a single tears. But in Haneke’s style, bisa merasa tercekik setengah mati.

  1. LINCOLN

BM 8

Top billed casts. First class performances. Captivating visuals. Heartfelt scoring. Behind a true history of long hard journey on human rights. Pop atau serius, Steven Spielberg memang tak pernah main-main menggarap sebuah karya. You got my vote. And might be, everyone’s vote.

  1. LIFE OF PI

BM 9

Filosofi mendalam yang dituangkan bak sebuah lukisan cantik. Groundbreaking technique of movie making, yang membuktikan perkiraan awal bahwa novelnya tak akan bisa difilmkan. This is Ang Lee’s best achievement in his directing carreer.

  1. SKYFALL

BM 10

So, siapa bilang sebuah franchise berusia puluhan tahun pun tak bisa mengambil konsep meta? ‘Skyfall’, franchise James Bond ke-23 sekaligus untuk merayakan ultah ke -50nya, dengan berani mengambil konsep itu dalam melanjutkan re-metamorfosis karakter itu terhadap referensi-referensi franchise-nya sendiri. And the result, dari seorang Sam Mendes yang awalnya diragukan bisa tahu seluk-beluk Bond secara mendalam, this is one of the best James Bond ever made.

  1. WARRIORS OF THE RAINBOW (SEEDIQ BALE)

BM 11

Produced by John Woo, this is Taiwanese Cinema at their best. Drama epik historikal tentang Insiden Wushe, dari suku Seediq yang terisolasi di Gunung Qilai, Taiwan, melawan kolonialisme kejam kekaisaran Jepang. Penggarapan sutradara Wei Te Sheng hadir dengan detil luarbiasa termasuk ke pengenalan bahasa mereka yang unik, aktor utama Lin Ching-Tai aka Nolay Pihu, aktor non profesional yang berdarah asli sukunya hingga adegan-adegan perang kolosal. Dirilis dalam dua versi, 4,5 jam dalam dua bagian untuk peredaran domestik dan 150 menit  international version. More than a war movie, this human story will haunt you long after the film’s over.

  1. CLOUD ATLAS

BM 12

Lagi sebuah filosofi humanis mendalam yang seakan mustahil buat bisa divisualisasikan. Produksi Jerman dengan sutradara keroyokan, ‘The Matrix’s Wachowski Brothers and ‘Run Lola Run’s Tom Twyker di enam segmen yang di-interwoven dengan keunikan visual tak diduga. The Butterfly Effect on humanism, and a straight state of the art!

  1. KAHAANI

BM 13

Dari sinema Bollywood, inilah thriller yang mengobarkan trend neo-noir di perfilman negaranya. Plotnya kelihatan biasa, but the twist, will make you jump off your seats. Setelah ‘Dirty Pictures‘, Vidya Balan lagi-lagi menampilkan akting remarkable-nya dibalik tampilan tak biasa aktris-aktris Bollywood yang lebih mengedepankan fisik. Aktor-aktor pendukungnya yang bukan juga aktor terkenal juga menampilkan akting bagus mereka. One of Bollywood’s best, and also rarest.

  1. BEASTS OF THE SOUTHERN WILD

BM 14

Satu lagi film dengan kekuatan visual yang begitu kuat sebagai debut dari Benh Zeitlin yang sebelumnya dikenal sebagai independent film maker dan seorang animator. Adaptasi dari ‘One-Act PlayLucy Alibar, ‘Juicy And Delicious’, tentang serangan badai hebat di Louisiana Bayou dari kacamata fantasi seorang anak perempuan sebuah suku terisolasi disana (Quvenzhané Wallis). But more than just visuals, the most gripping one is a father-daughter relationship, yang tergelar dengan sangat menyentuh oleh akting natural pemerannya.

  1. ROCK OF AGES

BM 15

Forget what most critics said. A 80s glam-rock music meta, from the famous play (Oh yes, ini jauh sebelum ‘Glee’), goes into film just as expected. Top notch casts, singing too, Tom Cruise yang tampil brutal, wild, sekaligus memamerkan suara melengkingnya, and mostly, 80s glam rock songs. Musikal, belum pernah tampil seasyik dan se-nyeleneh ini. Hit Me With Your Best Shot. And they just did.

And The Rest Of Last Year’s Best :

~ by danieldokter on December 30, 2012.

One Response to “MY 2012’S LIST OF 15 BEST MOVIES”

  1. […] AMOUR – Margaret Ménégoz, Stefan Arndt, Veit Heiduschka, and Michael Katz […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: