IP MAN : THE FINAL FIGHT (叶问:终极一战) : JUST A SMALL COMPANION TO THE LEGEND

IP MAN : THE FINAL FIGHT (叶问:终极一战)

Sutradara : Herman Yau

Produksi : Emperor Motion Pictures, Pegasus Taihe Entertainment, 2013

IFF7

            Sejak sutradara Wilson Yip membesut biopik ‘Ip Man’ yang dibintangi Donnie Yen tahun 2008, nama ini melesat jadi sebuah komoditas yang seakan tak habis-habisnya diangkat ke layar lebar sinema Hong Kong. Dikenal sebagai salah seorang pionir beladiri Wing Chun sekaligus juga suhu-nya Bruce Lee, Ip Man/Yip Man memang mewariskan seni beladiri yang masih begitu populer hingga sekarang, termasuk satu yang jadi basis koreografi Donnie Yen sejak lama di film-filmnya. Kisah hidupnya melewati berbagai gejolak politik dibalik imperialisme Jepang dalam mempopulerkan Wing Chun memang sangat menarik, dan beruntung mereka masih punya pewaris sekaligus anak sulungnya, Ip Chun sebagai konsultan, yang masih sehat menikmati masa tuanya setelah mewujudkan mimpi ayahnya mendirikan Asosiasi Wing Chun Martial Arts. Versi Donnie Yen memang belum lagi berlanjut, namun sejumlah versi lain beruntun datang, dari ‘Ip Man : The Legend Is Born’ yang menyorot masa mudanya, serta yang baru saja kita saksikan, ‘The Grandmaster’ dari sutradara arthouse Cina, Wong Kar-Wai. Meski masing-masing punya detil penelusuran historikal yang agak berbeda, kadang juga dicampur subplot-subplot fiktif, tiap filmnya punya penekanan tersendiri untuk menyampaikan hiburannya sebagai tontonan yang tetap menonjolkan Wing Chun sebagai martial arts, dan tentu saja sisi human story yang tak pernah ketinggalan.

IFF3jpg

            ‘Ip Man : The Final Fight’ lebih merupakan companion lanjutan dari ‘Ip Man : The Legend Is Born’ yang sama-sama dibesut sutradara Herman Yau. Produsernya, Checkley Sin, yang menggagas plot dan kemudian ditulis menjadi skrip oleh Erica Li, adalah salah satu murid Ip Chun. Satu hal paling menarik adalah sosok Ip Man yang kali ini diperankan oleh aktor senior Anthony Wong yang sama sekali tak punya dasar ilmu bela diri. Begitupun, Wong mempersiapkan perannya dengan mempelajari gerakan-gerakan dasar Wing Chun dibawah bimbingan Checkley Sin (juga sebagai salah satu action choreographer) dan Ip Chun yang selain sebagai konsultan juga kembali muncul sebagai cameo disini. Set era kolonial Hong Kong awal ‘50an-nya pun dibangun di sebuah studio di daerah asal Ip Man, Foshan dengan kecermatan cukup tinggi.

IFF2

            Di usianya yang ke -56, Ip Man (Anthony Wong) hijrah dari Foshan ke Hong Kong untuk mengembangkan sekolah Wing Chun-nya. Meninggalkan istrinya, Cheung Wing-Sing (Anita Yuen) dan putranya Ip Chun yang masih bersekolah, Ip Man yang mulai menderita gangguan lambung mendirikan perguruan di lantai atas sebuah gedung asosiasi hotel. Murid-murid barunya pun bermunculan dari berbagai kalangan, ada Tang Shing (Jordan Chan), Chan Sei-mui (Gillian Chung), Leung Sheung (Timmy Hung), Wong Tung (Marvel Chow) dan Lee King (Jiang Luxia) diantaranya. Wing-sing sempat menyusul Ip Man namun terpaksa kembali lagi ke Foshan untuk mempersiapkan perkuliahan Ip Chun. Didampingi murid-muridnya serta seorang penyanyi jalanan, Jenny (Zhu Chouchou) yang sangat berterima kasih pada Ip Man yang menyelamatkannya, Ip Man harus berhadapan dengan gangster-gangster jalanan dari kawasan Walled City dengan pimpinannya, Dragon (Hung Yan Yan) yang memanipulasi Wong Tung sebagai petarung underground.

IFF5

            Berbeda dengan film-film Ip Man sebelumnya, ‘Ip Man : The Final Fight’ yang memang ber-setting di masa tua Ip Man lebih menyorot hubungan Ip Man dengan murid-muridnya yang masing-masing mendapat porsi cukup besar dalam plot-nya ; dari kiprah mereka dalam gejolak politik hingga interaksi-interaksi pribadinya, berikut juga karakter Jenny dalam romantic relationship-nya dengan Ip Man yang kabarnya adalah karakter fiktif. Thus, berbeda dari ‘Ip Man : The Legend Is Born’, walau masih memuat beberapa adegan martial arts cukup seru termasuk sparring fight komikal antara Ip Man dengan guru silat saingan sekolah Wing Chun-nya yang diperankan oleh Eric Tsang, underground fights hingga duel klimaks Ip Man vs. Dragon, ‘The Final Fight’ lebih kental dalam sisi dramatisasinya. Penulis skrip Erica Li terlihat cukup cerdas mengalihkan konflik pasca imperialisme dan Perang Dunia II di Hong Kong ke arah masalah sosial para buruh, ada sedikit subplot tentang Ip Man dan Ip Chun dewasa (Zhang Songwen) dan sosok Bruce Lee yang selalu jadi highlight menarik kini dimunculkan lebih sebagai pembuka dan mengakhiri plot-nya. Sayang pemeran Bruce Lee yang terpilih tak mampu menerjemahkan sosoknya yang ikonik itu.

IFF6

            Anthony Wong yang terkenal sebagai aktor serba bisa, bahkan satu yang tetap konstan ketika sinema mereka sedang berada dalam keadaan terpuruk setengah mati di medio ke akhir ‘90an, jelas memerankan Ip Man dengan baik. Tak hanya dalam adegan-adegan drama-nya, Wong juga meng-handle adegan pertarungannya dengan cukup baik meskipun kadang terlihat dibantu trik dan stuntman. Di porsi pendukungnya, Gillian Chung dan Jordan Chan yang sudah lebih dulu dikenal bersama aktris senior Anita Yuen mungkin agak tertinggal di belakang, namun Timmy Hung (anak sulung Sammo Hung), Marvel Chow, Jiang Luxia yang tampil sebagai Lee King si cewek jagoan dan Zhu Chouchou yang memerankan Jenny cukup mencuri perhatian dibalik karakter-karakter mereka.

IFF4

            So yes, ‘Ip Man : The Final Fight’ tentu bukan sekedar rip-off-rip-off aji mumpung tentang nama yang sudah jadi legenda Wing Chun ini. Walau adegan fight-nya cukup terbatas, dramatisasi dan production values-nya tertata dengan baik. Tampilan keseluruhannya malah jauh lebih bagus dari ‘Ip Man : The Legend Is Born’ yang sedikit berantakan menyusun plot-nya, namun dibandingkan dengan versi Wilson Yip yang punya kekuatan Donnie Yen ataupun ‘The Grandmaster’-nya Wong Kar-Wai yang memang serba grande walaupun dianggap membosankan bagi banyak penyuka mainstream itu, this version looks just like a small companion to the others. (dan)

~ by danieldokter on April 23, 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: