GRAVITY : A SCI-FI THRILLER, A TRIBUTE, AND OVER THE MOON AMAZING EXPERIENCE

GRAVITY

Sutradara : Alfonso Cuarón

Produksi : Esperanto Filmoj, Heyday Films, Warner Bros, 2013

GR6 

            Welcome to the first season of Oscar race. Saatnya film-film dengan konten lebih dari sekedar hiburan bermunculan ke bioskop. Bersama ‘Prisoners’, ‘Rush’ ‘Lee Daniel’s The Butlerand some more, ‘Gravity’ yang sudah ditunggu-tunggu dengan eyepopping trailers dan rave reviews-nya, now hits your theatres. Datang dari Alfonso Cuarón, satu dari ‘The Three Amigos of Cinema’ selain Guillermo del Toro dan Alejandro González Iñárritu, ‘Gravity’ punya kekuatan ide dan eksekusi seperti film-film Cuarón sebelumnya. Dikembangkan sejak lama melalui development hell hingga bongkar pasang cast dari Angelina Jolie, Marion Cotillard, Scarlet Johannson dan Blake Lively, atas ide bersama Jonas Cuarón, putranya, secara unik mereka membawa kita pada sebuah claustrophobic adventure dengan set dan cast minim. Seperti berada di sebuah planetarium atau menyaksikan outer space IMAX documentary, only there’s a lot more. Lot more.

GR5

            And if you thought the series of trailers already spoil it all, trust me, you’re wrong. Dalam misi space shuttle pertamanya, pakar biomedik NASA Dr. Ryan Stone (Sandra Bullock) yang ditemani rekannya, astronot veteran Matt Kowalski (George Clooney) dan seorang teknisi harus berhadapan dengan badai debris hasil pecahan satelit Rusia yang mengalami tabrakan dan menghancurkan space station mereka. Terperangkap di tengah zero gravity dengan keterbatasan oksigen dan komunikasi ke Houston Mission Control yang terputus, satu-satunya harapan adalah menuju sebuah ISS (International Space Station), menggunakan modul Rusia Soyuz untuk menuju Chinese Station Tiangong yang mengorbit 300 km diatas permukaan bumi.

GR7

            Now here’s whyGravity’ menjadi tontonan sci-fi yang terasa begitu spesial. Bermain dengan simplicity di aspek penceritaannya, prosesnya jauh lebih sulit dari yang dipikirkan. Difilmkan secara digital di studio dengan production design berikut efek dan 3D yang tak main-main oleh Framestore dan Prime Focus, Cuarón berhasil menghadirkan atmosfer outer space klaustrofobik di tengah petualangan penuh suspense dengan intensitas menanjak tanpa sekalipun menyampingkan kekuatan visual dan keakuratan teknis dalam sebuah tontonan sci-fi. Dengan sinematografi Emmanuel Lubezki yang juga sudah beberapa kali bekerjasama dengan Cuarón, sound design Glenn Freemantle yang biasa bekerja di film-film Danny Boyle dan orchestral scoring dari Steven Price yang cantik sekaligus menekankan eerie feel di tengah deadspace itu, semua terasa begitu dekat hingga kita bisa merasakan ketakutan dalam set minimalis dari karakterisasi minimnya.

GR2

            Dan disini, Sandra Bullock membuktikan performanya sebagai pilihan paling tepat dari kandidat dalam proses bongkar pasang aktris dalam proses pembuatannya. George Clooney tetap seperti Clooney biasanya dan masih ada Ed Harris yang meminjamkan suaranya, namun Bullock, bermain dengan intensitas tinggi sebagai Dr. Ryan Stone, bahkan melebihi pencapaian tertingginya meraih Oscar dalam ‘The Blind Side’, ia berhasil menjalin komunikasi juara pada para penontonnya dibalik dominasi penampilannya yang nyaris sebagai solo character. Fell ultimately for her, we could sense fear, emotion, bahkan desahan nafas di atmosfer deadspace yang benar-benar bekerja menerjemahkan komunikasi itu. All comes as a terrifying story of survival, but also beauty beyond words in its visuals.

GR3

            But more than just that, hal paling menarik dari ‘Gravity’ dalam signature Cuarón yang agak mustahil juga membangun karyanya tanpa subtext apapun, this is a tribute to his and our first home. A person in everyone’s life called ‘mom’ yang juga termuat sebagai konklusi dedikasinya di akhir end creditsGravity’ dengan sebaris kalimat singkat namun tetap terasa menyentuh ‘A mi mamá, gracias’ (means ‘for my mother, thank you’) sekaligus juga di film-film Cuarón yang lain dari ‘A Little Princess’ ke ‘Children Of Men’. Cuarón obviously has a thing for this, sebagai rasa terimakasihnya pada sang Ibu yang mengenalkannya pada film, dan apa yang kita lihat dalam ‘Gravity’ punya simbolisasi ke banyak aspek seputar itu. Dari karakterisasi, dramatisasi dan dialog-dialog dalam storytelling ke shot-shot cantik yang punya metafora ke motherhood, birth and death dari fetal position, a bunch of strings that looks so much like umbilical chords termasuk bumi sebagai mother earth serta banyak simbolisasi lainnya. Dive deeper into it and trust me. Tanpa dramatisasi berlebih, Cuarón bisa sukses menyentuh sisi terdalam dari hati penontonnya di tengah ketakutan klaustrofobik yang ia hadirkan.

GR4

            So, inilah ‘Gravity’ dalam konsep luarbiasanya. A terrifying sci-fi thriller, a tribute sekaligus over the moon amazing cinematic experience, yang akan makin dahsyat bila dinikmati dalam format 3D, IMAX 3D atau gimmick motion 4DX. Truly one of the best sci-fi ever conceived in the history of motion pictures, this gravity will pull you through your deepest nerves. And see it only on the big screen. Luarbiasa! (dan)

~ by danieldokter on October 6, 2013.

7 Responses to “GRAVITY : A SCI-FI THRILLER, A TRIBUTE, AND OVER THE MOON AMAZING EXPERIENCE”

  1. Reblogged this on paulustheodore.

  2. Seperti biasa, review yang bagus dan jeli melihat apa yang tidak langsung ditangkap penonton awam. Homage ke ibu itu saya terlewat, karena yakin sekali nggak akan ada apapun setelah end credits. Satu lagi yang saya tangkap adalah eksplorasi agama dan faith di film ini, di saat Stone dan Kowalsky sama2 ‘talking blind’ ke Houston. Apa signifikasi kata2 tersebut selain jargo teknis NASA ? Saya anggap itu juga ada arti lain. Di saat Houston tidak bisa menjadi “pengarah” para astronot, mereka harus kembali ke diri sendiri…. Mungkin harus saya tonton 2 atau 3 kali lagi, tapi jelas, motif spiritual di film ini amat menarik.

  3. Setuju bgt, def best of the year. Nggak ada cacatnya. Jujur agak bimbang sih mau nyebut Gravity sci fi ato enggak, ada yg bilang iya ada yg bilang enggak.

  4. […]  2.      GRAVITY […]

  5. […] GRAVITY – Alfonso Cuarón and David Heyman, Producers […]

  6. […] GRAVITY – Alfonso Cuarón and David Heyman, Producers […]

  7. […] Gravity (US/2013, Alfonso Cuaron) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: