THE JUDGE : AN ULTIMATELY HEARTFELT FATHER TO SON COURTROOM SHOW

THE JUDGE 

Sutradara : David Dobkin

Produksi : Village Roadshow Pictures, Team Downey, Big Kid Pictures, Warner Bros., 2014

THE JUDGE

            Bukan berarti sama sekali baru, namun bersama trend genre thriller di akhir ’80-an ke pertengahan ’90-an, subgenre courtroom drama/thriller juga mencapai puncak keemasannya di era itu. Dalam bentuk yang lebih detil lagi, variasinya sangat beragam, namun rata-rata punya kualitas yang masih diingat sampai sekarang. Sempat mencuatkan nama author John Grisham di mid ’90-an dengan serangkaian adaptasi filmnya, sebelum akhirnya seakan hilang sama sekali dari proyek-proyek Hollywood, agaknya belum ada lagi yang bisa membawa formula ini benar-benar kembali dengan segala formula genre-cliche-nya.

TJ8

            Bukan juga berarti genre-cliche itu sama sekali jelek. Instead, dalam genre ini, formula bakunya memang hanya punya dua kemungkinan di luar sedikit twist, sebagaimana sistem juri pengadilan disana dengan keputusan akhirnya, yang membalut konklusi di akhir kisahnya. Guilty, or not guilty. Selebihnya adalah bagaimana alurnya menggabungkan semua elemen yang ada di dalamnya, dimana di saat yang sama genre drama dan thriller akan berbaur jadi satu dari elemen criminal case dengan dramatisasi di interaksi karakter-karakternya.

TJ5

            Tapi bukan hanya itu yang spesial jauh sebelum ‘The Judge’ dirilis ke publik. Sejak lama, desas-desus kolaborasi dua bintang di dalamnya sudah banyak menarik perhatian orang. Selagi Robert Downey, Jr., salah satu aktor dengan gelombang naik turun karir paling drastis di Hollywood kini tak lagi bisa tergeser dari A-list actors berkat Marvel Cinematic Universe, ada Jack Nicholson yang dikabarkan akan memerankan ayahnya. However, menjelang pre-produksinya, posisi Nicholson digantikan oleh Robert Duvall, yang masih tak jauh-jauh dari kualitas keaktoran Nicholson. In a good way, ini tak akan jadi anotherA Few Good Men‘ di courtroom scenes-nya. Premis yang dianggap melawan arus trend sekarang itu sebenarnya juga tak salah, walaupun banyak kritikus yang mengolok-olok ‘The Judge’ lebih mirip sebuah cable movies dari susunan cast pendukung dan courtroom theme yang tergeser ke layar kaca, secara banyak sineas yang seakan menggunakan konsep ‘back to nature’, mengadopsi formula-formula old-fashioned yang pernah berjaya di industri film mereka.

TJ9

            Satu hal lagi adalah sutradara sekaligus penggagas utama yang ada dibalik filmnya. Selama ini dikenal sebagai ‘The Comedy Guy’ dari film-film seperti ‘Shanghai Knights’, ‘Wedding Crashers’, ‘Fred Claus’, ‘The Change-Up’ hingga yang bakal hadir setelah ‘The Judge’, reboot franchise komedi terkenal ‘Vacation’ (sebagai produser), Dobkin dianggap banting stir ke genre berbeda, namun ada alasan unik yang sekaligus menjelaskan bahwa ‘The Judge’ seakan jadi labor of love bagi Dobkin. Ditulis seminggu setelah kematian ibu yang selama ini tak pernah benar-benar dekat dengannya namun dirawat Dobkin dengan baik di saat-saat terakhirnya, film ini jadi karya tentang ‘lost and found family relationship’ dengan sentuhan sangat personal buat dia. Oh ya, ‘The Judge’ memang ada di genre courtroom drama dengan sedikit unsur thriller dalam formula genre-cliche itu, tapi Dobkin masih tak lari terlalu jauh bila Anda sudah benar-benar menyaksikan filmnya.

TJ4

            Seperti premis puluhan bahkan mungkin ratusan film di genre yang sama, premis ‘The Judge’ pun simpel saja. Lama meninggalkan kampung halamannya di Carlinville, pinggiran Indiana akibat sebuah masa lalu traumatik diantara hubungan keluarganya, seorang pengacara sukses di Chicago, Henry ‘Hank’ Palmer (Robert Downey, Jr.) kembali untuk menghadiri pemakaman ibunya. Namun apa yang didapati Hank adalah sebuah kasus pembunuhan yang menempatkan ayahnya, hakim Joseph Palmer (Robert Duvall) sebagai tersangka utama yang harus dibelanya dengan segala cara. Disitu, hubungan-hubungan keluarga ini kembali diuji.

TJ11

            So you see. Premis itu memang sangat simpel, namun penulis skrip Nick Schenk (‘Gran Torino’) bersama Bill Dubuque memang berhasil menerjemahkan ide Dobkin dengan pendalaman luarbiasa atas penggabungan elemen-elemennya. Memegang Robert Downey, Jr. (RDJ) yang mendukung penuh proyeknya dibawah bendera PH Team Downey yang baru dibentuknya bersama Susan, sang istri, apalagi Robert Duvall yang jauh lebih senior, Dobkin benar-benar seperti seorang pendulang emas yang sudah tahu memanfaatkan kedua aktor utamanya dengan baik.

TJ7

                Selagi ide yang sangat personal itu mempertemukan dua aktor besar dengan interaksi akting terkuat diantara film-film yang hadir tahun ini, keterlibatan RDJ juga membuat polesan karakternya seakan menjadi tribute bagi seluruh filmografi bahkan real-life jatuh bangun karirnya di Hollywood. Kita bisa melihat karakter Iron Man’s Tony Stark sebagai kartu As-nya, ladykiller yang luarbiasa angkuh dibalik style akting RDJ mimicking Mel Gibson di hubungan persahabatan keduanya sejak ‘Air America’ membentuk blend yang sempurna dengan sosok anak bandel-sinis-keras kepala yang tetap terlihat lovable di sejumlah heartfelt romcom terbaik RDJ (‘Chances Are’, ‘Heart And Souls’, & ‘Only You’). Dan ini membuat pace keseluruhannya yang sebenarnya cenderung bergerak agak lamban jadi punya percikan-percikan emosi yang terasa sangat manusiawi.

TJ6

                Sementara Robert Duvall jelas tak perlu ditanya lagi. Memerankan honorable judge turns convicted felon sekaligus estranged father figure bagi karakter Hank akibat masa lalu traumatik yang menggerogoti hubungan personal berikut keluarga mereka dari dalam, tema father to son-nya tampil dengan chemistry dan emosi yang benar-benar solid sejak awal dan kian menanjak menuju salah satu adegan terbaiknya, the bathroom/shower scene, yang akan membuat penontonnya merasa sesak dengan nafas tercekat menyaksikan adegan ini. Being one of the best scenes in years, dengan kapasitas tearjerking sebanding dengan melodrama-melodrama Asia, tapi tak juga berarti kelewat sentimentil, Dobkin benar-benar terasa meng-handle adegannya dengan luarbiasa personal, no holds barred, serta nyaris meninggalkan subplot criminal case-nya jadi jauh tertinggal di belakang tema father to son ini.

TJ2

            Deretan pemeran pendukungnya pun tak kalah bagus. Meski singkat, Vera Farmiga membentuk chemistry yang sangat memikat sebagai Hank’s college crush, begitu juga Vincent D’Onofrio dan Jeremy Strong yang memerankan saudara-saudara Hank dengan disabilitas masing-masing dan Emma Tremblay sebagai putrinya, semua dengan interkoneksi kuat antara keluarga dan kerabat dekat, dari father to sons, brother to brother or even mother and child, yang saling membentuk detil karakter nya masing-masing. Masih ada pula aktor/komedian Dax Shepard yang mengisi distraksi komedi bersama Leighton Meester, serta satu yang tak bisa dilupakan, Billy Bob Thornton sebagai penuntut utama Dwight Dickham yang harus dihadapi Hank di proses peradilan Joseph dibalik rahasia masa lalu mereka. Adegan-adegan pengadilan ini juga tampil kuat bersama konklusi tentang sebuah integritas, cinta serta kehormatan di tengah pandangan-pandangan kolot masyarakat yang mereka tampilkan.

TJ3

                 Di luar itu, ‘The Judge’ masih dihiasi oleh tata teknis yang sangat mumpuni. Ada sinematografi award winning Janusz Kaminski yang ikut membangun kekuatan di tiap scene, tetap dengan signaturewhite light’-nya yang terlihat jelas di rata-rata courtroom scenes, bersama score Thomas Newman dalam memberi penekanan emosi luarbiasa diantara dramatisasi bersama lagu-lagu dengan sentuhan country termasuk Willie Nelsons Coldplay cover, ‘The Scientist’ sebagai end title song yang meninggalkan penontonnya masih dalam emosi teraduk-aduk di pengujung film.

TJ10

               So again, don’t listen to any critics’ bad judgment tentang ‘The Judge’, kecuali Anda memang merupakan seorang pemirsa yang tak pernah mengindahkan rasa dalam sebuah tontonan. Dengan semua pencapaian itu, meski membawa kembali formula genre-cliche-nya tak pada arena pertarungan yang tepat sampai-sampai RDJ harus meminta penghuni socmed memberikan kesempatan terhadap filmnya yang jauh dari sentuhan boom bang blockbusters ataupun tak dihiasi shocking twist this and that yang tengah jadi trend sekarang, ‘The Judge’ justru jadi salah satu persembahan terbaik Hollywood tahun ini. An ultimately heartfelt father to son courtroom show that will make you go all the way with wet-eyed yet laugh so hard at its comedy, dan di titik paling akhirnya, ‘The Judge’ akan membuat kita semua ingin cepat-cepat pulang ke rumah buat melewati momennya bersama orang-orang terdekat kita. Tak banyak film yang bisa mencapai kualitas itu, dan itu artinya, bagus sekali. Bagus sekali. (dan)

~ by danieldokter on October 13, 2014.

2 Responses to “THE JUDGE : AN ULTIMATELY HEARTFELT FATHER TO SON COURTROOM SHOW”

  1. […] Robert Duvall – THE JUDGE […]

  2. […] Robert Duvall – THE JUDGE […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: