METALLICA : THROUGH THE NEVER ; A KICK-ASS DOSE OF METAL MADNESS

METALLICA : THROUGH THE NEVER

Sutradara : Nimród Antal

Produksi : Blackened Recordings, Picturehouse, 2013

MET_NEVER_Poster_071113_RGB_FPO_B 

            Being a fan or not, pendengar musik metal pasti mengenal Metallica. To the genre itself, heavy metal, thrash metal atau apapun Anda menyebutnya, walau tahun-tahun belakangan band ini sudah tak secadas masa-masa awal karir mereka dulu, Metallica has grown as its icon. Formed since 1981 atas prakarsa drummer-nya, Lars Ulrich dengan personil pertama James Hetfield, band ini sudah menempuh perjalanan panjang dalam karir raksasanya. Dari perseteruan mereka dengan first lead guitarist Dave Mustaine yang lantas membentuk raksasa metal lain, Megadeth, diikuti bergabungnya gitaris Kirk Hammett, kematian bassist Cliff Burton sebelum Jason Newsted yang paling lengket dengan band ini keluar di tahun 2001 dan digantikan Robert Trujillo dari Suicidal Tendencies, Metalllica sudah merilis 9 album studio, 4 album live, 25 videoklip dan hampir 40 single. Tak hanya itu, mereka juga memenangkan 9 Grammy Awards dengan penjualan multi-platinum diatas 100 juta album di seluruh dunia, sebelum akhirnya membentuk label independen Blackened Recordings tahun lalu untuk mendapatkan kembali rights ke semua album studio mereka.

MTTN6

            Setelah ‘Some Kind Of Monsters’ (2004) yang dirilis secara limited, here’s their bigger full-length rockumentary, yang juga dikemas dalam versi 3D dan IMAX 3D. Dibandrol judul ‘Through The Never’ dari lagu dalam self titled akaThe Black Album’ di tahun 1991, concert movie yang digagas oleh Metallica bersama sutradara Hungaria-Amerika Nimród Antal (‘Vacancy’, ‘Predators’) untuk memperingati 27 tahun meninggalnya former bassist Cliff Burton ini memang sedikit berbeda. In the concert movie subgenre, rock atau metal memang punya idealisme tersendiri yang berbeda dengan genre pop. Selagi pop concert movie cenderung mementingkan segmentasi lebih bagi penonton di luar fans dengan kisah-kisah sukses artis atau band-nya, rockumentary lebih sering menyorot studio rehearsals, behind or off the stage interviews untuk berjalan beriringan bersama concert footage fragments-nya. Tapi ‘Through The Never’ punya konsep beda lagi.

MTTN1

            Mungkin tak mau mengulang style dokumenter ‘Some Kind Of Monsters’ yang membahas pembuatan album ‘St. Anger’ dengan konflik-konflik internnya, ‘Through The Never’ tampil secara filmis lebih mirip sebuah video klip panjang dari 16 hit singles mereka sekaligus. Dari ‘Creeping Death’, ‘For Whom The Bell Tolls’, ‘Ride The Lightning’, ‘One’, ‘Wherever I May Roam’, ‘…And Justice For All’, ‘Master Of Puppets’, ‘Nothing Else Matters’, ‘Enter Sandman’ hingga first original song mereka ‘Hit The Lights’ diantaranya. Set in a concert and surreal fantasy parallel universe yang memasang aktor muda yang tengah menanjak, Dane DeHaan sebagai Trip, tour crew dalam misinya menjemput sebuah paket rahasia buat Metallica, dua dunia itu berjalan beriringan bersama attractive metal concert dipenuhi semua icon-icon dari perjalanan panjang karir band ini.

MTTN5

            Now take a deeper look. Tak hanya dengan parallel story dengan pameran visual effects dan stunts, 36 stage camera hasil kerja sinematografer Gyula Pados (some were flying high to create wonderful shots) di panggung megah berisi giant props underneath berikut fire and laser effects yang dirancang khusus oleh Mark Fisher (The Rolling Stones, Pink Floyd and many others) memakan hampir setengah dari keseluruhan bujetnya yang cukup gede bersama rekaman 4 konser mereka di Kanada, rasanya sudah cukup untuk membayangkan concert footage-nya akan seperti apa.

MTTN2

            Dan Antal memang tak main-main menyuguhkan rekaman konser itu. Walau mungkin icon-icon-nya akan hanya bisa dikenali oleh Metallica’s true fans, dari sederet memorable crosses dalam cover albumMaster Of Puppetsnow pops-up to live, ‘Metal Up Your Ass’ (the former album title forKill ‘Em All’) toilet lengkap dengan dagger-nya, berikut atraksi-atraksi dari banyak live concert mereka sebelumnya seperti justice statue  ikonik Doris dari ‘…And Justice For All’ setinggi 50 kaki yang diruntuhkan dan pyros galorefire shows dan stunt burning man, semua jadi highlight luarbiasa bersama close-up performance penuh skills masing-masing yang seakan mengambil sudut pandang para personilnya sendiri.

MTTN10

            Adegan paralel yang menampilkan Dane DeHaan dalam atmosfer surealis itu pun sebenarnya tak kalah impresif dibalik stunts dan visual effects-nya. Klimaks bagian ini bersama atraksi panggung yang dihadirkan secara meningkat juga sama bagusnya. Hanya saja, ketimbang membentuk intertwine blend dengan konsernya, koneksinya sedikit terasa pointless dibalik puitisasi adegan-adegannya. Bagi sebagian orang, ini bisa jadi sisi menarik, namun sebaliknya, bagi para die-hard fans, distraksinya bisa jadi terasa mengganggu keasyikan mereka menyaksikan satu-persatu performa bergantian personil kesayangannya secara sedikit berlebih. As Ulrich said, dua dunia yang dihadirkan dalam ‘Through The Never’ memang bukan untuk dimengerti tapi lebih untuk dirasakan. Menambah feel anarkis dari dentuman power metal yang mereka hadirkan. Makes you doin’ more headbangs.

MTTN4

            So be it. ‘Metallica : Through The Never’ memang sudah menghadirkan sebuah electrifying rockumentary yang luarbiasa megah dibalik penggarapan Antal yang sangat impresif. Bagi yang akrab dengan genre rockumentary, mostly heavy metals dan tak keberatan dengan segmentasinya, apalagi untuk para fans berat Metallica, this is absolutely a real treat. In many different treatments, a kick-ass dose of metal madness. But then again, speaking of idealism, ask yourself again. You’re not really a big fan bila hanya menunggu tampilnya ‘Enter Sandman’ dan ‘Nothing Else Matters’ dari era melembeknya gempuran metal Metallica di ‘The Black Album’, tanpa merasa resah bahwa satu hit terbesar yang sudah bertahun-tahun mereka tampilkan sebagai closing opus di konser-konsernya, ‘Seek And Destroy’ sama sekali tak hadir disini karena footage yang ada kabarnya tak sesuai dengan keinginan Ulrich dan rekan-rekannya. Oh hell! (dan)

MTTN9

 

~ by danieldokter on September 30, 2013.

One Response to “METALLICA : THROUGH THE NEVER ; A KICK-ASS DOSE OF METAL MADNESS”

  1. Reblogged this on doddokoplok's Blog.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: