BROKEN CITY : A THRILLER WITH BROKEN STITCHES

BROKEN CITY

Sutradara : Allen Hughes

Produksi : Regency Entertainment, Emmett/Furla Films, 20th Century Fox, 2013

BC1

            Here it goes. A pure thriller, sebagai genre yang tak pernah mati di tengah trend lain. Mark Wahlberg. Russell Crowe. A bunch of other big names. And Allen Hughes. Buat yang kenal siapa dia, Allen yang selama ini lebih dikenal sebagai a part of Hughes Brothers bersama Albert, kembarannya, sudah menghasilkan ‘Menace II Society’, ‘Dead Presidents’, ‘From Hell’ dan ‘Book Of Eli’. Filmografinya memang minim, tapi semuanya memperoleh status bagus dari kritikus. So, ini pastinya menghadirkan kolaborasi yang lumayan menarik, walaupun dari trailer-nya punya premis yang sangat klise buat sebuah thriller. As we’ve already seen, it’s Crowe as a powerful bad mayor hired Wahlberg to investigate his cheating wife, played by Catherine Zeta-Jones. At least, dari dua nama pemeran utama yang punya status superstar itu, yang baru pertama kali ini tampil bersama dalam satu film.

BC2

            Sejak insiden yang membuatnya diadili dalam pembunuhan seorang pemerkosa yang punya hubungan dengan kekasihnya, Detektif NYPD Billy Taggart (Mark Wahlberg) meninggalkan profesinya setelah atasannya, Kapten Fairbanks (Jeffrey Wright) dan walikota Nicholas Hostetler (Russell Crowe) melenyapkan bukti demi menyematkan status pahlawan pada Taggart. 7 tahun kemudian, Taggart yang melanjutkan hidup sebagai seorang detektif swasta kembali dipanggil Hostetler untuk menyelidiki perselingkuhan istrinya, Cathleen (Catherine Zeta-Jones) dengan Paul Andrews (Kyle Chandler), manajer kampanye Jack Valliant (Barry Pepper), saingan Hostetler dalam pemilihan berikutnya. Taggart yang tengah berada dalam kesulitan finansial, tak sanggup menggaji sekretarisnya yang setia, Katy Bradshaw (Alona Tal) sekaligus punya masalah dengan karir film sang kekasih, Natalie Barrows (Natalie Martinez), ia pun menyanggupi permintaan Hostetler. Tapi tak lama, Taggart kemudian mengetahui bahwa Cathleen sudah mengendus penyelidikan suaminya dan tak lama setelah mengingatkan Taggart, Andrews ditemukan tewas terbunuh. Menyadari dirinya terjebak dalam permainan politik dibalik sebuah proyek penting yang melibatkan kampanye kotor Hostetler, Taggart terpaksa kembali bekerja sama dengan Fairbanks demi membongkar kebusukan Hostetler. Tapi bukan berarti ia tak punya resiko atas kejahatannya terdahulu.

BC4

            Not much like the trailer, ‘Broken City’ memang menyimpan premis lebih dari sekedar seorang detektif dalam investigasi perselingkuhan istri walikota. Dan skrip yang ditulis Brian Tucker juga awalnya cukup rapi mendistraksi penontonnya ke konklusi lain dalam menyuguhkan sebuah tema political crime thriller. Karakter-karakter sampingannya, walau sebagian sangat terbatas termasuk Catherine Zeta-Jones, cukup  membuat Hughes bisa leluasa menempatkan nama-nama lain yang cukup dikenal sebagai daya jual lebihnya. Ada Jeffrey Wright, aktor dan sutradara senior Griffin Dunne, Barry Pepper, Kyle Chandler dan aktor potensial yang sayangnya gagal mengembangkan karirnya, Justin Chambers, yang sempat menarik perhatian lewat ‘The Wedding Planner’ dan satu-satunya peran utama sebagai D’Artagnan dalam ‘The Musketeers’ (Peter Hyams, 2001), versi mash-up kisah klasiknya dengan taste kung-fu ala Tsui Hark. Dua pemeran wanitanya juga mampu jadi jualan cukup menarik, Alona Tal, aktris/penyanyi Israel yang selama ini banyak berkiprah di film-film televisi terkenal dan Natalie Martinez.

BC3

            Sayangnya, berkembang ke paruh kedua, Tucker tak mampu mempertahankan pace-nya. Bukan lantas jadi sama sekali tak bagus, namun jahitan dalam skrip itu terasa makin mengaburkan motivasi karakter-karakternya di tengah usaha Tucker membangun sisi politis ke dalam plot thriller-nya. Masih meninggalkan jejak-jejak klise di dalamnya, Tucker justru mencoba kelihatan lebih pintar namun terjebak dalam formula-formula kilse lainnya.  Selain menurunkan intensitas ketegangan yang sudah terbangun baik sejak awal, konklusi yang dihadirkan juga terkesan kelewat digampang-gampangkan. Less thrilled and formulaic.

_MG_4399.CR2

            But however, interaksi akting Wahlberg dan Crowe, juga sulit untuk diabaikan begitu saja. Meski lagi-lagi skrip kurang kuat itu mengurangi kesempatan keduanya untuk bisa lebih intens lagi saling beradu, and even we knew this is never having the award quality, Wahlberg dan Crowe, bersama susunan cast lainnya tetap bisa membuat ‘Broken City’ jadi sebuah thriller yang cukup menarik buat disaksikan. So, ‘Broken City’ memang tak pernah sekalipun terasa spesial, namun juga bukan jadi film yang sama sekali jelek hingga tak layak buat disimak. It’s just a thriller with broken stitches, dengan daya jual yang masih tergolong lumayan. (dan)

BC7

~ by danieldokter on March 10, 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: