R.I.P.D. : THIS SUMMER’S ‘OOPS’ MOMENT

R.I.P.D.

Sutradara : Robert Schwentke

Produksi : Original Film, Relativity Media, Dark Horse Entertainment, Universal Pictures, 2013

RIPD11 

            Here’s a little overview. Okay, as comic book series, ‘R.I.P.D. : Rest In Peace Department’ besutan Peter M. Lenkov dari Dark Horse memang tak se-well known produk mereka yang lain. Tapi tetap saja, sebuah source komik bergenre supernatural fantasy yang penuh aksi, jelas hampir sama kuat dengan adaptasi-adaptasi superhero. Selain nama Neal H. Moritz di produksi dan Robert Schwentke (‘The Time Traveller’s Wife’, ‘Flightplan’ dan ‘Red‘) di penyutradaraan, cast-nya juga tak main-main. Ada aktor peraih Academy Award Jeff Bridges dan Ryan Reynolds di main cast-nya, serta Kevin Bacon as the villain. Skala produksi untuk menggarap special effects lengkap dengan post converted 3D-nya pun bukan sembarangan, berikut bujet untuk pemasaran yang merangkap prekuel animasi, comic miniseries berjudul ‘City Of The Damned’ hingga official videogames. So, what could go wrong?

RIPD8

            Kenyataannya, ‘R.I.P.D.’ ternyata menjadi one of the biggest bombs in the box office this summer. Malah dibanding ‘The Lone Ranger’ yang resepsi dan review-review-nya masih tergolong beragam, yang satu ini bisa dibilang universally bad. Well, masing-masing orang sampai pengamat mungkin punya pandangan berbeda terhadap penyebabnya, but in this movie industry, sometimes, shit happens. Now let’s go to the plot.

RIPD3

            CrossingsGhost’, ‘Men In Black’ and ‘Ghostbusters’, detektif Boston Police Department Nick Walker (Ryan Reynolds) tak pernah menyangka kalau partner sekaligus sahabatnya, detektif Bobby Hayes (Kevin Bacon) tega mengkhianatinya dalam sebuah kasus emas barang bukti dibalik penggerebekan narkoba yang mereka lakukan. Dalam seketika, Tanpa sempat berpamitan dengan istrinya, Julia (Stephanie Szostak), Nick mendapati dirinya direkrut oleh Mildred Proctor (Mary-Louise Parker), direktur divisi Boston untuk R.I.P.D. (Rest In Peace Department), agensi di akhirat yang merekrut petugas polisi korban kejahatan untuk menangkap ‘Deados’, roh-roh yang gagal diberangkatkan dan masih terus mengganggu ketenangan di bumi. Ia dipasangkan dengan Roy Pulsipher (Jeff Bridges), U.S. Marshal eksentrik dari era Old West 1800-an. Mereka pun dikirim kembali ke bumi dimana Nick kemudian menyadari para petugas R.I.P.D. menempati avatar berbeda dengan sosok mereka. Bagi persepsi manusia, Nick berwujud lelaki Chinese tua, Jerry Chen (James Hong), sementara Roy menempati avatar wanita seksi Opal Pavlenko (Victoria’s Secret’s Marissa Miller), tapi ia toh tak bisa berbuat apa-apa. Kini mengetahui keselamatan Julia berada dalam ancaman Hayes yang juga bukan seperti yang dikenalnya selama ini, dengan emas barang bukti yang ternyata merupakan komponen Staff of Jericho, device mistikal yang diinginkan Hayes untuk melepaskan arwah-arwah kembali ke bumi, Nick dan Roy pun harus mati-matian menghentikan Hayes sekaligus menyelamatkan bumi.

RIPD9

            Sebagai summer blockbuster yang menjual aksi dan efek sebagai modal utamanya, tak ada yang salah dengan departemen teknisnya. Sinematografi Alwin Küchler (‘Hanna’, ‘Sunshine’, ‘Marley’), visual efek besutan Rhythm & Hues, Image Engine dan Stereo D, desain produksi dan set serta makeup effects para ‘Deados’-nya tampil dengan treatment sesuai bujet gede-nya. Scoring dari Christophe Beck juga bekerja dengan cukup baik di sepanjang filmnya, dan yang terpenting, cast-nya masih menyisakan tampilan yang asyik untuk film-film berkelas summer popcorns seperti ini. Jelas tak ada yang menyangsikan Jeff Bridges beraksi dengan dua pistol di tangan bak seorang Old West U.S. Marshal di tengah-tengah set supernatural fantasy itu, persis seperti apa yang dilakukannya di ‘True Grit’ atau ‘Wild Bill’, meski terlihat semakin sulit menyembunyikan guratan penuaan dibalik tampilan brewokannya. Ryan Reynolds tetap Ryan Reynolds seperti biasa dalam karakterisasi di film-film seperti ini tanpa pernah kehilangan daya jualnya, Miller dan Szostak cukup bagus sebagai daya tarik lain dan masih ada Robert Knepper and mostly Kevin Bacon di barisan villain-nya.

RIPD2

            But the rest is unfortunately full of flaws, where you’ll see the flops are potentially coming from every sides. Hal terparah ada pada chemistry mentah Bridges dengan Reynolds yang justru diperlukan dalam bangunan komedi sebagai hampir separuh elemen bangunannya. Joke-joke yang dilempar penulis skrip Phil Hay dan Matt Manfredi ke dalam dialog-dialog-nya jadi terasa garing bukan main. Padahal dalam konteks mengisi subplot unlikely avatars yang masing-masing diperankan dengan kekonyolan komikal oleh James Hong dan model Victoria’s Secret Marissa Miller, meski ini terasa absurd and visually a bit too much, sebagian kecil tetap berpotensi mengundang tawa bahkan terasa sekali mereka jadikan added recipe jagoan untuk membedakan ‘R.I.P.D.’ dari film-film sejenis. The result, added values itu malah terbuang percuma. Mostly laid just like a failed jokes.

RIPD1

            Hal kedua ada pada kegagalannya membangun dramatisasi yang sudah dimulai sejak scene pembuka dengan romantic dialogues yang juga digelar cukup verbal. What happened inGhost’ dengan scene-scene-nya yang begitu fenomenal tentang pasangan yang terpaksa dipisahkan oleh dimensi berbeda seharusnya bisa membawa intensitas dramatisasi ke klimaks yang lebih intens dari sekedar apa yang kita saksikan dan nyatanya lewat begitu saja.

RIPD5

            So that’s it. ‘R.I.P.D.’ jelas masih menyisakan beberapa elemen yang asyik dalam bangunannya. As a summer blockbuster, there are still gun-battles, loud actions and nice visual effects behind its digital monsters showdown to cheer you up with excitements. Tapi dua sisi kegagalannya membawa sempalan komedi dan dramatisasi sebagai bagian penting dari keseluruhan plot-nya sekaligus bumbu yang sebenarnya sangat penting ter-handle dengan baik di adaptasi-adaptasi seperti ini, juga berdampak ke keseluruhan filmnya. Being a potential comic adaptation that ruined by lack of chemistry and a bit too much jokes, ‘R.I.P.D.is one of this summer’s biggest ‘oops’ moment.  Sayang sekali. (dan)

RIPD7

~ by danieldokter on August 30, 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: