KUNG FU JUNGLE (一个人的武林) : THE REAL KNOCKOUT TRIBUTE TO HK ACTION CINEMA’S UNSUNG HEROES

KUNG FU JUNGLE (一个人的武林) 

Sutradara : Teddy Chan

Produksi : Emperor Motion Pictures, Sun Entertainment Culture, Beijing Silver Moon Productions, 2014

KFJ11

            Tak ada yang menyangkal kalau bahkan melebihi Jet Li atau Jackie Chan, sekarang, Donnie Yen, adalah HK Cinema action hero terdepan. Sayangnya, satu kekurangan Yen di rentang panjang naik turun karir yang sudah dimulai sejak awal ’80-an itu, adalah inkonsistensi dalam pemilihan peran. Ia memang sudah kembali berada di puncak sejak ‘Seven Swords’ dan bertahan dengan sejumlah film-film action HK terbaik seperti ‘SPL (Sha Po Lang)’, ‘Flashpoint’, ‘Bodyguards and Assassins’ dan tentu saja ‘Ip Man’. Namun beberapa film terakhirnya di genre aksi, dari ‘Special ID’, ‘Iceman’ dan ‘The Monkey King’ yang benar-benar kacau balau walaupun jadi box office hits, lebih berupa continued misfires untuknya.

KFJ6

            Walau tak sampai menurunkan pamornya, mau tak mau, ekspektasi itu sedikit menurun kala ‘Kung Fu Jungle’, yang lagi-lagi, seperti beberapa filmnya, tak semulus itu menempuh waktu cukup panjang dengan berbagai perombakan judul untuk dirilis, dari ‘Last of the Best’ ke ‘Kung Fu Killer’. Tapi ternyata di tangan sutradara Teddy Chan (‘Bodyguards and Assassins’), resepsi-resepsi awalnya muncul dengan sangat menjanjikan. Ditambah sebuah tribute effort dari Chan dan produser Albert Lee menuangkan suatu meta baik ke sosok Yen dibalik kemampuan mixed martial arts mencakup boxing, Brazilian Jiu-Jitsu, Judo, Kickboxing, Taekwondo, Wing Chun, Bruce Lee’s Jeet Kune Do, Wrestling hingga Wushu dan sejarah panjang sinema aksi HK, ini seperti jalan yang tepat untuk kembali.

KFJ9

            Ha Hou Mo (Donnie Yen), guru silat paling disegani di Hong Kong yang menjalani profesinya sebagai instruktur bela diri di kepolisian, terpaksa menyerahkan diri kepada polisi atas sebuah kasus pembunuhan. Namun tiga tahun kemudian, ia terpaksa kembali ke jalan dibalik perjanjian kerjasama dengan inspektur wanita Luk Yuen-sum (Charlie Young) ketika sebuah pembunuhan berantai menyerang mantan-mantan jago bela diri seangkatannya. Sementara tersangka utama, Fung Yu-sau (Wang Baoqiang), lelaki pincang dengan motivasi misterius mulai memaksa Hou Mo membuka rahasia yang selama ini disimpannya rapat-rapat bersama cat and mouse game untuk menebak korban berikutnya, bahkan dari partner sekaligus kekasihnya, Sinn Ying (Michelle Bai) yang juga kini ikut terancam bahaya.

KFJ10

            Tak ada yang terlalu spesial dalam plot whodunit murder mystery yang bukan juga disimpan rapat diatas predictable twist lain yang disiapkan Teddy Chan bersama dua penulis lain, Lau Ho-leung dan Mak Tin-sau di pengujung ceritanya. Namun satu hal paling unik adalah bagaimana mereka memuat various forms dari Chinese Martial Arts berikut filosofi-filosofinya untuk membangun sebuah serial murder thriller diatas gelaran adegan-adegan pertarungan seru yang sudah dimulai sejak menit-menit awal ‘Kung Fu Jungle’ lewat 1 against 17 prison riot fight scene.

KFJ5

            Belum lagi, selipan tribute seperti yang sudah dilansir Chan sejak lama. Menampilkan lebih dari tigapuluh nama-nama besar dalam industri lokal genre aksi mereka sebagai cameo, baik sutradara, produser, action choreographer hingga aktor, bahkan seperti Jackie Chan dan Lau Kar Leung yang hanya sekedar tampil lewat excerpts layar kaca mengiringi plot-nya, dari era Shaw Brothers ke sinema modern-nya termasuk David Chiang (credited as John Chiang), Randy Meng Hai, Yuen Cheung-yan, Andrew Lau, Kirk Wong, Bruce Law hingga Raymond Chow berikut Louis Fan Siu Wong dan Xing Yu sebagai supporting actor-nya, ini jadi dayatarik tersendiri bagaikan menebak-nebak ‘who’s who’ di sepanjang filmnya bersama nostalgic feel, terlebih untuk penonton yang tumbuh besar dengan genre ini.

KFJ1

            Memerankan karakter klise film aksi jagoan pensiun yang terpaksa turun gunung akibat keadaan, di usianya yang ke-51, Donnie Yen tampak masih sangat tangguh meng-handle kemampuan mixed martial arts-nya buat berpadu dalam koreografi aksi yang tak main-main, jadi salah satu kiprah terbaik dalam sejarah karirnya dibantu oleh aktor/koreografer Stephen Tung Wai. Sisipan dramanya juga bisa diselipkan dengan racikan yang pas dalam memuat filosofi-filosofi bela diri sekaligus jadi motivasi kuat dari karakter-karakter sentralnya. Dukungan dari Charlie Young dan Michelle Bai juga menghadirkan distraksi cantik tapi tak kalah tangguh di tengah perseteruan kung fu masters ini, sama sekali bukan sekedar damsels in distress, sementara masih ada aktor lawas Alex Fong yang masih sangat sering muncul di film-film HK belakangan.

KFJ3

            Namun yang paling mencuri perhatian adalah aktor Wang Baoqiang yang mungkin tak pernah diperhitungkan bakal jadi toughest opponent buat Donnie Yen. Walau punya skill kung fu didikan Shaolin Temple, paling dikenal lewat kiprahnya dalam ‘A World Without Thieves’ dan massive China hitLost In Thailand’, dan sebenarnya sudah bermain bersama Yen di ‘Iceman’, Baoqiang tergolong jarang menunjukkan kemampuan bela diri-nya dalam film. Mungkin tersandung fisiknya yang tak punya paras memikat, disini, memerankan lelaki pincang dengan ambisi luarbiasa bersama sempalan dramatisasi diatas motivasinya, karakternya terlihat sangat convincing, punya emotional sparks, sekaligus mematikan.

KFJ7

            Dan hal terbaik dari ‘Kung Fu Jungle’ pastilah ada pada final fight yang memang jadi satu yang ditunggu-tunggu baik oleh fans maupun penyuka sinema aksi HK sebagai syarat penilaian utama film-film aksi Donnie Yen. Di-set pada malam hari di tengah-tengah jalan bebas hambatan yang dilalui truk melaju kencang, one on one climax antara Donnie Yen vs Wang Baoqiang menggunakan segala jenis jurus hingga pertarungan toya bambu penyangga berukuran panjang ini benar-benar muncul dengan intensitas tinggi bahkan melebihi pencapaian terbaiknya di ‘SPL’ atau ‘Flashpoint’. Ada sedikit anti-klimaks demi penekanan martial arts philosophy-nya, but the rest, no holds barred and absolutely breathtaking.

KFJ4

            Seakan excitement-nya masih belum cukup, tunggu hingga closing credits-nya bergulir dengan penghormatan luarbiasa Teddy Chan terhadap nama-nama besar dalam tribute effort tadi. Paying his respect like an ultimate ode to HK action cinema, diiringi dengan chinese traditional music yang berdentum mengantarkan excerptsKung Fu Jungle’ berisi cameo para sineas yang dianggap berjasa terhadap genre-nya, ini jadi penutup yang sangat megah ke keseluruhan filmnya. Not only marked the comeback of Donnie Yen at what he did best, but also the real knockout tribute to these unsung heroes! (dan)

KFJ2

~ by danieldokter on November 12, 2014.

2 Responses to “KUNG FU JUNGLE (一个人的武林) : THE REAL KNOCKOUT TRIBUTE TO HK ACTION CINEMA’S UNSUNG HEROES”

  1. Reblogged this on me and my ego and commented:
    merasa sakit digebukin pas nonton ini =)) ngiluuuuu

  2. i want share about one story of Wu Zu chuan kungfu style at era 1800 – 1900 from China Shaolin migrated out to Indonesia , how about The Great Grand Master Tjoa Giok Beng give his discipline, science,etc to his student (Yo Tjun Gan,etc), and his student give to Grand Master Lo Ban Teng and another student or family, and anyway now still exist in Indonesia.regards, please contact me: pt.sigma88@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: