STRAWBERRY SURPRISE : AN ALMOST TOO SWEET LOVE FLAVOUR

STRAWBERRY SURPRISE

Sutradara : Hanny R. Saputra

Produksi : Starvision, 2014

SS

            Masih dalam trend adaptasi novel di industri perfilman kita, ‘Strawberry Surprise’ memang terlihat menarik seperti source-nya. Meski mungkin bukan lagi sesuatu yang baru, novel karya Desi Puspitasari yang berjudul asli ‘The Strawberry Surprise’ ini punya cover dan ide yang sama-sama keren lewat seri ‘love flavour’ dalam menganalogikan cinta terhadap macam-macam rasa dalam temanya. Tak sampai jadi food theme yang kental, tapi cukup sebatas metafora saja dalam membalut konflik utama soal LDR. Long Distance Relationship.

            Lewat skrip yang ditulis oleh Oka Aurora (supervisi oleh Adi Nugroho) dan penyutradaraan Hanny R. Saputra, ensemble cast-nya pun sama menariknya. Ada Reza Rahadian dan Acha Septriasa yang mengulang kesuksesan chemistry mereka di ‘Test Pack’ tempo hari, plus Olivia Jensen dan kegemaran Starvision menambah dayatarik di deretan supporting cast-nya.

            Atas kesibukan masing-masing, hubungan Timur (Reza Rahadian), seorang fotografer yang berdomisili di Bandung dan Aggi (Acha Septriasa) yang menjadi kurator galeri di Yogyakarta kandas di tengah jalan. Aggi meninggalkan janji untuk Timur untuk bertemu 5 tahun lagi kalau mereka masih sendiri. 5 tahun ternyata belum cukup bagi Timur untuk bisa melupakan Aggi walaupun sempat menjalin hubungan dengan Inda (Olivia Jensen Lubis) , rekan sekampus yang masih terus mendambakan hati Timur. Begitu juga halnya dengan Aggi. Hubungannya dengan beberapa orang tak pernah berakhir dengan baik. Timur pun kembali ke Yogya dan mencoba memenuhi permintaan Aggi setelahnya, tapi memang sulit untuk benar-benar bisa meyakinkan Aggi untuk percaya apakah Timur akan menjadi pasangan yang tepat seperti kegemarannya menikmati stroberi dengan rasa yang tak terduga.

            Tak ada yang spesial dengan plot itu, memang. Selagi novelnya jadi menarik karena memuat analogi-analogi hubungan cinta yang naik turun dengan batasan filosofis ke konflik-konflik lain termasuk LDR, sayangnya ada demand berbeda dalam mengadaptasinya menjadi sebuah romcom dan konteks film. Oka dan Adi sebenarnya sudah terlihat sekali mencoba menggali hal ini, bahkan mengikuti alur maju mundur dalam source-nya dan menyorot realitas-realitas yang ada dibalik lokasi Bandung – Yogya sebagai set-nya.

               Meski dialognya seringkali terasa dipenuhi filosofi buku dan tak bisa benar-benar terasa natural, sayangnya, potensi konfliknya tak pernah mencapai satu titik puncak. Ia hanya bergerak kesana kemari seperti karakter Aggi yang cenderung penuh kebimbangan, dan terus-menerus seperti itu, dimana dua karakternya terus terlihat terlalu santai menjembatani perbedaan persepsi dalam hubungan jarak jauh mereka. Analogi stroberi-nya pun kerap jadi hanya sekedar pelengkap. Hanny R. Saputra pun sepertinya tak yakin benar membesut storytelling dengan alur maju mundur itu buat benar-benar bisa bercerita dengan enak. Di beberapa adegan, bersama editing Aline Jusria, ia berani, bahkan dengan pengaturan wardrobe dan makeup yang bisa ikut menjelaskan alur, tapi kemudian mentah lagi di adegan yang lain. Tanggung-tanggung.

                But however, chemistry dan akting karakter-karakter utamanya tetap bisa menutupi hal ini agar terlihat tetap punya keseimbangan yang baik. Atmosfer smooth jazz yang dibangun lewat scoring Andhika Triyadi bersama saksofonis Tommy Pratomo bisa masuk dengan baik bersama lagu-lagu jazzy soundtrack-nya untuk memberikan keseimbangan agar dialog-dialog filosofisnya bisa tetap enak buat dinikmati. Sinematografi Rizko Angga Vivedru cukup baik, dan cast pendukungnya juga secara proporsional ikut menyemarakkan penceritaannya biarpun sebagian tak diberi penjelasan lebih dalam skripnya. Ada Olivia Jensen, Inzalna Balqis dan Ryan Delon, Ibnu Jamil, Reuben Elishama dan Fandy Christian, juga Sita Nursanti yang sayangnya di bagian-bagian akhir keluar dari konsistensinya sebagai big sister character bagi karakter Aggi. Sementara Katon Bagaskara dan Ayu Azhari hanya sekedar jadi penghias, tapi semuanya masih bisa menambah dayatarik ensemble ini.

                 Sedikit merubah tampilannya, Reza Rahadian bermain baik sekali menjadi Timur. Kemampuan akting Reza selalu membuatnya terlihat meyakinkan masuk ke karakter apapun, termasuk dalam hobby Timur bermain saxophone yang mendapat treatment cukup besar di beberapa scene-nya. Sementara Acha, dalam chemistry yang sama kuatnya seperti di ‘Test Pack’, bisa membuat karakter Aggi yang plintat-plintut itu tetap terasa lovable bagi pemirsanya. Kita seolah dibawa menikmati penganan strawberry yang diracik menjadi semanis mungkin, terlalu manis malah, walau potensi kecut dalam konfliknya kerap terlupakan, and in a good way, dalam durasi singkat, semuanya jadi serba asyik dan cantik. Although in a bad way, karakter-karakter ini terlihat meng-handle semua konflik yang seharusnya ada jadi sedikit terlalu santai. Untuk sebuah pilihan, tak mengapa juga.

             Hingga sampai di pengujung film, sayangnya Hanny lagi-lagi tak bisa memberikan finishing touch yang pantas. Tanpa ada puncak konfliknya, penyelesaiannya pun terlalu mudah. Dan seperti kebanyakan kekurangan film kita yang menampilkan hanya satu alat musik tapi penekanannya seolah full band, disini kebalikannya, memilih untuk memoles small wedding party climax hanya dengan saxophone jazz duet tanpa insert lagu atau pukulan beat itu malah diiringi dengan closeup shot joget-joget yang agak berlebihan. Belum lagi klise-klise ala India dimana semua karakternya dipaksa harus berakhir menemukan pasangan. An almost too sweet love flavour, tapi sayang sekali berakhir tak maksimal. (dan)

~ by danieldokter on October 12, 2014.

One Response to “STRAWBERRY SURPRISE : AN ALMOST TOO SWEET LOVE FLAVOUR”

  1. […] DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: