THE EXPENDABLES 3 : THE FUN ACTION TRIVIA

THE EXPENDABLES 3

Sutradara : Patrick Hughes

Produksi : NuImage, Millennium Films, Lionsgate, 2014

EX35

            Jauh dari hanya sekedar action legends ensemble, atau dari beberapa aktor di dalamnya, sebuah reuni, ‘The Expendables’ memang sudah berkembang menjadi sebuah franchise dengan target pasar yang cukup solid. Begitupun, dengan elemen utama bongkar pasang cast dalam pengembangannya, Sylvester Stallone bersama Avi Lerner dari Millennium Films sebagai penggagasnya tentu tak bisa sekedar mengandalkan itu terus-menerus dalam paket jualannya. At least, memasuki instalmen ketiga ini, mereka sadar akan perlunya inovasi lebih dalam menggabungkan screen’s action icons ke dalam instalmen-instalmennya.

EX31

            Dalam ‘The Expendables 3’, disamping mengajak serta ikon-ikon film aksi dari Wesley Snipes, Antonio Banderas, Mel Gibson hingga Harrison Ford plus ikon antagonis Robert Davi, Stallone juga menambahkan bintang-bintang muda potensial di genre-nya lebih lagi demi mendongkrak box office-nya. Jika di film sebelumnya ada Liam Hemsworth yang tak lebih hanya jadi sekedar penghias, disini ada Kellan Lutz, Glen Powell, plus petinju profesional Victor Ortiz serta MMA artist Ronda Rousey. Menggamit duo penulis skrip dari ‘Olympus Has Fallen’ dan sutradara asal Australia Patrick Hughes (‘Red Hill’ dan remake HollywoodThe Raid’), kekuatannya jelas sangat menjanjikan. Sayangnya, beberapa minggu sebelum perilisannya, ‘The Expendables 3’ bocor ke internet, dan ini mau tak mau memang punya ekses ke perolehan box office-nya.

EX32

            Menempuh sebuah misi penyelamatan membebaskan Doctor Death (Wesley Snipes) dari sebuah penjara militer untuk mengajaknya ikut serta dalam tugas lain ke Somalia, Barney Ross (Sylvester Stallone), Lee Christmas (Jason Statham), Gunnar Jensen (Dolph Lundgren), Toll Road (Randy Couture) dan Hale Caesar (Terry Crews) ternyata dijebak oleh Conrad Stonebanks (Mel Gibson) yang punya hubungan ke masa lalu ‘The Expendables’. Merasa bersalah terhadap timnya dan ingin menuntut balas, Ross kemudian menjumpai Bonaparte (Kelsey Grammer) untuk merekrut anggota-anggota baru termasuk ex-marinir John Smilee (Kellan Lutz), ahli komputer Thorn (Glen Powell), sniper Mars (Victor Ortiz). Walau ditentang rekan-rekannya, Ross tetap meminta bantuan CIA operative Max Drummer (Harrison Ford) dan rival-nya, Trench (Arnold Schwarzenegger) yang sudah melacak keberadaan Stonebanks di Rumania. Tapi ternyata Stonebanks memang tak semudah itu bisa dikalahkan. Saat anggota barunya tertangkap dan menjadi sandera, Ross mau tak mau membiarkan seorang sharpshooter bermulut besar Galgo (Antonio Banderas) untuk membantunya. Rekan-rekannya pun tak tinggal diam, termasuk Drummer, Trench dan Yin Yang (Jet Li) yang sudah berpindah ke kubu Trench. The war is on again.

EX333

            Oh, you’ll be so naive kalau mengharapkan franchise seperti ‘The Expendables’ akan pernah punya inovasi di sisi plot-nya. Seperti target pasar dan pakem ‘80s no-brainer old fashioned action, resep selebihnya sudah jelas. Hanya ada plot yang dirancang seperlunya buat meletakkan karakter-karakternya saling beradu di medan perang yang baru lagi. Sepanjang masih ada living action legends yang tersisa untuk diajak serta diatas sebuah pameran aksi yang tetap bisa tergelar seru, so be it. Mau rating-nya jatuh ke PG-13 seperti yang banyak dikeluhkan pun, dari awal, franchise ini jelas bukan ‘Rambo’ yang penuh darah.

EX36

            However, bukan berarti ‘The Expendables 3’ ini sama sekali tak punya inovasi, dan tentu bukan hanya terletak di kontribusi bintang-bintang muda untuk merebut pasar tambahannya. Walau nyaris tak dikenal kecuali Lutz, mereka masih bisa membentuk side-ensemble yang sungguh tak jelek, apalagi Ronda Rousey yang bisa punya screen presence layak diantara para jago-jago tua ini. Skrip yang ditulis Creighton Rothenberger dan Katrin Benedikt dari ‘Olympus Has Fallen’ memang sekilas terlihat biasa dan bolak-balik hanya mencari alasan untuk sebuah pertempuran final, namun sentuhan Patrick Hughes menyempalkan sedikit subtext dramatisasi tentang ‘family’ diatas karakter-karakter mercenary ini masih bisa membawa tone yang sedikit berbeda dari kedua instalmen sebelumnya.

EX38

            Tapi hal terbaik dalam ‘The Expendables 3’ adalah bentukan karakter dalam ensemble barunya. Lebih dari apa yang mereka lakukan terhadap Chuck Norris, Bruce Willis, Schwarzenegger di instalmen sebelumnya, Snipes, Banderas dan Ford dipoles dengan banyak trivia ke filmografi terkenal mereka. Selagi Snipes membawa penggabungan ex-prisoner misteriusnya dalam ‘Demolition Man’ dan african-american hunk di ‘Passenger 57plus keahlian pisau ala ‘Blade’, Ford dan Banderas-lah juaranya. Never having this much fun sinceStar Wars’, Ford beraksi bak seorang Han Solo yang membantu Luke Skywalker menghancurkan Death Star di aksi klimaksnya, sementara Banderas mengulang salah satu karakter terbaik dalam filmografinya bersama Stallone, a bigmouthed-ambitious ass dalam ‘Assassins’ plus kenakalan ‘Puss In Boots’ ke dalam karakter Galgo. Dan jangan lupakan juga, tanpa ‘The Expendables’, sama seperti Van Damme di film sebelumnya, kita mungkin tak akan pernah melihat Mel Gibson diadu satu frame dalam one on one fight bersama Stallone.

EX37

            So yes, meski tetap punya segmentasi ke penggemar film action, sebagaimana instalmen-instalmen pendahulunya, ‘The Expendables 3’ sungguh bukan jadi sekedar pengulangan tak penting. Sama seperti penggunaan beragam kata trivia, bagi orang-orang di luar segmentasi itu, it could be just an unimportant facts. Tapi sebaliknya, jangan ditanya. Elemen-elemen barunya tetap bisa menghadirkan fun factor yang makin asyik dengan kombinasi bongkar-pasang serta keseruan baru mengulik homage-homage yang ditampilkan baik dalam dialog atau bentukan karakternya. Ini bukan hanya sebuah ensemble action yang eksplosif, but more than that, a real fun action trivia! (dan)

EX34

~ by danieldokter on August 24, 2014.

One Response to “THE EXPENDABLES 3 : THE FUN ACTION TRIVIA”

  1. […] Read the full review here (in Indonesian) (dan) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: