BEGIN AGAIN : YES, A SONG CAN ALWAYS SAVE YOUR LIFE

BEGIN AGAIN

Sutradara : John Carney

Produksi : Sycamore Pictures, Exclusive Media, Likely Story, Apatow Productions, The Weinstein Company, 2013

BA2

            Ada banyak film musikal atau tentang musik yang bagus. Tapi yang benar-benar bisa menerjemahkan musik, tak banyak. Datang dari seorang John Carney, sineas dengan latar belakang musik yang kuat dari kiprahnya sebagai bassist di band rock Irish ’90-an ‘The Frames’, tapi kita semua kenal lewat ‘Once’, award-winning indie drama dengan musik sebagai jiwa terkuat yang membentuknya, ‘Begin Again’ yang awalnya berjudul ‘Can a Song Save Your Life?’ juga tak jauh-jauh dari musik.

BA3

            Dengan musik sebagai keyword yang sama, ‘Begin Again’ juga seperti ‘Once’, dimana sebagai sebuah human story yang masih bercerita tentang cinta, film dan soundtrack-nya menjadi ultimate companion yang saling mendukung. Hanya saja profilnya yang sudah melambung begitu tinggi atas resepsi ‘Once’ memang membawa ‘Begin Again’ ke ranah bujet produksi jauh lebih besar (dari $150.000 ke $8.000.000) dengan dukungan Judd Apatow di kursi produser, meskipun tetap ada pada skala kecil terlebih untuk film berani memilih waktu rilis di tengah-tengah peperangan summer blockbusters tahun ini.

BA1

         Menggamit bintang-bintang di kelas lebih besar serta Gregg Alexander, frontmanThe New Radicals’, band alternative rock yang masih tetap punya nafas indie sangat kental dibalik status major label mereka untuk menggarap musiknya (juga Glen Hansard dari ‘Once’), dayatarik terbesarnya jelas ada di Adam Levine, lead vocal Maroon 5 yang sekaligus mengisi theme song dan soundtrack-nya. But that’s not all, karena masih ada Keira Knightley yang kali ini menampilkan talentanya sebagai penyanyi-gitaris hingga Hailee Steinfeld, juga sebagai gitaris.

BA7

           It was faith, no, music, that brought Dan Mulligan (Mark Rufallo) eksekutif studio rekaman yang tengah berjuang melawan kerasnya tuntutan industri setelah dipecat dari posisinya, pada sebuah pertemuan dengan Gretta James (Keira Knightley), penulis lagu independen yang baru saja ditinggal kekasih serta partnernya, Dave Kohl (Adam Levine), lagi-lagi karena tuntutan label rekaman yang berujung pada perselingkuhan Kohl. Menyatukan potensi Gretta dan visi unik Dan, dua manusia ini kemudian menempuh perjalanan untuk menyelamatkan hidup mereka masing-masing. All in the love for music.

BA10

           Pengalamannya sebagai musisi memang membuat Carney yang juga menulis skripnya seperti ‘Once’, mengenal betul subjek serta konflik-konflik yang ingin ia sampaikan. Dasarnya tetap sebuah love story diatas karakter-karakter patah sayap, namun menyelam jauh lebih mengkritik industrinya ketimbang sekedar menyajikan indie music scene dalam ‘Once’, caranya membangun musik sebagai benang merah diatas hubungan-hubungan manusia yang kompleks ini sudah membuat ‘Begin Again’, secara filmis, terasa jauh lebih universal.

BA4

     Keira Knightley, yang mendapat peran Gretta setelah mengalahkan Adele serta Scarlett Johansson, benar-benar bersinar masuk ke ranah profesional barunya termasuk berlatih menyanyi dan bermain gitar. Di tengah gestur melankolisnya, Knightley membangun emosi yang pas ke karakter Gretta yang rapuh, berikut natural chemistry yang pas dengan Mark Ruffalo, yang meski agak tipikal buat peran-peran sejenis namun bisa mengisinya dengan energi berbeda dibanding penampilannya yang biasa.

BA5

         Pendukung-pendukung lainnya pun tak kalah natural. Bermain di wilayah mereka sendiri, CeeLo Green, Mos DefJames Corden (aktor-komedian Inggris yang juga pernah meraih Tony Awards di tahun 2012) serta sederet personil band Gretta tak tampak seolah tengah berakting. Catherine Keener memberikan sentuhan yang pas sebagai free-spirited estranged wife ke karakter Ruffalo, bersama Hailee Steinfeld yang juga ikut mengisi gitar solo di salah satu lagu terbaik dalam soundtrack-nya, ‘Tell Me If You Wanna Go Home’. Sementara Adam Levine, surprisingly, walau sebelumnya sudah pernah bermain di sebuah serial televisi, mampu membuat aktingnya menjadi dayatarik lebih di tengah-tengah Knightley dan Ruffalo, tak hanya dengan theme song jagoannya, ‘Lost Stars’ yang mengisi klimaks ‘Begin Again‘ secara sangat emosional.

BA6

           Namun hal terbaik yang benar-benar membuat ‘Begin Again’ jadi terlihat begitu cantik tetaplah bagaimana Carney, Alexander, Hansard dan seluruh talenta yang terlibat dalam pembuatan score dan soundtrack-nya membangun musik sebagai core terkuat buat mengiringi storytelling dan irressitible performance itu. Begitu melodiusnya alunan lagu-lagu dalam soundtrack itu, tanpa harus jatuh jadi pasaran, untuk langsung melekat dan disenandungkan kala menyaksikan filmnya. Even with additional classics likeLuck Be a Lady’-nya Sinatra, ‘As Time Goes By’-nya Dooley Wilson hingga ‘For Once In My Life’-nya Stevie Wonder, Carney membuat musik tak hanya sekedar jadi hiasan, tapi sama kuat bagaikan dialog penuh makna yang membawa penontonnya masuk ke dunia lain lewat elemen ini, berikut memotret music scenes-nya sekuat feel indie dalam ‘Once’ serta yang jauh lebih menarik, kultur dan landmark New York yang terekam dengan baik dan begitu hidup oleh sinematografi Yaron Orbach.

BA8

               Lewat aransemen juaranya pula, bersama beberapa key scenes yang sudah digelar sejak awal dan membuatnya terasa jauh berbeda dengan ‘Once’, mostly pada para pemirsa yang lebih memahami musik atau memainkannya dengan imajinasi lebih seorang musisi, sound design untuk membawa tiap elemen instrumen yang digunakan sesuai dengan atmosfer publik serta outdoor live recording yang mereka tampilkan tampil dengan detil dan kecermatan luarbiasa. Works like magic, bukan sekedar jadi bagian pengadeganan, tapi seolah menyaksikan live band keren dengan kerja soundman jempolan.

BA9

       So, dengan elemen-elemen jagoan itu, ditambah konklusinya yang jauh lebih menyentuh ketimbang ‘Once’ terhadap judul awal yang diusungnya, tanpa pernah pula membawa interkoneksi karakternya keluar ke jalur-jalur yang terasa kelewat pop, ‘Begin Again’ memang luarbiasa. Ada banyak film musikal atau tentang musik yang bagus, but then again, yang benar-benar bisa menerjemahkan musik, tak banyak. ‘Begin Again’ adalah salah satu dari segelintir yang ada, and yes, a song can always save your life! (dan)

~ by danieldokter on November 25, 2014.

3 Responses to “BEGIN AGAIN : YES, A SONG CAN ALWAYS SAVE YOUR LIFE”

  1. saya suka reviewnya, mendalam sekali dapat informasi baru bahwa ganti judul…

    untuk lagu-lagu tambahannya seperti Frank Sinatra, Stevie Wonder dan Dooley Wilson (lagu film kesukaan dari film kesukaan, Casablanca) itu secara reflek bikin ikutan nyanyi…

    sama yang saya suka itu waktu credit roll masih ada cuplikan cerita-cerita kelanjutan, menurut saya unik saja… hehe

  2. […] Stars” from BEGIN AGAIN; Music and Lyric by Gregg Alexander and Danielle […]

  3. […] Stars” from BEGIN AGAIN; Music and Lyric by Gregg Alexander and Danielle […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: