WHITE HOUSE DOWN : A RIDICULOUSLY FUN ROLLERCOASTER RIDE

WHITE HOUSE DOWN

Sutradara : Roland Emmerich

Produksi : Centropolis Entertainment, Columbia Pictures, 2013

WHD11

            Ketimbang produk-produk rip-off atau common templates, kasus curi-curi ide antar studio di Hollywood memang lebih menarik buat diperbandingkan. Tak hanya biasanya berebut waktu rilis hampir bersamaan dengan skala produksi paling tidak hampir seimbang, pilihannya juga kebanyakan datang di peak season peredaran film sebagai blockbusters. Judulnya sudah jelas mengarah ke pengertian sama meski menggunakan kata-kata berbeda. Dengan deretan nama-nama tak sembarangan pula. Tahun ini, ‘Olympus Has Fallen’ sudah mendahului ‘White House Down’. Sama-sama mengetengahkan White House takeover oleh sekelompok teroris, dengan karakter utama ‘the right man at a wrong place in a wrong time’. Like ‘Die Hardbut in White House dan bersama Presiden-nya. Bagus atau tidak, nilai tertinggi dari dua produk serupa tapi tak sama ini jelas ada di comparison-nya. Siapa yang lebih baik, both in audience or box office receptions. Beredar lebih dulu, ‘Olympus Has Fallen’ mungkin sudah menggaris kekuatannya sebagai ancaman serius bagi Sony, tapi jangan lupa. Despite the cast yang juga terlihat sebanding, ada nama Roland Emmerich sebagai penggagas ‘White House Down’.

WHD1

            Di tengah kontroversi terhadap putusan James Sawyer (Jamie Foxx), Presiden baru AS yang menarik pasukannya dari Timur Tengah, John Cale (Channing Tatum), seorang polisi pengaman ketua House Of Representative, Eli Raphelson (Richard Jenkins), sebenarnya tetap mendambakan jabatan lebih baik sebagai Secret Service bagi Presiden demi hubungan yang lebih baik dengan putrinya, Emily (Joey King). Sayangnya, Carol Finnerty (Maggie Gyllenhaal), mantan rekan kuliahnya yang kini bertugas di rekrutmen itu menolak lamarannya. Cale yang hanya bisa membawa Emily dalam sebuah tour di White House tak menyangka bahwa hari itu bakal jadi hari terburuknya saat serangan dari sekelompok prajurit bayaran dibawah pimpinan Emil Stenz (Jason Clarke) yang ingin meluncurkan nuklir bersama hacker Skip Tyler (Jimmi Simpson), bukan hanya menempatkan White House, kepemimpinan Sawyer dibalik konspirasi orang-orang dalam sekaligus perdamaian dunia dalam resiko terbesarnya, but most of all, Emily yang terpisah dari Cale diantara para sandera.

WHD6

            Ah ya. Jelas tak ada yang spesial dengan plot ‘the right man  at a wrong place in the wrong time’ itu. We’ve seen it more than a thousand of times. But mostly, dalam pertarungannya dengan ‘Olympus Has Fallen’ yang sebenarnya jauh lebih serius meskipun sama-sama bertabur boom-bang scenes ala blockbuster itu, usaha Emmerich bersama penulis skrip James Vanderbilt (‘The Losers’, ‘The Amazing Spider-Man’) tampil dengan sisi corny luarbiasa bak film-film aksi tahun ’80-‘90an justru menemukan jalannya sendiri. Tampilan aksi spektakulernya mungkin cukup seimbang, tapi bangunan karakterisasi dan pace-nya digagas secara berbeda dengan ‘Olympus’ dengan sisi lebih dan kurang dalam perbandingan keduanya. Selagi Antoine Fuqua lebih dikenal sebagai sutradara serius sudah menunjukkan usahanya menggarap aksi spektakuler dalam ‘Olympus’, Roland Emmerich mendobrak batasan-batasan itu tanpa kompromi, sama seperti rata-rata filmnya yang lain.

WHD10

            At its hero’s motivation, ‘White House Down’ terasa lebih unggul dengan skrip Vanderbilt yang menempatkan father to daughter relationship di tengah-tengah bombardir action-nya. Mungkin sadar bahwa Channing Tatum tak akan bisa mengimbangi Gerald Butler yang jauh lebih gahar dalam sosok action hero-nya, sempalan dramatisasi ini jadi muncul dengan pas dibalik ekspresi serba salah Tatum yang sudah sering kita saksikan di film-filmnya, dengan akting Joey King sebagai Emily yang juga cukup baik. Teknisnya juga meninggalkan ‘Olympus’ yang diproduksi studio lebih kecil jauh di belakang di tengah faktor disastrous yang berimbang. Sementara ‘Olympus’ merembet ke penghancuran monumen, ‘White House Down’ punya sisi aerial action yang cukup seru dari plot wakil presiden Alvin Hammond (diperankan Michael Murphy) di Air Force One.

WHD3

            Sosok Jamie Foxx sebagai Presiden AS yang dicemooh banyak orang sebagai miscast juga tertutupi dengan bangunan karakternya yang taktis. Ia mungkin tak sehebat Aaron Eckhart di ‘Olympus’, itu jelas, tapi dalam menaikkan fun factor-nya, karakter Sawyer tanpa bisa dipungkiri adalah salah satu highlight penting dalam ‘White House Down’. Sementara dalam deretan cast pendukungnya, ‘White House Down’ mungkin memang tak sekuat ‘Olympus’. Ia tak punya Morgan Freeman, Melissa Leo, Radha Mitchell, Angela Bassett, Dylan McDermott, Robert Forster hingga Ashley Judd yang muncul sekilas tapi cukup menarik dalam film garapan Antoine Fuqua itu. But here, anyway, we have James Woods dan Richard Jenkins yang tak kalah seniornya, dalam akting yang menunjukkan senioritas itu, bersama Jason Clarke sebagai villain yang lebih tangguh beserta tampilan pasukan yang terlihat lebih sangar. Ada Falk Hentschel dari ‘Street Dance 2’ yang jadi saingan ‘Step Up’ bagi Tatum, diantaranya, dan Maggie GyllenhaalRachelle Lafevre di porsi pemeran wanitanya.

WHD7

            Lantas, inilah perbandingan yang lebih krusial. 30 menit awal ‘White House Down’ yang punya durasi mungkin tak punya pace se-kencang ‘Olympus’, itu benar. But right from there, dengan sempalan dialog-dialog corny yang malah memancing komedi sudah nyaris seperti parodi,  rollercoaster ride yang ditawarkan Emmerich dalam ‘White House Down’ justru jadi jauh lebih menyenangkan sebagai tontonan hiburan. Menyampingkan logika, luarbiasa brainless, tapi justru melaju sekencang-kencangnya tanpa jeda hingga menit-menit terakhirnya, melebihi excitement yang dimiliki ‘Olympus Has Fallen’. Scoring dari Harald Kloser dan Thomas Wanker juga turut membantu membangun emosinya secara lebih baik.

WHD2

            Then what’s left is the rest. Apa yang diinginkan para penontonnya dalam menikmati template nyaris sama dibalik dua film yang berbeda? All’s up to each of you, but I won’t say one is better than others. That in many different ways, apa yang sudah dicapai ‘White House Down’ dan ‘Olympus Has Fallen’ dalam pertarungan mereka nyaris sama unggul, itu betul. Tak seperti ‘Dante’s PeakvsVolcano’, ‘Robin Hood : Prince Of ThievesvsRobin Hood’ 1991, ‘1492 : Conquest Of ParadisevsChristopher Columbus : The Discovery’ ataupun ‘Independence DayvsMars Attacks!’ dibalik seabrek kasus yang sama di Hollywood, dimana kita dengan mudah bisa memilih mana yang lebih baik, dua film ini hampir mirip seperti ‘Deep ImpactvsArmageddon’ yang terasa sama kuat dibalik pendekatan yang berbeda. Being so dumb, it’s fun, ini adalah sebuah brainless boom-bang yang dipenuhi Emmerichs signature. A ridiculously fun rollercoaster ride! (dan)

WHD5

~ by danieldokter on July 1, 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: