CLOUDY WITH A CHANCE OF MEATBALLS 2 : A FULL-FLAVOR ANIMATED SEQUEL

CLOUDY WITH A CHANCE OF MEATBALLS 2

Sutradara : Cody Cameron & Kris Pearn

Produksi : Sony Pictures Animation & Columbia Pictures, 2013

CWC6

            Dalam persaingan film animasi, Sony Pictures Animation memang belum pernah jadi sebesar DreamWorks, Pixar, bahkan divisi animasi Universal. Tapi ‘Cloudy With A Chance Of Meatballs’ (2009) adalah sebuah kesuksesan besar, itu semua pasti sudah tahu. Walau tak se-memorable itu, perolehan hampir 250 dolar US di pendapatan worldwide-nya, jelas layak buat diganjar sebuah sekuel layar lebar. Berlanjut dengan konten loosely based dari source yang juga dipakai film pertamanya, buku anak-anak berjudul sama besutan Judi & Ron Barrett, duo sutradara Phil Lord dan Chris Miller (’21 Jump Street’) kini hanya memberikan ide atas skrip yang ditulis oleh Jonathan Goldstein, John Francis Daley serta Erica Rivinoja. Cody Cameron, story artist dari instalmen pertama sekaligus voice actor yang sudah malang-melintang di film-film animasi, bersama Kris Pearn kini dipercaya menempati kursi sutradara. Cameron sebelumnya sudah pernah menyutradarai ‘Open Season 3’ yang dirilis langsung untuk home video.

CWC5

            Mungkin sadar bahwa ‘Cloudy With A Chance Of Meatballs’ tak banyak meninggalkan memori lekat ke karakternya selain tema disastrous hujan makanan yang unik, mereka menyambung sekuel ini tepat di titik mana Lord dan Miller menyelesaikan instalmen pertamanya. So there we met Flint Lockwood (Bill Hader) again, seorang ilmuwan muda ambisius penemu mesin super ‘Flint Lockwood Diatonic Super Mutating Dynamic Food’ (FLDSMDFR) yang keluar jalur hingga mengakibatkan bencana di film pertama. Setelah berhasil menghentikan badai makanan itu, seorang ilmuwan senior Chester V (disuarakan Will Forte yang kembali dengan karakter berbeda), CEO sebuah korporasi raksasa Live Corp yang dijadikan panutan oleh Flint ditugaskan untuk membersihkan Swallow Falls. Sementara penduduknya diungsikan ke sebuah kawasan kecil di California, tanpa disangka FLDSMDFR selamat dari ledakan dan kembali membuat ulah menghasilkan monster-monster makanan hidup. Dengan sebuah taktik, Flint bersama peliharaan setianya Steve The Monkey (Neil Patrick Harris) yang direkrut sebagai rookie di Live Corp ditugaskan kembali untuk melacak keberadaan FLDSMDFR. Untunglah ada kolega sekaligus kekasihnya, Samantha ‘Sam’ Sparks (Anna Faris) bersama rekan-rekan lamanya ; kameramen Manny (Benjamin Bratt), petugas polisi Earl Devereaux (Terry Crews ; menggantikan Mr. T di film pertama), dan ‘Chicken’ Brent (Andy Samberg) berikut Tim (James Caan), ayah Flint yang berkeras untuk ikut serta. Tapi Chester juga mengirim Barb (Kristen Schaal), orangutan kepercayaannya untuk membuntuti mereka dibalik sebuah maksud terselubung.

CWC1

            Sebagai sekuel, ‘Cloudy With A Chance Of Meatballs 2’ memang masih meletakkan fondasinya pada elemen-elemen dari film pertamanya. Humor-humor quirky yang serba childish, karakter-karakter slapstick dibalik warna-warni makanan sebagai daya tarik utama yang secara sejalan turut menambah rasa bersama visual cantik itu. Namun hal terbaik dalam pengembangannya adalah mereka tak lantas menjadikannya repetitif. Membalik kelanjutan kisahnya dengan tone berbeda plus adanya pergeseran tokoh antagonis. tone disaster di film pertama kini dibawa menjadi adventure seru yang seolah ber-set di pulau terisolasi lengkap dengan monster creatures-nya tanpa menghilangkan faktor food-visuals sebagai amunisi utamanya.

CWC4

            Beberapa karakter baru seperti Barb and mostly the cute Barry The Strawberry yang memunculkan jargon baru ‘N-Woo’ juga berhasil memberi daya tarik yang fresh terhadap ensemble utama yang pengisi suaranya tetap bisa dibawa kembali dari film pertamanya. Di bagian-bagian awal usaha itu mungkin belum berjalan dengan baik, namun menuju konklusinya ia bisa benar-benar jadi menarik. Sempalan hubungan ayah dan anak antara Tim dan Flint yang awkward tapi terasa hangat itu tetap dimunculkan dengan blend yang baik ke keseluruhan plot-nya.

CWC3

            However, kekuatan terbesar ‘Cloudy With A Chance Of Meatballs 2’ tetap memancarkan sinar paling terang pada visualisasinya. Bak sebuah restoran yang menyajikan tampilan colorful menu yang menarik, makanan dalam franchise animasi ini tak hanya jadi sekedar gimmick, tapi juga ikut punya nyawa untuk berjalan bersama dengan plot-nya, apalagi bagi para pemirsa belia sebagai pangsa utamanya. With the 3D that also worked at its best, this is a full-flavor animated sequel for families to enjoy! (dan)

~ by danieldokter on October 14, 2013.

One Response to “CLOUDY WITH A CHANCE OF MEATBALLS 2 : A FULL-FLAVOR ANIMATED SEQUEL”

  1. Reblogged this on paulustheodore.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: