THE MAZE RUNNER : AN ENGAGING AND FAST-PACED YOUNG ADULT FANTASY

THE MAZE RUNNER 

Sutradara : Wes Ball

Produksi : Gotham Group, Temple Hill Entertainment, 20th Century Fox, 2014

MR5

            Name all Young Adult (YA) adaptation in the last few years. Oh ya, yang berhasil dan bisa menonjol diantara penuh sesaknya ranah itu mungkin tak banyak, tapi toh tak membuat genre ini berhenti diproduksi, at least untuk sekarang. Dalam semua genre cliche YA fantasy atau dystopian adventure, pakemnya pun tak jauh berbeda. Jualannya jelas, berupa fresh young pretty faces ataupun yang sedang naik daun, dengan kombinasi bintang senior yang sudah lebih dulu dikenal. Tapi dibanding beberapa yang lain, ‘The Maze Runner’ yang diangkat dari buku pertama novel trilogi best seller berjudul sama karya James Dashner, justru tak punya profil setinggi itu, apalagi bila dibanding saingan terdekatnya, ‘The Giver’, yang meski source-nya lebih berupa children’s novel, tapi adaptasinya digagas dengan pendekatan YA.

MR2

            Lihat saja deretan cast-nya. Meski bukan berarti sama sekali baru, bahkan beberapa diantaranya sudah punya peran ikonik di sebagian filmografi TV dan layar lebarnya, terutama Thomas Brodie-Sangster dan Will Poulter, yang lainnya, Aml Ameen, aktor Korea-Amerika asal Seoul Ki Hong Lee, serta lead-nya, Dylan O’Brien bukanlah berada di A-list young actors. Bintang seniornya juga hanya diisi satu nama yang kurang begitu dikenal, Patricia Clarkson. And that includes sutradara Wes Ball, yang meski sudah punya karir di art department dan visual effects, tapi baru memulai debut layar lebarnya sebagai sutradara. However, Fox sebagai distributornya memang melancarkan promosi gencar atas statusnya sebagai salah satu blockbuster di masa-masa sepi seusai musim panas. Mungkin mereka punya alasan, tapi kenyataannya, selain resepsi sangat lumayan dari critics, box office-nya juga mendekati banyak prediksi atas publisitas yang dianggap menarik bagi para pengamat tadi.

MR3

            Menemukan dirinya terbangun dalam sebuah lift tua yang dinamakan ‘The Box’ tanpa bisa mengingat identitasnya, Thomas (Dylan O’Brien) seketika tergabung dalam sekelompok remaja ‘The Glade’ yang dipimpin oleh Alby (Aml Ameen) hidup terisolasi dibalik tembok raksasa berlapis labirin dengan peringatan penuh ancaman. Thomas yang kemudian bisa mengingat identitasnya lantas bersahabat dengan bocah Chuck (Blake Cooper). Dari Chuck (Thomas Brodie-Sangster), tangan kanan Alby, Thomas mengetahui bahwa sebagian diantara mereka, termasuk dirinya, berpotensi menjadi ‘Runners’ yang bisa menempuh usaha pelarian menelusuri labirin dibalik tembok itu, namun tak pernah ada yang berhasil bertahan di malam hari dari serangan ‘Grievers’, monster laba-laba raksasa yang berkeliaran di sepanjang labirinnya. Sekarang, melawan ketakutan Gally (Will Poulter) dan sebagian habitat ‘The Glade’, bersama Alby, Newt, Chuck, Minho (Ki Hong Lee) – survivor pertama dan Teresa (Kaya Scodelario), gadis misterius yang dikirim kesana dan ternyata mengenalnya, Thomas memulai quest hidup atau mati untuk bisa benar-benar menaklukkan labirin itu dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada mereka semua.

MR4

            Satu hal terunik dalam yang menggaris kemenangan ‘The Maze Runner’ diantara penuh sesak genre YA adalah pola penceritaannya. Walau masih berisi elemen-elemen genre-cliche berupa particular names untuk menjelaskan kelompok dan golongan-golongan karakter, creatures ataupun latar dystopian adventure-nya yang juga bukan baru sekali ini hadir dalam genre sejenis, skrip dari Noah Oppenheim, Grant Pierce Myers dan T.S. Nowlin memilih jalur berbeda dengan adaptasi YA yang lain.

MR8

         Tanpa bla-bla-bla ini itu di prolog penuh penjelasan universe dan segala tetek bengeknya, ‘The Maze Runner’ menggelar storytelling itu seakan langsung ke tengah titik pacu porsi aksinya. While the rest goes after, meski final twist-nya mungkin terasa basi, tapi trik storytelling itu bekerja memicu rasa penasaran penontonnya sekaligus ke pengenalan karakter-karakternya di tengah alur yang berjalan cepat, membiarkan porsi aksi secara dominan mengantarkan adegan-adegan seru dari satu ke yang lainnya dengan intensitas meningkat. Creature design dari art illustrator and concept artist Ken Barthelmey juga berhasil membuat tampilan ‘Grievers’ terlihat sangat hidup bersama balutan visual efeknya.

MR4

            Kekuatan berikutnya ada pada cast-nya. Soal pretty faces boleh jadi relatif, tapi terlihat seperti Kevin Bacon muda, Dylan O’Brien yang sebelumnya kita lihat dalam ‘The Internship’ dan ‘Teen Wolf’ versi TV hadir dengan performa yang meyakinkan sebagai lead diantara karakter lainnya. Selagi Ki Hong Lee akan bekerja buat penonton yang menyukai tampang Asia, Thomas Sangster yang sudah lebih dikenal lewat ‘Game of Thrones’ juga cukup menguasai lapangan dengan british accent-nya yang kental. Sementara Kaya Scodelario, sebagai satu-satunya female lead diantara para lelaki ini belum terlalu banyak diekspos walaupun punya karakter penting dalam source-nya. Kecuali tight editing Dan Zimmerman, tak ada yang terlalu spesial soal teknis sisanya, tapi semuanya menyatu membentuk blend yang baik bersama storytelling tak biasa itu.

MR1

            So yes, kita mungkin tak akan tahu seberapa yakin para penggagasnya bersama Fox dibalik rencana mereka mengadaptasi keseluruhan triloginya menjadi sebuah franchise YA baru. Yang jelas, bersama kesuksesan masa awal perilisannya, sekuelnya, ‘The Scorch Trials’, sudah disiapkan dengan sutradara dan main cast yang sama. In sparks ofThe Hunger Games‘, ‘Lord of the Flies‘ and ‘Resident Evil‘, ‘The Maze Runnersuccessfully draws its difference to the other Young AdultsAn engaging and fast-paced YA fantasy, yang bukan hanya berhasil keluar dari kebosanan yang tengah melanda genre-nya, tapi juga bekerja sebagai sebuah pembuka franchise yang cukup solid. (dan)

MR6

~ by danieldokter on September 23, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: