OUT OF THE FURNACE : A SMALL BUT DECENT OLD FASHIONED REVENGE FLICK

OUT OF THE FURNACE 

Sutradara : Scott Cooper

Produksi : Appian Way Productions, Scott Free Productions, Relativity Media , 2013

OOF6

            Diantara banyak blockbuster akhir tahun lalu, if you not missed it, ada satu yang mungkin tak terlihat sebesar yang lain. Tampilannya lebih mirip film indie kecil,  nyaris tanpa promo-promo yang membangun hype berlebih, tapi sebenarnya memiliki potensi besar dari nama-nama yang terlibat di dalamnya. ‘Out Of The Furnace’ yang datang dari Scott Cooper, sutradara yang terakhir membesut award contender film tahun 2009 yang memberikan Oscar’s Best Actor untuk Jeff Bridges, tak hanya punya ensemble cast yang sangat mengundang dari Christian Bale, Woody Harrelson, Casey Affleck, Zoe Saldana sampai senior seperti Willem Dafoe dan Sam Shepard, nama Leonardo DiCaprio dengan Appian Way Productions serta Ridley Scott juga ada di deretan produsernya.

OOF1

            Hidup di daerah industri pinggiran North Carolina dengan tekanan ekonomi yang menghimpit buruh-buruh pekerjanya, Russell Baze (Christian Bale) dan adiknya, Rodney (Casey Affleck) selalu memimpikan kehidupan yang layak. Namun sebaliknya, masalah sepertinya tak pernah bosan menghampiri mereka. Russell yang terpaksa masuk penjara karena sebuah kecelakaan kehilangan kekasihnya, Lena (Zoe Saldana) yang lantas menjalin hubungan dengan polisi lokal Wesley (Forest Whitaker), sementara Rodney yang menyimpan trauma akibat Perang Irak terjerumus ke dunia pertarungan bawah tanah yang dimotori John Petty (Willem Dafoe) untuk melunasi utang-utangnya. Semuanya jadi makin dalam ketika melawan peringatan Petty, Rodney malah menyeberang ke arena milik Harlan DeGroat (Woody Harrelson), yang sekaligus seorang drug kingpin kejam di luar kawasan mereka. Russell yang berniat untuk hidup tenang pun harus sekali lagi menyelesaikan semuanya.

OOF7

            Oke, sedikit mirip dengan kasus ‘Killing Them Softly’ tempo hari, sebaiknya jangan gampang percaya bahwa tampilan poster ‘tough lead holding a gun in his hand’ menjanjikan sebuah gelaran action yang seru. Meski plotnya memang berfokus di kehidupan serba keras dengan karakter-karakter yang siap berseteru apapun resikonya, ‘Out Of The Furnace’ lebih berupa sebuah vengeance thriller dengan set tradisional kental yang lagi-lagi mengulang atmosfer selatan yang dihadirkan Cooper di ‘Crazy Heart’. Potensi dari kisah klise tentang balas dendam klasik dibalik hubungan abang beradik untuk menjadi sebuah explosive action, apalagi ditambah subplot underground free fight, memang bertabur di tiap konflik yang digelar Cooper bersama penulis Brad Ingelsby. But no, mereka agaknya bukan mau seperti itu.

OOF5

            Skrip itu malah cukup berpanjang-panjang mengulur pendalaman karakter hingga ke puncak konflik, which all of us will see it coming, yang baru muncul lebih dari paruh masa putarnya. Bahkan sampai ke bagian-bagian ending, restrained effort itu masih terlihat dengan jelas walaupun efeknya ada pada gerutuan sebagian penonton. Tapi untunglah, ensemble acts-nya yang kuat sangat menyelamatkan ‘Out Of The Furnace’ untuk tak sampai jadi melelahkan. Informasi tentang kehidupan buruh-buruh mesin tambang di bagian tengah Rust Belt, daerah postindustrial yang mengacu pada sejarah sosioekonomi mereka di tahun ’80-an muncul dengan cukup solid bersama sinematografi jempolan dari DoP berdarah Jepang Masanobu Takanayagi yang belakangan sangat menonjol sejak kiprahnya dalam ‘Warrior’, ‘The Grey’ hingga ‘Silver Linings Playbook’.

OOF3

            Christian Bale bermain baik dengan chemistry bagus bersama Casey Affleck, sementara baik Shepard, Saldana dan Whitaker tak diberi kesempatan lebih. Namun bagian dari showcase terbaiknya ada di Woody Harrelson dan Willem Dafoe. Selagi Dafoe masih memberikan keintiman yang kuat sebagai Petty dalam interaksinya dengan karakter Rodney yang diperankan Affleck, Harrelson, walaupun cenderung sangat komikal, berhasil menggali emosinya sebagai villain yang memuakkan. Dan untuk yang suka Pearl Jam, selain scoring yang digarap frontman-nya Eddie Vedder bersama Deacon Hinchcliffe dari band indie Tindersticks, ada theme songRelease’ yang tampil dalam dua versi, satunya oleh Pearl Jam dan versi solo dari Vedder di end credits-nya.

OOF2

            So yes, ‘Out Of The Furnace’ akan bisa jadi sangat segmented tanpa potensi word of mouth yang luas dari kebanyakan penonton yang kecewa karena potensi action tadi jatuhnya jadi sama sekali tak seru. Tapi ini jelas bukan film jelek. Meski distribusi dan promosinya bukan ada di kelas blockbuster, semua elemen-elemen klise itu mampu dibalut Cooper jadi sebuah film berbeda, tak hanya dengan ensemble acts yang kuat, tapi juga dengan bangunan emosi yang sama bagusnya. A small but decent old fashioned revenge flick. (dan)

 

~ by danieldokter on January 18, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: