JACK RYAN : SHADOW RECRUIT ; ROMANCE THROUGH THE VEINS OF SPY ADAPTATION

JACK RYAN : SHADOW RECRUIT 

Sutradara : Kenneth Branagh

Produksi : Skydance Productions, di Bonaventura Productions, Mace Neufeld Productions, Buckaroo Entertainment, Etalon Film, Translux, 2014

JR10

            Among adaptation movies’ spy characters, Jack Ryan ini sedikit berbeda dari saingannya seperti James Bond atau Jason Bourne. Sejak dikembangkan oleh produser Mace Neufeld dalam instalmen-instalmen franchise-nya yang sempat diperankan oleh Alec Baldwin, Harrison Ford dan Ben Affleck, nafas asli karakternya dalam novel-novel Tom Clancy memang tak pernah ditinggalkan. Bahwa di luar sosok tangguhnya sebagai agen operatif CIA, Jack Ryan adalah seorang family man. Karakter Caroline Catherine ‘Cathy’ Ryan yang juga diperankan aktris-aktris berbeda, dari Gates McFadden, Anne Archer ke Bridget Moynahan selalu muncul dalam adaptasi filmnya.

JR1

            Ini juga yang mungkin membuat Kenneth Branagh masuk sebagai sutradara menggantikan Jack Bender, sutradara televisi senior dari ‘Eight Is Enough’ ke  ‘Lost’ dan ‘Alias’, diantaranya, dalam rencana awalnya. Sering dibandrol sebagai ‘the next Laurence Olivier‘sejak awal karirnya atas kegemaran mereka terhadap Shakespeare, bahkan memerankan sosoknya di ‘My Week With Marilyn’, karya-karya Branagh sebagai sutradara selalu punya poetical romanticization yang kuat, bahkan ketika ia melangkah jauh menyutradarai ‘Thor’ untuk Marvel. Sebagai reboot kedua dari franchise-nya setelah lama tenggelam sejak ‘The Sum Of All Fears’ yang banyak dianggap gagal itu, mengulang semuanya kembali dari awal termasuk hubungan Jack dan Cathy, sisi romance dalam ‘Shadow Recruit’ memang punya potensi cukup besar.

JR6

         Dan untuk pertama kalinya, karakter penting dalam novel universe-nya, William Harper (Thomas Harper, in film), juga ikut diangkat dengan pilihan cast yang sebenarnya lebih mengundang antusiasme banyak orang ketimbang Chris Pine sebagai Jack Ryan. Diperankan Kevin Costner, tampilnya karakter mentor Jack Ryan ini sekaligus disiapkan Neufeld sebagai benang merah ke rencana sekuel berikut salah satu instalmen companion-nya, still in Jack Ryans universe, ‘Without Remorse’ yang sudah lama tertunda sejak tahun ’90-an. Masih belum ada kejelasan bagaimana mereka akan mengemas timeline jauh berselang dengan sosok Harper yang akan tetap diperankan Costner, namun di sisi lain, mostly to its fans, ini akan jadi inovasi baru yang sangat menarik dalam reboot-nya.

JR4

          Membawa reboot ini kembali ke kisah asal-usul Jack Ryan hampir persis seperti dalam novelnya, namun dalam modifikasi timeline berbeda, Jack Ryan (Chris Pine) yang bertugas sebagai marinir di Afghanistan mengalami kecelakaan fatal di helikopter yang ditumpanginya. Dalam waktu rehabilitasi yang cukup lama, Ryan menjalin hubungan dengan dr. Cathy Muller (Keira Knightley) yang menangani kasusnya, tak lama sebelum menarik perhatian CIA officer Thomas Harper (Kevin Costner) yang merekrut Jack sebagai analis setelah peristiwa 9/11. Beberapa tahun menjalani tugas undercover-nya di Wall Street, Jack mencurigai transaksi finansial yang dilakukan oleh veteran Soviet semasa perang Afghanistan, Viktor Cherevin (Kenneth Branagh) melalui perusahaannya sebagai aktifitas teroris yang berpotensi menjatuhkan ekonomi Amerika. Harper pun lantas mengirim Jack ke Rusia, tetap di bawah pantauannya, namun Cherevin sudah menyiapkan semuanya jauh lebih dari yang bisa mereka perkirakan. Sementara Cathy yang mulai mencurigai Jack dan menyusulnya ke Rusia malah menjadi umpan di tengah-tengah perseteruan ini. Sasarannya bukan lagi hanya sekedar soal finansial, tapi sekaligus untuk menyelamatkan Amerika dari bom waktu yang siap meledak di lokasi yang belum terlacak.

JR2

            Banyak dituding punya pendekatan sangat ‘Bourne’, dalam wujudnya sebagai sebuah spy action-thriller adaptation, resep reboot ini sebenarnya tak juga kelewat spesial. Hanya saja, skrip yang ditulis oleh Adam Cozad dan David Koepp memang membawa pemirsanya ke sisi Jack Ryan yang sebelumnya tak pernah tampil ke layar lebar, dengan modifikasi timeline yang mau tak mau akan mengundang antusiasme diantara pemirsa yang sudah lebih mengenal universe novel untuk memperkirakan kesinambungan inovasi di sekuel-sekuelnya nanti. Intrik spionase yang ditempatkan diatas sebuah economical thriller, meskipun kelihatan cukup fresh sebenarnya hanya seolah penyamaran sebelum ‘Shadow Recruit’ kembali ke pakem rata-rata genre-nya.

JR8

       Namun Kenneth Branagh-lah yang membuatnya begitu hidup. Sebagai storyteller yang memang biasa bermain di ranah-ranah romantisasi dengan gaya puitis itu, bahkan dalam filmografinya membuat adaptasi Shakespeare jauh terasa lebih ringan bagi kalangan pemirsa yang tak akrab dengan karyanya, pendekatan Branagh membuat ‘Shadow Recruit’ sedikit berbeda dari instalmen Jack Ryan sebelumnya. Menyorot hubungan Jack-Cathy dan Jack-Thomas dengan keintiman lebih, bahkan beberapa kali terlihat bak sebuah rom-com di tengah eksotisme Rusia, Branagh meng-handle pace-nya dengan juara. Once it captured your heart, spy intrigues-nya jadi berjalan luarbiasa mulus, mendaki menuju klimaks dengan action realis yang sebenarnya bukan hanya jadi milik ‘Bourne’ seorang, namun kenyataannya sedang jadi trend yang digemari belakangan ini. Bahkan adanya plotholes, if some said so, yang memang sah-sah saja muncul di genre-nya, tak lagi terlalu jadi masalah. Bersama pace yang berjalan cukup kencang ini, sinematografi dari DoP Branagh di ‘Thor’, Haris Zamabarloukos juga cukup bagus bersama scoring Thomas Newman.

JR11

        Kesuksesan selanjutnya tentu ada pada pemilihan cast-nya. Menyambung estafet dari aktor-aktor yang sebelumnya memerankan karakter ini dengan baik (kecuali Ben Affleck), physically kelihatan tak semudah Ford melanjutkan Baldwin di ‘Patriot Games’, Chris Pine ternyata tampil sangat convincing sebagai Jack Ryan yang berbeda di tengah turnovera spy on the making’ dari karakternya. Dengan romantic chemistry ke Pine yang sangat memikat, Keira Knightley juga mampu membuat karakternya tak jadi sekedar tempelan, dan Branagh, meskipun dalam kepentingan genre-nya tampil sebagai generic villain, bisa sedikit menambah excitement ala Bond villains. Masih ada juga penampilan singkat Nonso Anozie sebagai algojo Embee Deng yang mencuri perhatian serta uncredited performance dari aktor mantan penari balet Rusia yang sudah lama tak muncul, Mikhail Baryshnikov. Tapi memang sinar paling terangnya ada pada Kevin Costner sebagai Thomas Harper. Muncul bak seorang respectable mentor dengan keintiman father to son pada Jack Ryan di sela penampilannya yang tak juga terlalu sentral, ia masih menunjukkan leading persona-nya sebagai aktor yang belum saatnya dipensiunkan. A little glimpse di scene ending yang menarik juga sangat menekankan aura yang dimilikinya itu.

JR7

        So go ahead. Setelah harus tertidur cukup lama menunggu re-awakening franchise potensialnya, ‘Shadow Recruit’ ternyata tak mengecewakan ekspektasi banyak orang terutama dari kalangan fans-nya. It might be still a spy thriller, tapi Branagh sudah mengemasnya dengan spesial. Mengulang apa yang dilakukannya dalam ‘Thor’, a strong romance runs deep through the veins of its action, ‘Jack Ryan : Shadow Recruit’ is a strong and convincing reboot. (dan)

JR3

~ by danieldokter on January 22, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: