VETERAN (베테랑): WHAT K-CINEMA DID BEST TO BEAT ITS INSPIRED SOURCES

VETERAN (베테랑)

Sutradara: Ryoo Seung-wan

Produksi: CJ Entertainment, 2015

veteran

            Sebagai salah satu industri sinema terbesar di Asia sejak kesuksesan mereka menembus pasar dunia di awal 2000-an, sinema Korea Selatan memang masih kerap diisi oleh karya-karya yang jelas terlihat terinspirasi dari film-film luar negaranya. Dari Hollywood, Eropa hingga Asia lainnya. Namun hebatnya, mereka tak menjiplak mentah-mentah source-nya melainkan menggunakannya hanya sebatas template, lantas menambahkan kontennya dengan kultur lokal yang kental serta tak pula kehilangan ciri khas sinema mereka pada umumnya. Some of their finest, justru punya pola-pola seperti ini.

            ‘Veteran’ pun tak jauh berbeda. Menggamit tema-tema tough cop vs spoiled rich kid yang masih sangat lekat dari film-film seperti ‘Shaft’ dan ‘New Police Story’,  yang disutradarai Ryoo Seung-wan yang punya kredibilitas bagus sebagai action maestro dari film-film seperti ‘Arahan’, ‘The City of Violence’, ‘The Unjust’ dan ‘The Berlin File’, mempertemukan aktor Hwang Jung-min dan Oh Dal-su yang baru tahun lalu berduet di tearjerker dramedy sukses ‘Ode to My Father’. Dirilis berdekatan bulan lalu dengan ‘Assassination’, keduanya mengobarkan perang di tangga box office domestik mereka untuk memperebutkan status the highest grossing local film-nya.

            Setup-nya sendiri cukup simpel dengan interkoneksi cerita ala Korea biasanya. Detektif polisi Seo Do-cheol (Hwang Jung-min) yang bekerja penuh integritas di dalam timnya walaupun terkadang sering dianggap bandel oleh sang atasan, Oh (Oh Dal-su) terlibat dalam sebuah investigasi yang saling berhubungan terhadap seorang ahli waris konglomerat Jo Tae-oh (Yoo Ah-in) yang ditemuinya di sebuah pesta kalangan atas dan sempat melakukan penghinaan terhadap wanita di depannya. Pasalnya, supir truk Bae (Jung Woong-in) yang sempat menolong Do-cheol di sebuah kasus penjualan mobil ilegal, yang berhadapan dengan kasus mogok oleh serikat dijadikan bulan-bulanan oleh Tae-oh yang memang luarbiasa angkuh dan sakit jiwa di depan putra kecilnya hingga nekat bunuh diri dan koma di rumahsakit. Tak percaya begitu saja pemaparan kasus ini, melawan deretan atasan, proteksi tangan kanan Tae-oh, Choi Dae-woong (Yoo Hae-jin) hingga petinggi-petinggi koneksi sang konglomerat,  Do-cheol pun memulai perang pribadinya dengan Tae-oh yang seolah mustahil bisa tersentuh hukum. The Unstoppable vs the Untouchable.

            Tak ada memang yang terlalu spesial dari premis yang juga tak jauh beda dengan inspired source yang disebutkan tadi. Namun penceritaan ‘Veteran’ jadi sangat berbeda di tangan Ryoo yang juga sekaligus menulis skripnya. Meletakkan kekuatan pada bangunan karakter di sela penekanan side characters yang saling memperkuat motivasi mereka satu sama lain, dialog-dialog sambil menggagas banyak sekali scene yang sekilas simpel namun punya impact luarbiasa dalam (lihat adegan Do-cheol, Oh dan superintenden mereka yang diperankan oleh Cheon Ho-jin saling menunjukkan bekas luka dalam karirnya sebagai polisi untuk beradu argumen), satu hal paling unik yang digagas Ryoo adalah menyempalkan dosis komedi yang bukan kecil di batasan-batasan intrik taktis serta latar gelap yang seakan tak mungkin bisa dijamah dengan lucu-lucuan.

           Ditambah satu elemen yang sudah menjadi spesialisasi Ryoo dalam membesut adegan-adegan practical fights dengan koreografi natural namun tetap terasa sangat seru, hasilnya adalah sebuah storytelling solid yang membuat pemirsanya peduli setengah mati dengan semua karakterisasi yang ditampilkannya di layar.

            Dan inilah sinema Korea; yang memang jarang-jarang mementingkan tampilan fisik para aktornya di atas kekuatan akting yang lebih diperlukan buat mendukung penceritaannya. Sebagai salah satu aktor A-list terdepan mereka, Hwang Jung-min memerankan Do-cheol dengan penekanan-penekanan manusiawi yang pas yang hampir selalu muncul di tiap film-filmnya, dari emosi, koreografi aksi ke comic timing selipan komedinya, sementara aktor muda Yoo Ah-in dari ‘Punch’ benar-benar di-push sebagai villain melebihi kadar psikopat angkuh Christian Bale di ‘Shaft’ ataupun Daniel Wu di ‘New Police Story’. Lihat salah satu adegan terbaiknya sebagai titik puncak awal konflik yang dilakukan Yoo sambil mencengkeram aktor cilik Kim Jae-hyeon yang juga luarbiasa meyakinkan di batasan usianya.

            Masih ada juga aktor Yoo Hae-jin yang memerankan tangan kanan perusahaan Tae-oh sebagai director Choi yang luarbiasa manipulatif dan tampil begitu kuat di paruh akhir filmnya, aktris Jang Yoon-ju sebagai Miss Bong, rekan Do-cheol yang selalu mencuri perhatian dengan high taekwondo kicks-nya, serta tentu saja, dalam urusan komedi, Oh Dal-su. Stealing every scene he’s in, membuat kita tetap tergelak diatas gritty conflict yang sebenarnya punya ruang sangat sempit untuk komedi, kita jelas bisa melihat alasan mengapa Oh akhir-akhir ini begitu sering muncul seolah dalam 3 dari setiap 5 film mereka (juga dalam ‘Assassination’) sebagai highlight spesial yang sangat diperlukan dalam dinamika penceritaannya. Hwang dan Yoo memang menjadi stars of the show, namun ‘Veteran’ juga tak akan jadi se-asyik ini tanpa Oh Dal-su.

            Ditambah scoring dengan lengkingan gitar jazz-rock Bang Jun-seok dan tight-paced editing Kim Sang-bum dan Kim Jae-bum, ‘Veteran’ yang sebenarnya sederhana tanpa production values terlalu macam-macam ini memang begitu berhasil meninggalkan kesan sebagai salah satu presentasi film terbaik mereka tahun ini. It grabbed you fast to root for the characters, excite through its every wild rides and goes no holds barred to the high octane ending dengan pertarungan natural namun tetap membuat pemirsanya menahan nafas. Not only showing what K-cinema did best to beat its inspired sources, a solid dose of comedy in an action sekaligus cara unik meracik berbagai rupa emosi di bentukan karakterisasi hingga ke bagian-bagian terkecilnya, ‘Veteranjust beatShaft’ and ‘New Police Storyrelentlessly. Luarbiasa! (dan)

~ by danieldokter on October 2, 2015.

One Response to “VETERAN (베테랑): WHAT K-CINEMA DID BEST TO BEAT ITS INSPIRED SOURCES”

  1. […] THE VETERAN […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: