PARANORMAL ACTIVITY : THE MARKED ONES ; THE EXHAUSTING ENTRY OF THE FRANCHISE

PARANORMAL ACTIVITY : THE MARKED ONES 

Sutradara : Christopher B. Landon

Produksi : Blumhouse Productions, Solana Films Room 101,Inc,, Paramount Pictures, 2013

PATMO7

            Sebagai horror franchise, ‘Paranormal Activity’ sudah menciptakan fanbase cukup besar, itu mau tak mau harus diakui. Kreasi produser-sutradara Oren Peli, meski bukan pionir di genre found footage, sudah menghadirkan inovasi dan eksplorasi supranatural sangat menarik, terlebih bagi kebanyakan pemirsa yang masih percaya dengan hal-hal seperti ini. It created not only fear, tapi elemen-elemen klise yang masih dipertahankan dalam membesut film-film horor juga bisa dimanfaatkan sebagai fresh efforts, yang akhirnya menarik studio-studio besar untuk mendukungnya. Sekuelnya yang ditangani sutradara  Kip Williams, masih sangat baik. Begitu pula film ketiga dari sutradara Henry Joost & Ariel Schulman yang diselingi unofficial spinoff dari Jepang, ‘Paranormal Activity : Tokyo Night’, masih terus mengeksplorasi cara-cara baru sambil membangun keterkaitan latarnya.

PATMO3

            Sayangnya, memasuki instalmen ke-4, mereka sudah terlihat makin payah mempertahankan inovasi-inovasi baru tadi. Salah satu masalah terbesarnya tentu adalah latar misteri yang sudah semakin lebar terjelaskan dengan segala keterkaitan antar keluarga-keluarga yang jadi korban berikut ghostly villain-nya. Mungkin untuk bisa bertahan, sebelum instalmen ke-5 nya nanti, Oren Peli pun menyiapkan sebuah official spinoff yang memindahkan latarnya ke kultur latin di lingkungan Mexican-American, California. Penulis skrip Christopher B. Landon (putra aktor ‘The Little House On The Prairie’, Michael Landon) yang sudah ikut serta dari instalmen ke-2 sampai ke-4 kini dipercaya menduduki kursi sutradara. Pertanyaannya tentu hanya satu. How much is too much?

PATMO2

            Menyorot lingkungan Mexican-American di Oxnard, California, Jesse (Andrew Jacobs) yang baru saja merayakan kelulusannya dari universitas mulai menemukan keanehan setelah kemunculan bekas gigitan di lengannya. Tetangganya, Anna, wanita yang kerap mereka bully sebagai keturunan penyihir meninggal secara misterius meninggalkan suspek pada rekan kuliah Jesse, Oscar (Carlos Pratts), yang kemudian bunuh diri. Tertarik menyelidiki, Jesse bersama sahabatnya Hector (Jorge Diaz) dan Marisol (Gabrielle Walsh) malah menemukan bukti-bukti mengerikan yang mengarah pada sejarah masa lalunya sendiri. Dan teror yang mereka alami pelan-pelan mulai semakin memuncak.

PATMO1

            Kultur latin dan cult activity – supernatural themes sebenarnya merupakan source yang cukup potensial untuk digali secara lebih dari ciri khas yang ada di genre horor milik mereka. Namun di luar inovasi yang sepertinya terlihat makin sulit mencari jalannya dari skrip dan penyutradaraan Landon, kekurangan utama spinoff The Marked Ones’ ini adalah atmosfer scary-fun dari found footage yang mulai pupus berganti seperti sebuah event film biasa di sebagian pengadeganannya. Resep bakunya masih berputar-putar di ranah yang sama, lengkap dengan pemilihan female cast untuk mendistraksi daya tarik dibalik tampilan fisik mereka. Plot generik yang dibangun dengan ketololan karakternya tak lagi bisa mereka siasati untuk membangun adegan seram yang fresh. Yang tertinggal tetap jump scare attempts yang sebagian memang masih bisa bekerja, tapi tak lagi membawa penontonnya merasakan sesuatu yang baru. Akting aktor-aktor Latin bersama twist serta interkoneksi dari instalmen-instalmen yang semakin terjelaskan pun tak lagi bisa membantu. Nyaris tak menyisakan rasa penasaran, semuanya sudah semakin tertebak.

PATMO6

            Jadi begitulah. Untuk sebagian penggemar genre-nya, penyuka tema-tema supranatural tanpa ekspektasi lebih serta fans dari franchise ini, ‘Paranormal Activity : The Marked Ones’ tentu masih bisa bekerja dengan cukup baik. Toh sebagian besar penontonnya memang datang ke bioskop untuk sekedar ditakut-takuti dengan jump scare dibalik penampakan-penampakan yang ada tanpa mau tahu kaitan-kaitan antar instalmen yang sebenarnya masih cukup rumit untuk ditelusuri. Namun selebihnya, sama dengan ‘Paranormal Activity 4’ kemarin, franchise ini memang sangat terlihat semakin kehilangan tajinya. This marked the exhausting entry of the franchise, dan mungkin mereka harus cepat-cepat menemukan resep baru yang lebih fresh untuk mempertahankan kelanjutannya. (dan)

PATMO4

~ by danieldokter on January 19, 2014.

One Response to “PARANORMAL ACTIVITY : THE MARKED ONES ; THE EXHAUSTING ENTRY OF THE FRANCHISE”

  1. saya sudah nonton film yang sebelumnya, yang ini belum,, reviewnya menarik,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: