NEED FOR SPEED : A FUN BLOCKBUSTER RIDE

NEED FOR SPEED

Sutradara : Scott Waugh

Produksi : Touchstone Pictures, DreamWorks Pictures, Reliance Entertainment, Electronic Arts, Bandito Brothers, 2014

NFS8

            Adaptasi game ke film layar lebar memang tak meninggalkan banyak rekor yang baik. Kesalahan terbesarnya biasa ada di effort-effort untuk mengubah beberapa template penting yang justru akhirnya meninggalkan feel dari source orisinilnya sebagai sebuah videogame. Tapi tunggu dulu. Meski dari deretan cast-nya tak terdengar se-menarik itu, ada DreamWorks dengan Steven Spielberg di belakangnya. So, mungkin ini tak juga akan jatuh ke kelas film-film Uwe Boll. Apalagi, sepeninggal Paul Walker, belum ada kepastian jelas franchise terbesar race car actionFast & Furious’ akan jadi seperti apa nantinya.

NFS4

            Datang dari sutradara Scott Waugh yang kemarin mengarahkan ‘Act Of Valor’, tetap bersama produsernya Bandito Brothers yang kini juga menjadi salah satu co-producer, skripnya digarap oleh dua bersaudara George Gatins dan John Gatins dalam kolaborasi pertama mereka, sekaligus memberi jalan buat George yang belum punya rekor setinggi saudaranya yang sudah menghasilkan ‘Real Steel’ dan ‘Flight’. Dari filmografi mereka, barisan nama-nama tadi, plus Spielberg, sudah menekankan bahwa ‘Need For Speed’ memang ada di kelas blockbuster ketimbang sebuah adaptasi game kelas B. Tapi resikonya tetap ada di penempatan Aaron Paul dari ‘Breaking Bad’ yang baru kali ini didapuk memegang porsi lead di produksi sekelas ‘Need For Speed’. Meski filmografinya sudah banyak, bukan pula selalu sebagai supporting tak penting serta sudah memenangkan masing-masing dua Emmy Awards & Saturn Awards, sulit untuk menampik bahwa kekuatan lead merupakan faktor penting dalam sebuah blockbuster, apalagi kabarnya berpotensi untuk dikembangkan menjadi franchise baru.

NFS12

            Tobey Marshall (Aaron Paul), pembalap yang mengembangkan bengkel khusus mobil-mobil berperforma tinggi bersama rekan-rekannya, Joe Peck (Ramon Rodriguez), Finn (Rami Malek), Pete (Harrison Gilbertson) dan Maverick (Scott Mescudi a.k.a. rapper Kid Cudi) mendapat tawaran menarik dari Dino (Dominic Cooper) dalam sebuah transaksi Mustang Shelby. Keberadaan Dino sebagai mantan saingannya baik di arena maupun kehidupan pribadi atas hubungan lamanya dengan Anita (Dakota Johnson), kakak Pete, awalnya membuat Tobey enggan, namun kebutuhan finansialnya akhirnya membuat Tobey menyanggupi permintaan Dino. Tawaran yang datang dari Julia (Imogen Poots), gadis Inggris milyuner lewat pelelangan membuat standar persetujuan mereka meningkat, berlanjut pada tantangan Dino yang memicu sambutan Pete buat membawa mobil impor ilegal Koenigsegg Ageras milik keluarga Dino balapan menuju interstate. Balapan yang berujung pada sebuah insiden lewat ulah Dino ini akhirnya menghilangkan nyawa Pete, dan Tobey yang harus menanggung akibatnya. Menjauhkannya dari Anita bahkan dipenjara dua tahun, Tobey akhirnya keluar dengan sebuah niat balas dendam pada Dino yang terus berambisi mengalahkannya. Sasarannya adalah balapan ilegal bergengsi via online De Leon yang dikelola DJ Monarch (Michael Keaton) lewat bantuan Julia dan Mustang Shelby-nya. The race is on.

NFS11

            Dan benar saja. Deretan nama-nama yang ada dibalik produksinya, memang membuat ‘Need For Speed’ punya profil jauh lebih besar dari yang dibayangkan sebelumnya. Selain pameran mobil balap keren termasuk Koenigsegg yang hampir tak pernah muncul di genre sejenis. Walau agak melebar ke durasi sedikit lebih dari 2 jam, skrip George yang dibantu John sudah menuangkan naik turun konfliknya secara efektif, tak lantas jadi draggy bersama storytelling Scott Waugh. Impersonating Michael Bay dengan atmosfer sangat mirip dengan film-film produksi Jerry Bruckheimer atau sentuhan tangan Spielberg lainnya, dari kerja Shane Hurlbut, DoP cukup senior yang sudah membuktikan kiprahnya dari ‘Drumline’, ‘Terminator Salvation’ hingga ‘Act Of Valor’, secara genre ini memang mutlak memerlukan visualisasi cantik hingga scoring Nathan Furst yang sangat mengingatkan kesana. It’s like copied template atau atmosfer, namun hasilnya cukup impresif, termasuk scene-scene race car action dengan pace editing ketat yang mampu tampil membawa kesegaran baru dalam genre-nya dalam pembagian pas di tiap chapter-nya.

NFS3

              Masih ada pula Michael Keaton dalam penempatan karakter yang terasa begitu hidup. Meski tak banyak mendapat porsi tampil, karakter DJ Monarch dengan taktis diselipkan Gatins menjadi benang merah kuat sebagai God of the game yang benar-benar bekerja mempertahankan feel-nya sebagai sebuah adaptasi game. Aaron Paul sendiri sebenarnya tak cukup kuat meng-handle debutnya sebagai lead dalam kelas blockbuster seperti ini. Kerap memunculkan ekspresi berlebih dengan tekanan suara berat yang terkesan tak natural dan kelewat dibuat-buat, namun untungnya bisa tertutupi oleh cast lain yang masing-masing mampu mencuri perhatian. Baik Ramon Rodriguez, Rami Malek dari ‘Twilight’ dan terlebih Scott Mescudi bisa tampil sebagai comedic sidekick yang kuat dibalik chemistry mereka, begitu juga Imogen Poots dan Dakota Johnson dalam kontras masing-masing karakternya. Sementara Dominic Cooper justru berhasil bertransformasi menjadi badass villain dengan emosi akting yang pas.

NFS6

           So yes, dalam wujudnya sebagai blockbuster, ‘Need For Speed’ mungkin tak juga sempurna. Karakternya serba klise, pendekatan Waugh terasa sangat mirip dengan Michael Bay, dan lead-nya juga agak lemah. Namun unsur-unsur lain di dalamnya bisa saling bersinergi dengan baik satu dengan lainnya buat menciptakan race car action highlights yang seru. Masalahnya kini hanya satu, dan akan jadi sangat menarik membayangkan pengembangannya menjadi sebuah franchise, kalau pendapatannya mulus, akan jadi seperti apa. Satu yang jelas, sebagai adaptasi game ‘Need For Speed’ sudah mendapat polesan yang layak dari para pembuatnya. A fun blockbuster ride, apalagi dengan treatment spesial dibalik gimmick 3D atau 4DX cinematic experience-nya! (dan)

NFS7

~ by danieldokter on March 20, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: