THE MONKEY KING 2 (西游记之孙悟空三打白骨精): SEQUEL WITH LESSER STARS BUT BETTER THAN ITS PREDECESSOR

THE MONKEY KING 2 (西游记之孙悟空三打白骨精)

Sutradara: Cheang Pou-soi

Produksi: Filmko Entertainment, 2016

The Monkey King 2

            Bagi banyak orang, meski hasil perolehan box-office-nya sangat laris, adaptasi ‘The Monkey King’ karya Cheang Pou-soi yang dirilis menyambut Chinese New Year 2014 dan lebih dikenal sebagai film Sun Wukong/Sun Gokong-nya Donnie Yen, memang mengecewakan. Bukan saja soal efek CGI yang di banyak adegannya terasa masih sangat mentah dan belum final, serta kurangnya potensi teknik beladiri Donnie yang tergelar di balik polesan efek, deretan nama A-list Chinese Stars termasuk Chow Yun-fat dan Aaron Kwok juga terasa tersia-sia dalam reboot yang menarik balik kisah petualangan kera sakti ini ke segmen awal mitologi karya Wu Cheng’en.

            Walau begitu jelas juga kalau rencana sekuel yang sudah digagas sejak awal tentu layak diteruskan atas hasil BO tadi. Sayangnya, Pou-soi tak bisa lagi mempertahankan seluruh cast-nya. Toh bongkar pasang pemeran dan karakterisasi dalam konteks sekuel, terlebih di sinema Asia, dari dulu memang hal biasa. Dengan porsi pemeran Sun Gokong yang beralih ke tangan Aaron Kwok (pemeran Bull Demon King di film pertama), penulis skrip Ran Ping yang masuk menggantikan alm. Szeto Kam-yuen pun bergerak ke segmen yang paling populer dari mitologi-nya, ‘Journey to the West’. Bukan mereka tak mencoba mempertahankan kekuatan star-factor-nya, namun Louis Koo yang awalnya didapuk untuk memerankan Pendeta Tong kemudian mundur, yang tertinggal hanya Gong Li sebagai pemeran villain terkenal kisahnya, Baigujing (White Bone/Skeleton Demon) serta penampilan singkat Kelly Chen sebagai Guan Yin, The Goddess of Mercy. Porsi koreografi action-nya yang di film pertama dikerjakan Donnie Yen pun kini berpindah ke Sammo Hung.

            Sebagaimana kisah ‘Journey to the West’ yang sudah sangat populer di banyak kalangan, segmen ini mengisahkan misi Sun Wukong (Aaron Kwok) melindungi pendeta Tang Sanzang (William Feng Shaofeng) melakukan ‘Perjalanan ke Barat’ untuk memperoleh kitab suci. Bergabung bersama mereka, siluman babi Zhu Bajie (Xiao Shenyang) dan sand monk Sha Wujing / Sha Seng (Him Law). Di tengah maksud jahat Raja dari kerajaan Yun Hai Xi (Fei Xiang), mereka juga harus berhadapan dengan iblis jahat Baigujing (Gong Li) yang menyusun siasat buat mengadu domba Tang dan Wukong, yang perangai nakalnya masih terus diuji oleh The Goddess of Mercy (Kelly Chen).

         Dibandingkan instalmen pertama yang penuh kekacaubalauan itu, ‘The Monkey King 2’ menyelam lebih ke style film-film Cheang Pou-soi (terakhir membesut ‘SPL 2: A Time for Consequences’ – juga sekuel yang sangat bagus) dengan dark tone-nya yang sangat menonjol. Mungkin belajar dari kekurangan ‘The Monkey King’ dari sisi kualitas di atas tampilan yang cenderung childish, Pou-soi dan penulis Ran Ping menggerakkan penceritaan untuk memuat filosofi-filosofi Ketuhanan dalam source-nya ke ranah yang lebih gelap tapi tak lantas membiarkan atmosfer petualangan bercampur aksinya tertinggal jauh di belakang.

      Set-nya pun tak lagi dipenuhi elemen dongengan sebanyak film pertamanya. Mengutamakan setting alam – padang pasir luas yang lebih realis bersama petualangan empat karakter utama ini, sinematografi Yang Tao dan Cheung Manpo menghadirkan shot-shot panoramik yang terasa sekali cantiknya. Dan untungnya, penggunaan CGI untuk membangun atmosfernya – yang sulit terhindarkan itu, apalagi harus ada batas beda dengan inovasi-inovasi groundbreaking ala ‘Conquering the Demons’-nya Stephen Chow, bisa ter-handle jauh lebih baik di bawah tim 3D effects New Zealand yang mengerjakan ‘The Lord of the Rings’ dan ‘The Hobbit’ serta makeup effects Shaun Smith yang juga terlihat jauh lebih rapi. Lihat saja final battle sequence luarbiasa seru dimana Wukong harus melawan tengkorak raksasa dengan CGI effect cukup dahsyat yang digerakkan Baigujing. Begitu pula koreografi aksi yang lebih tertata bagus oleh Sammo Hung, sementara scoring dari komposer AS terkenal Christopher Young juga masih tetap menjadi nilai lebih buat keseluruhan filmnya.

            Selebihnya, di departemen cast-nya, walau tak punya profil sekuat film pertamanya, bukan berarti ‘The Monkey King 2’ jadi kekurangan tenaga. In many ways, walau tak seluwes Donnie Yen di ‘The Monkey King’ terutama di fighting sequence, ekspresi-ekspresi Sun Wukong versi Aaron Kwok di balik polesan makeup-nya terasa lebih membentuk blend yang baik ke darker tone sekuel ini. Gong Li, jelas tak lagi perlu ditanya dengan pesona appearance yang kerap melebihi film-film yang diperankannya. Aktor muda Feng Siaofeng juga memerankan Pendeta Tang dengan baik walau mungkin akan lebih menarik membayangkan Louis Koo atau kandidat awal Liu Ye di porsi karakternya. Masih ada Him Law yang di film pertama juga memerankan karakter berbeda, serta penyanyi Taiwan berdarah Amerika terkenal Fei Xiang (also known as Kris Phillips) dan Kelly Chen.

              So, buat yang kecewa dengan film pertamanya, buang jauh persepsi kalau sekuel ini akan ada di lubang atau jurang yang sama. Profilnya mungkin kalah gede, tapi Cheang Pou-soi dan timnya sudah berhasil membawa elemen-elemen selebihnya untuk menciptakan sekuel yang jauh lebih baik dari pendahulunya, juga adaptasi ‘Journey to the West’ yang unggul dari sisi teknis era sekarang. Dalam kaitannya bersama hype Chinese New Year yang pas pula menyambut Tahun Monyet Api di jadwal rilisnya, this is a truly right treat. Sequel with lesser stars, but much better than its predecessor. Gong Xi Fa Cai! (dan)

~ by danieldokter on February 8, 2016.

One Response to “THE MONKEY KING 2 (西游记之孙悟空三打白骨精): SEQUEL WITH LESSER STARS BUT BETTER THAN ITS PREDECESSOR”

  1. buat saya film mokey king ini terlalu banyak efek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: