BLENDED : THE PERFECT BLEND OF SANDLER – BARRYMORE

BLENDED 

Sutradara : Frank Coraci

Produksi : Happy Madison, Gulfstream Pictures, Karz Entertainment, Warner Bros Pictures, 2014

BL5

            Mungkin Adam Sandler adalah versi aktor dari sutradara Michael Bay di mata para kritikus. Mungkin. Then again, memang ada batasan kenapa dalam konteks film sebagai produk hiburan, penonton kebanyakan dan kritikus menjadi arch enemy to each others. Sekali waktu, kritikus berhasil menenggelamkan box office film yang mereka hajar habis-habisan, tapi di waktu yang lain, suara mereka seakan sama sekali tak berarti, dengan beda-beda tipe movie buffs dan like or dislike in comedic style seorang komedian yang ada di tengah-tengahnya.

BL12

          Dan jangan salah juga, meski sudah berkali-kali diganjar Razzie Awards atas tuduhan bahwa komedi Sandler kebanyakan membodohi generasinya, ada banyak argumen kenapa Sandler merupakan one of the biggest comedian in this century di luar hasil box office film-filmnya. Sesekali ia bisa lari, bahkan mencari pembuktian lewat film-film macam ‘Punch Drunk Love’, ‘Spanglish’, evenFunny People’. Tapi bagi kolega-koleganya, Sandler tetap punya jasa besar mengangkat sebagian besar mereka ke puncak popularitasnya. Like a big brother who cares for more, ada kenyataan, bahwa dibalik sickjokes cenderung kasar, gila dan kurangajar yang digelarnya, ia tak pernah lupa memuat pesan di konklusi cerita-ceritanya, memutar balik komedi ke heartfelt atmosphere yang membuat mata penontonnya basah di tengah tawa mereka. Satu yang jelas, Sandler jalan terus. Dari sosok komedian kurus ceking ke penuaan usia dan postur yang berubah, ia selalu meng-update komedinya dengan bagus.

BL7

              And so, di salah satu senjata terkuat yang lahir sejak ‘The Wedding Singer’, Sandler menemukan chemistry luarbiasa dengan Drew Barrymore serta berlanjut ke ’50 First Dates’, ia tahu kalau penonton masih menunggu reuni itu kembali. Here comesBlended’, yang bukan saja mempertemukannya kembali dengan Barrymore dan sutradara Frank Coraci dari ‘The Wedding SingerplusThe Waterboy’ dan ‘Click’, ketiganya adalah film-film terbaik Sandler, tapi juga menandakan awal kerjasama Sandler dan PH Happy Madison-nya bersama Warner Bros. Oh sure, tomat busuk bagi kritikus pun bisa jadi permata bagi penonton kebanyakan yang masih menyukai kombinasi sickjokes – heartfelt ala Sandler.

BL6

           Bermula dari sebuah blind date berujung kacau, serangkaian peristiwa malah terus mempertemukan Lauren Reynolds (Drew Barrymore), janda cerai dengan dua putra ; Brandon (Braxton Beckham) – Tyler (Kyle Red Silverstein) dan Jim Friedman (Adam Sandler), duda dengan tiga putri ; Hillary (Bella Thorne), Espn (Emma Fuhrmann) dan Lou (Alyvia Alyn Lind). Di tengah masalahnya masing-masing dengan keluarga mereka, dimana Lauren masih kerap didatangi mantan suaminya Mark (Joel McHale) dan Jim terus berurusan dengan trauma kematian istrinya ke anak-anaknya, mereka tak bisa menolak tiket ke Afrika yang batal digunakan sahabat Lauren, Jen (Wendi McLendon-Covey) dan atasan Jim. Kedua keluarga ini pun terpaksa berinteraksi dalam sebuah liburan penuh kekacauan di Afrika, yang tak pernah mereka sadari merupakan program yang dinamakan ‘blended familymoon’ bagi pasangan keluarga baru dimana masing-masing makin mengenal satu sama lain lebih dekat dibalik rasa antara Lauren dan Jim yang mulai berbalik.

BL11

             Biarpun skripnya ditulis oleh penulis baru Clare Sera bersama Ivan Menchell yang jauh sebelum ini pernah menulis komedi ‘The Cemetery Club’ versi teater dan layar lebar, yang muncul paling kental tetap saja sickjokes Sandler untuk menghantarkan keseluruhan plot-nya. Bersama resep baku komedi Sandler, dari kemunculan cameo rekan-rekannya (meskipun kali ini tak sebanyak biasanya, but includes Alexis Arquette dan Allen Covert – masing-masing dari ‘The Wedding Singer’ dan ’50 First Dates’), strong tribute reference to 80s – 90s musical touch – soundtracks dan karakter-karakter pendukung cukup dikenal diantaranya Kevin Nealon, Joel McHale, Shaquile O’Neal dan former football star Terry Crews dari ‘The Expendables’ yang dipaksa melucu sambil menyanyi dan menari, masih ada aktor-aktor baru yang mencuri perhatian sebagai side characters-nya seperti Bella Thorne, Zak Henri, Jessica Lowe dan Abdoulaye N’Gom sebagai Mftana the concierge.

BL10

       Tapi tetap saja dayatarik utamanya ada pada chemistry sempurna antara Sandler dan Barrymore yang ternyata tak lekang tergerus waktu. Dalam update karakter berbeda mengikuti usia mereka, from pre-marriage young couple di ‘The Wedding Singer’, grown-ups di ’50 First Dates’ dan widower to divorcee disini, chemistry itu masih terjalin dengan kekuatan luarbiasa, dari dramatisasi, romantic scenes ke comedic response masing-masing. Sulit rasanya membayangkan ‘Blended’ bisa membentuk blend sebaik ini tanpa kehadiran mereka.

BL1

      Di tengah faktor tersukses chemistry pasangan ini, subplot-subplot komedi dan dramatisasi itu bisa bergabung membentuk blend yang sangat nyaman buat disaksikan. Komedi dan sickjokes-nya lucu dan hilarious, sementara sisi drama di tiap side characters-nya bisa mengimbangi secara luarbiasa menyentuh. Sandler bukan saja membahas hubungan-hubungan yang gagal dalam interaksi keluarga, tapi juga ke masalah kehilangan sosok tercinta yang lebih dalam lewat bentukan family figures dan konflik-konflik yang sangat relatable ke setiap kelas usia pemirsanya. Di satu sisi, karakter-karakter ini bisa terlihat gila dan sangat unlikely dalam penyampaian komedinya, namun di sisi lain, they’re also everyone of us. Scoring dari Rupert Gregson-Williams juga bisa meng-handle turnover emosinya dengan bagus.

BL9

           So go figure. Hanya kalau Anda memang sangat membenci style komedi Sandler, ‘Blended’ mungkin akan dipandang punya banyak sisi ketololan dalam bangunan komedi itu. But I’ll tell you what, menepis begitu saja heartfelt emotions yang tak pernah lupa disempalkan Sandler di setiap filmnya would be your loss, too. Di tengah hingar-bingar gempuran boom-bangs penuh efek visual summer blockbusters, adalah sebuah hal bagus kalau Hollywood masih tak melupakan film-film simple yang tetap mengingatkan kita ke interaksi-interaksi keluarga seolah memberikan cermin untuk berkaca sambil tertawa bersama fun factor tak kalah solid. Dan jangan lupa bahwa komedi terbaik, adalah komedi yang bisa membuat kita tertawa keras dengan mata berkaca-kaca. Trust me, ‘Blended’ masih bekerja sebagaimana kita dulu dibuat begitu terhanyut dengan elemen-elemen yang ada dalam ‘The Wedding Singer’ dan ’50 First Dates’, mostly in the perfect blend of that chemistry. Films may come and go, but Sandler and Barrymore, stays. (dan)

BL2

~ by danieldokter on July 13, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: