AMERICAN HUSTLE : THE ACE OF SPADES

AMERICAN HUSTLE

Sutradara : David O’Russell

Produksi : Atlas Entertainment, Annapurna Pictures, Columbia Pictures, 2013

AH3

            Film-film tentang con artists atau hustle themes, selalu punya dayatarik tersendiri. Dalam genre apapun, even the ones based on true stories, tema ini memang sulit melepaskan diri dari comedic tone lewat layered twists di dalamnya. Begitu juga ‘American Hustle’, salah satu kandidat terkuat Oscar tahun ini yang datang dari David O. Russell, yang belakangan hampir selalu menempatkan karyanya di nominee best picture ajang-ajang tertinggi penghargaan film. Loosely based on FBI’s sting operation di akhir ’70-an ke awal ’80-an, seperti biasa, jualan terkuat film-film Russell memang memiliki kilau lebih di ensemble cast-nya. Consists of big names, dari Christian Bale, Bradley Cooper, Amy Adams, Jeremy Renner hingga Jennifer Lawrence yang lagi-lagi jadi kandidat peraih Oscar dari film Russell, bahkan Robert De Niro, ‘American Hustle’ terasa jauh lebih kuat dengan perubahan tampilan mereka yang sudah menarik perhatian sejak publisitas proses pembuatannya.

AH7

            Di tahun 1978, sepak terjang con artist Irving Rosenfeld (Christian Bale) bersama selingkuhannya, Sydney Prosser (Amy Adams) yang lantas diajaknya sebagai sidekick dalam identitas aristokrat Inggris bernama Lady Edith Greensley, dengan cepat tercium oleh FBI. Namun ketimbang meringkus Irving, agen Richie DiMaso (Bradley Cooper) punya ambisi buat meringkus kasus-kasus lebih besar, salah satunya adalah kecurangan walikota Camden, New Jersey, Carmen Polito (Jeremy Renner) yang tengah berkampanye untuk menghidupkan lagi perjudian di Atlantic City. Irving dan Sydney terpaksa menyetujui rencana Richie untuk menjebak Carmine dibalik sebuah intrik tipu-menipu yang tak sepenuhnya berjalan mulus. Selain adanya keterlibatan mafia Victor Tellegio (Robert De Niro) yang masih tangan kanan gembong terkenal Meyer Lansky dan Richie yang benar-benar jatuh hati pada sosok Lady Edith, istri Irving yang manipulatif, Rosalyn (Jennifer Lawrence) juga masuk ke tengah-tengah kekacauan ini.

AH9

            Seperti kebanyakan film tentang con artists, skrip yang ditulis oleh Eric Warren Singer bersama Russell memang menelusuri intrik penipuan kiri-kanannya dengan menarik walau strukturnya tetap se-klise film-film sejenis. Atmosfer set era akhir ’70-an ke awal ’80-an itu juga digarap dengan keseriusan tinggi lewat detil production design (termasuk ke tampilan Columbia di opening credits-nya), kostum, sinematografi Linus Sandgren dan scoring Danny Elfman plus mostly, lagu-lagu soundtrack retro jadul yang makin memperkuat kualitas keseluruhannya sebagai award contender, dibalik social survival theme yang sangat terasa dari motivasi-motivasi berbeda para karakternya, dari ambisi hingga cinta. Sedikit senada dengan apa yang dihadirkan ‘The Wolf Of Wall Street’, dimana tone black comedy dari character studies-nya juga digagas dengan bangunan empati sangat kuat untuk membawa karakter-karakter yang nyaris semuanya merupakan antagonis dan physically dibuat aneh-aneh ini jadi easily lovable bagi pemirsanya.

AH2

            Tapi kekuatan utama ‘American Hustle’ memang lagi-lagi, seperti film Russell lainnya, ada di ensemble cast dan chemistry juara diantaranya. Berakting cemerlang menerjemahkan karakter dengan perubahan fisik bad hair day dan weight gain itu, Christian Bale tampil dengan sangat baik. Begitu juga Bradley Cooper dengan rambut kribonya. Robert De Niro gave good sparks di peran tipikalnya sebagai gembong mafia, dan Jeremy Renner, meskipun tak mengapa juga kalau diperankan aktor lain, masih cukup bagus sebagai Carmine. Namun diatas mereka, dua aktrisnya yang justru benar-benar menarik perhatian. Amy Adams, walaupun dipenuhi cleavage distractions dari kostum retro ’70-an dan dialek aristokrat Inggris yang seringkali terasa kurang believable bersama penyamaran karakternya, tampil dengan body language act yang sangat seduktif, dan Jennifer Lawrence sekali lagi bermain dengan eksplosifitas aktingnya sebagai Rosalyn yang manipulatif.

AH4

            Berada di barisan terkuat kandidat pemenang Oscar sebelum hasil PGA, Producer Guild Awards kemarin kelihatannya sedikit menepikannya ke belakang ‘Gravity’ dan ’12 Years A Slave’, biarpun tak ada yang pasti, ‘American Hustle’ memang layak bersanding disana. Dibanding karya-karya Russell sebelumnya, ia memang punya kekuatan lebih dari elemen-elemen di dalamnya, mostly interaksi dream ensemble acts yang cukup gila-gilaan itu. Like a deck of cards in many games, ensembel itu sudah menyatu membuat ‘American Hustle’ menjadi kartu terkuatnya. Absolutely, the ace of spades. The ace 0f spades. (dan)

AH5

~ by danieldokter on February 7, 2014.

One Response to “AMERICAN HUSTLE : THE ACE OF SPADES”

  1. […] AMERICAN HUSTLE – Charles Roven, Richard Suckle, Megan Ellison and Jonathan Gordon, Producers […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: